<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>BLOG PAJAK INDONESIA &#187; Pajak</title>
	<atom:link href="http://dudiwahyudi.com/pajak/tag/pajak/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://dudiwahyudi.com</link>
	<description>Memahami Pajak Melalui Blog</description>
	<lastBuildDate>Sun, 13 May 2012 02:01:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3</generator>
		<item>
		<title>Ditjen Pajak: Dana BOS tak Terkena Pajak</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/ditjen-pajak-dana-bos-tak-terkena-pajak.html</link>
		<comments>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/ditjen-pajak-dana-bos-tak-terkena-pajak.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 Oct 2010 09:53:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dudi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pajak Penghasilan]]></category>
		<category><![CDATA[PPh Pasal 22]]></category>
		<category><![CDATA[bendahara]]></category>
		<category><![CDATA[dana bos]]></category>
		<category><![CDATA[Pajak]]></category>
		<category><![CDATA[pph 22]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=1025</guid>
		<description><![CDATA[&#160;Powered by Max Banner Ads&#160;INILAH.COM, Jakarta &#8211; Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tidak terkena Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22. Pjs Direktur Peraturan Perpajakan II Ditjen Pajak, Suryo Utomo mengungkapkan Kementerian Keuangan mengeluarkan peraturan yang mengecualikan pemungutan PPh Pasal 22 atas pembayaran untuk pembelian barang terkait dengan penggunaan dana BOS. &#8220;Harapan diterbitkan peraturan ini akan mengakomodir [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div style="padding:5px 0 5px 0; text-align:left; float:left;"><span style="padding:4px 4px 4px 4px;border:0;"><script type="text/javascript"><!--
google_ad_client = "ca-pub-9865336210085934";
/* 300x250, created 12/5/09 */
google_ad_slot = "6745667831";
google_ad_width = 300;
google_ad_height = 250;
//-->
</script>
<script type="text/javascript"
src="http://pagead2.googlesyndication.com/pagead/show_ads.js">
</script></span><br />&nbsp;<span style="font-size:9px">Powered by <a style="color:#0000ff;font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:9px" href="http://www.maxblogpress.com/go.php?offer=niceart&pid=12" target="_blank" onmouseover="self.status='MaxBlogPress.com';return true;" onmouseout="self.status=''">Max Banner Ads</a></span>&nbsp;</div><p style="text-align: justify;"><strong>INILAH.COM, Jakarta &#8211; Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tidak terkena Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22. </strong></p>
<p style="text-align: justify;">Pjs Direktur Peraturan Perpajakan II Ditjen Pajak, Suryo Utomo mengungkapkan Kementerian Keuangan mengeluarkan peraturan yang mengecualikan pemungutan PPh Pasal 22 atas pembayaran untuk pembelian barang terkait dengan penggunaan dana BOS. &#8220;Harapan diterbitkan peraturan ini akan mengakomodir perkembangan dinamika perubahan yang terjadi di lapangan. Selain itu, juga akan memudahkan Wajib Pajak dalam menghitung dan melaporkan PPh Pasal 22,&#8221; ungkapnya dalam siaran pers di Jakarta, Rabu (6/10).</p>
<p style="text-align: justify;">Peraturan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 154/PMK.03/2010 yang sudah mulai berlaku efektif sejak 31 Agustus lalu.</p>
<p style="text-align: justify;">Pengecualian pemungutan PPh pasal 22 juga dikenakan pada barang hulu minyak dan gas bumi yang importasinya dilakukan oleh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS). Selain itu, PMK terkait juga menaikkan batasan (threshold) yang dapat dikenakan PPh Pasal 22 bagi bendahara yang sebelumnya sebesar Rp1 juta menjadi Rp2 juta. [cms]</p>
<p style="text-align: justify;">http://www.inilah.com</p>
<div class="aizattos_related_posts"><span class="aizattos_related_posts_header" >Related Posts</span><ul><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dudiwahyudi.com/pajak/lain-lain/berita/ini-dia-alasan-ditjen-pajak-melakukan-sensus-pajak.html" rel="bookmark" title="Permanent Link: Ini Dia Alasan Ditjen Pajak Melakukan Sensus Pajak" >Ini Dia Alasan Ditjen Pajak Melakukan Sensus Pajak</a></span><div class="aizattos_related_posts_excerpt">Jakarta - Direktorat Jenderal (Ditjen Pajak) bakal melakukan sensus pajak pada akhir September 2011 ...</div></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/ini-dia-20-lembaga-penerima-zakat-yang-diakui-ditjen-pajak.html" rel="bookmark" title="Permanent Link: Ini Dia 20 Lembaga Penerima Zakat yang &#8216;Diakui&#8217; Ditjen Pajak" >Ini Dia 20 Lembaga Penerima Zakat yang &#8216;Diakui&#8217; Ditjen Pajak</a></span><div class="aizattos_related_posts_excerpt">Jakarta - Direktorat Jenderal Pajak telah menetapkan 20 Badan/Lembaga sebagai penerima zakat atau su...</div></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/ditjen-pajak-dana-bos-tak-terkena-pajak.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PPh Pasal 21 Pegawai Negeri (PNS)</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/pph-pasal-21-pegawai-negeri-pns.html</link>
		<comments>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/pph-pasal-21-pegawai-negeri-pns.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 Oct 2010 09:16:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dudi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pajak Penghasilan]]></category>
		<category><![CDATA[PPh Pasal 21]]></category>
		<category><![CDATA[gaji]]></category>
		<category><![CDATA[honor]]></category>
		<category><![CDATA[Pajak]]></category>
		<category><![CDATA[pegawai negeri]]></category>
		<category><![CDATA[pph 21]]></category>
		<category><![CDATA[pph 21 karyawan]]></category>
		<category><![CDATA[pph 21 pns]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=1021</guid>
		<description><![CDATA[Update 3 Januari 2011 : Tulisan ini masih berdasarkan ketentuan PP 45 Tahun 1994 yang mulai 1 Januari 2011 sudah tidak berlaku lagi. Pengganti PP 45 Tahun 1994 ini adalah PP 80 Tahun 2011. Untuk mengetahui lebih detail tentang hal ini, silahkan klik tulisan terbarunya di link berikut : PPh Pasal 21 Tahun 2011 Untuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Update 3 Januari 2011 :<br />
</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Tulisan ini masih berdasarkan ketentuan PP 45 Tahun 1994 yang mulai 1 Januari 2011 sudah tidak berlaku lagi. Pengganti PP 45 Tahun 1994 ini adalah PP 80 Tahun 2011. Untuk mengetahui lebih detail tentang hal ini, silahkan klik tulisan terbarunya di link berikut :</p>
<ul>
<li><a href="http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/pph-pasal-21-tahun-2011-untuk-pns-anggota-tni-dan-anggota-polri.html" target="_blank">PPh Pasal 21 Tahun 2011 Untuk PNS, Anggota TNI dan Anggota Polri</a></li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-</p>
<p style="text-align: justify;">Pengenaan dan pemotongan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 terhadap