<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>BLOG PAJAK INDONESIA &#187; Pemungut PPN</title>
	<atom:link href="http://dudiwahyudi.com/pajak/tag/pemungut-ppn/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://dudiwahyudi.com</link>
	<description>Memahami Pajak Melalui Blog</description>
	<lastBuildDate>Sun, 13 May 2012 02:01:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3</generator>
		<item>
		<title>Pemungut PPN</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-pertambahan-nilai/pemungut-ppn.html</link>
		<comments>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-pertambahan-nilai/pemungut-ppn.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 Aug 2008 00:23:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dudi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pajak Pertambahan Nilai]]></category>
		<category><![CDATA[Pemungut PPN]]></category>
		<category><![CDATA[ppn]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=135</guid>
		<description><![CDATA[&#160;Powered by Max Banner Ads&#160;Pada umumnya, mekanisme pemungutan PPN dilakukan oleh Pengusaha Kena Pajak yang bertindak sebagai penjual (PKP Penjual). PKP Pembeli akan membayar kepada PKP Penjual tambahan PPN sebesar 10% dari harga jual/beli. PKP Penjual kemudian akan menerbitkan faktur pajak sebagai bukti pemungutan PPN yang dilakukannya. Bagi penjual, faktur pajak ini dikenal sebagai faktur [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div style="padding:5px 0 5px 0; text-align:left; float:left;"><span style="padding:4px 4px 4px 4px;border:0;"><script type="text/javascript"><!--
google_ad_client = "ca-pub-9865336210085934";
/* 300x250, created 12/5/09 */
google_ad_slot = "6745667831";
google_ad_width = 300;
google_ad_height = 250;
//-->
</script>
<script type="text/javascript"
src="http://pagead2.googlesyndication.com/pagead/show_ads.js">
</script></span><br />&nbsp;<span style="font-size:9px">Powered by <a style="color:#0000ff;font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:9px" href="http://www.maxblogpress.com/go.php?offer=niceart&pid=12" target="_blank" onmouseover="self.status='MaxBlogPress.com';return true;" onmouseout="self.status=''">Max Banner Ads</a></span>&nbsp;</div><p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Verdana;">Pada umumnya,  mekanisme pemungutan PPN dilakukan oleh <a href="../?p=49">Pengusaha Kena Pajak</a> yang bertindak  sebagai penjual (PKP Penjual). PKP Pembeli akan membayar kepada PKP Penjual  tambahan PPN sebesar 10% dari harga jual/beli. PKP Penjual kemudian akan  menerbitkan <a href="../?p=41">faktur pajak</a> sebagai  bukti pemungutan PPN yang dilakukannya. Bagi penjual, <a href="../?p=41">faktur pajak</a> ini dikenal sebagai faktur  pajak keluaran sedangkan bagi pembeli, faktur pajak ini dikenal sebagai faktur  pajak masukan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Verdana;">Namun  demikian, <a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=bK+hm5unarKgluKnZaqhkZSoYqygnZiq5">Undang-undang  PPN </a>memberikan sebuah mekanisme pemungutan lain di mana dalam mekanisme ini  bukan penjual yang memungut PPN tetapi pembelilah yang ditunjuk untuk memungut  PPN. Pembeli yang ditunjuk inilah yang biasa disebut Pemungut PPN. Dengan  demikian, istilah Pemungut PPN memiliki arti spesifik yaitu fihak pembeli Barang  Kena Pajak atau Jasa Kena Pajak yang ditunjuk untuk memungut PPN berdasarkan  Pasal 16A Undang-undang PPN.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Verdana; color: #0000ff;"><strong><span lang="SV">Siapakah Pemungut PPN?</span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Verdana;"><span lang="SV">Berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 563/KMK.03/2003 tanggal 24  Desember 2003, Pemungut PPN adalah Bendaharawan Pemerintah dan Kantor  Perbendaharaan dan Kas Negara (KPKN). Bendaharawan Pemerintah adalah  Bendaharawan atau Pejabat yang melakukan pembayaran yang dananya berasal dari  Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau Anggaran Pendapatan dan Belanja  Daerah, yang terdiri dari Bendaharawan Pemerintah Pusat dan Daerah baik  Propinsi, Kabupaten, atau Kota.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Verdana;"><span lang="SV">Sementara itu fihak penjual disebut sebagai Pengusaha Kena Pajak Rekanan  Pemerintah yaitu Pengusaha Kena Pajak yang melakukan penyerahan Barang Kena  Pajak dan/atau Jasa Kena Pajak kepada Bendaharawan Pemerintah atau Kantor  Perbendaharaan dan Kas Negara.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Verdana;"><span lang="SV"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Verdana; color: #0000ff;"><strong><span lang="SV">Proses Pemungutan</span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-indent: -0.25in; text-align: justify;"><span style="font-family: Verdana;"><span lang="SV">·</span></span><span style="font-weight: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-family: Verdana;"><span style="font-size: small;"> </span></span><span style="font-family: Verdana;"><span lang="SV">Pemungut Pajak  Pertambahan Nilai yang melakukan pembayaran atas penyerahan Barang Kena Pajak  dan/atau Jasa Kena Pajak oleh Pengusaha Kena Pajak Rekanan Pemerintah atas nama  Pengusaha Kena Pajak Rekanan Pemerintah, wajib memungut, menyetor, dan  melaporkan Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah yang  terutang. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-indent: -0.25in; text-align: justify;"><span style="font-family: Verdana;"><span lang="SV">·</span></span><span style="font-weight: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-family: Verdana;"><span style="font-size: small;"> </span></span><span style="font-family: Verdana;"><span lang="SV">Bendaharawan Pemerintah  yang melakukan pembayaran melalui Kantor Perbendaharaan dan Kas Negara, wajib  melaporkan Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah yang terutang oleh Pengusaha Kena Pajak yang telah dipungut oleh Kantor  Perbendaharaan dan Kas Negara dimaksud.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-indent: -0.25in; text-align: justify;"><span style="font-family: Verdana;"><span lang="SV">·</span></span><span style="font-weight: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-family: Verdana;"><span style="font-size: small;"> </span></span><span style="font-family: Verdana;"><span lang="SV">Dalam jumlah pembayaran  yang dilakukan oleh Bendaharawan Pemerintah atau Kantor Perbendaharaan dan Kas  Negara termasuk jumlah Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Penjualan Atas Barang  Mewah yang terutang.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-indent: -0.25in; text-align: justify;"><span style="font-family: Verdana;"><span lang="SV">·</span></span><span style="font-weight: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-family: Verdana;"><span style="font-size: small;"> </span></span><span style="font-family: Verdana;"><span lang="SV">Pemungutan Pajak  Pertambahan Nilai dan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah dilakukan pada saat  pembayaran dengan cara pemotongan secara langsung dari tagihan Pengusaha Kena  Pajak Rekanan Pemerintah</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-indent: -0.25in; text-align: justify;"><span style="font-family: Verdana;"><span lang="SV">·</span></span><span style="font-weight: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-family: Verdana;"><span style="font-size: small;"> </span></span><span style="font-family: Verdana;"><span lang="SV">Pajak Pertambahan Nilai  dan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah yang terutang sehubungan dengan pembayaran  yang jumlahnya paling banyak Rp 1.000.000,00 (satu juta rupiah) dipungut dan  disetor oleh Pengusaha Kena Pajak Rekanan Pemerintah sesuai dengan ketentuan  yang berlaku umum.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Verdana;"><span lang="SV"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Verdana; color: #0000ff;"><strong><span lang="SV">Pengecualian</span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-indent: -0.25in; text-align: justify;"><span lang="SV"><span style="font-family: Verdana;">1.</span><span style="font-weight: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-family: Verdana;"><span style="font-size: small;"> </span></span><span style="font-family: Verdana;">pembayaran yang jumlahnya paling banyak  Rp 1.000.000,00 (satu juta rupiah) dan tidak merupakan pembayaran yang  terpecah-pecah;</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-indent: -0.25in; text-align: justify;"><span lang="SV"><span style="font-family: Verdana;">2.</span><span style="font-weight: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-family: Verdana;"><span style="font-size: small;"> </span></span><span style="font-family: Verdana;">pembayaran untuk pembebasan  tanah;</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-indent: -0.25in; text-align: justify;"><span lang="SV"><span style="font-family: Verdana;">3.</span><span style="font-weight: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-family: Verdana;"><span style="font-size: small;"> </span></span><span style="font-family: Verdana;">pembayaran atas penyerahan Barang Kena  Pajak dan/atau Jasa Kena Pajak yang menurut ketentuan perundang-undangan yang  berlaku, mendapat fasilitas Pajak Pertambahan Nilai tidak dipungut dan/atau  dibebaskan dari pengenaan Pajak Pertambahan Nilai;</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-indent: -0.25in; text-align: justify;"><span lang="SV"><span style="font-family: Verdana;">4.</span><span style="font-weight: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-family: Verdana;"><span style="font-size: small;"> </span></span><span style="font-family: Verdana;">Pembayaran atas penyerahan Bahan Bakar  Minyak dan Bukan Bahan Bakar Minyak oleh PT (PERSERO)  PERTAMINA;</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-indent: -0.25in; text-align: justify;"><span lang="SV"><span style="font-family: Verdana;">5.</span><span style="font-weight: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-family: Verdana;"><span style="font-size: small;"> </span></span><span style="font-family: Verdana;">pembayaran atas rekening  telepon;</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-indent: -0.25in; text-align: justify;"><span lang="SV"><span style="font-family: Verdana;">6.</span><span style="font-weight: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-family: Verdana;"><span style="font-size: small;"> </span></span><span style="font-family: Verdana;">pembayaran atas jasa angkutan udara  yang diserahkan oleh perusahaan penerbangan; atau</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-indent: -0.25in; text-align: justify;"><span lang="SV"><span style="font-family: Verdana;">7.</span><span style="font-weight: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-family: Verdana;"><span style="font-size: small;"> </span></span><span style="font-family: Verdana;">Pembayaran lainnya untuk penyerahan  barang atau jasa yang menurut ketentuan Perundang-undangan yang berlaku tidak  dikenakan Pajak Pertambahan Nilai.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Verdana;"><span lang="SV"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Verdana; color: #0000ff;"><strong><span lang="SV">Penyetoran dan Pelaporan</span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Verdana;"><span lang="SV">Penyetoran Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah  yang dipungut oleh Bendaharawan Pemerintah dilakukan paling lambat 7 (tujuh)  hari setelah berakhirnya bulan terjadinya    pembayaran tagihan. Dalam hal hari  ketujuh jatuh pada hari libur, maka penyetoran dilakukan pada hari kerja  berikutnya.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Verdana;"><span lang="SV">Bendaharawan Pemerintah wajib melaporkan Pajak Pertambahan Nilai dan  Pajak Penjualan atas Barang Mewah yang dipungut dan disetor ke Kantor Pelayanan  Pajak dan Kantor Perbendaharaan dan Kas Negara setempat, paling lambat 20 (dua  puluh) hari setelah berakhirnya bulan dilakukan pembayaran  tagihan.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Verdana;"><span lang="SV">Pelaporan pemungutan dan penyetoran Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak  Penjualan atas Barang Mewah tersebut dilakukan dengan menggunakan Surat  Pemberitahuan Masa bagi Pemungut Pajak Pertambahan Nilai.</span></span></p>
<p style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify;"><span style="font-family: Verdana;"><span lang="SV">Untuk mengetahui lebih detail tentang tatacara serta contoh perhitugan  pemungutan PPN ini silahkan download file </span></span><strong><span style="font-family: Verdana;"><span style="font-size: small; color: #008080;"><a href="http://www.ziddu.com/download/1848293/LAMPIRANKMK563.doc.html" target="_blank">Tata Cara Pemungutan,  Penyetoran, Dan Pelaporan Pajak Pertambahan Nilai Dan Pajak Penjualan Atas  Barang Mewah Oleh Bendaharawan Pemerintah Dan Kantor Perbendaharaan Dan Kas  Negara</a>.</span></span></strong></p>
<p style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify;">
<p style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify;"><span lang="sv"><strong><span style="font-family: Verdana;">Dasar Hukum</span></strong></span></p>
<ol>
<li>
<p style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify;"><span lang="sv"><span style="font-family: Verdana;">Pasal 16A <a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=bK+hm5unarKgluKnZaqhkZSoYqygnZiq5">Undang-undang  PPN</a></span></span></p>
</li>
<li>
<p style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify;"><span style="font-family: Verdana;"><span lang="SV">Keputusan Menteri Keuangan Nomor 563/KMK.03/2003</span></span></p>
</li>
</ol>
<p style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify;"><strong><span lang="sv"><span style="font-family: Verdana;">Tulisan Terkait</span></span></strong></p>
<ol>
<li><span style="font-family: Verdana;"><a href="http://dudiwahyudi.com/?p=49"><em>Pengusaha Kena Pajak</em> </a> </span></li>
<li><em><span style="font-family: Verdana;"><a href="http://dudiwahyudi.com/?p=42">Apa Itu PPN?</a> </span></em></li>
<li><span style="font-family: Verdana;"><em><a href="http://dudiwahyudi.com/?p=41">Faktur Pajak</a></em> </span></li>
</ol>
<div class="aizattos_related_posts"><span class="aizattos_related_posts_header" >Related Posts</span><ul><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/pph-pasal-22-pedagang-pengumpul-2009.html" rel="bookmark" title="Permanent Link: PPh Pasal 22 Pedagang Pengumpul 2009" >PPh Pasal 22 Pedagang Pengumpul 2009</a></span><div class="aizattos_related_posts_excerpt">Dasar Hukum


	Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 254/KMK.03/2001 Tentang  Penun...</div></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/pph-pasal-22-atas-penjualan-barang-sangat-mewah.html" rel="bookmark" title="Permanent Link: PPh Pasal 22 Atas Penjualan Barang Sangat Mewah" >PPh Pasal 22 Atas Penjualan Barang Sangat Mewah</a></span><div class="aizattos_related_posts_excerpt">Undang-undang Nomor 36 Tahun 2008 membuat suatu tambahan objek pemotongan PPh Pasal 22. Pasal 22 aya...</div></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-pertambahan-nilai/pemungut-ppn.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: http://www.w3-edge.com/wordpress-plugins/


Served from: dudiwahyudi.com @ 2012-05-23 19:19:41 -->
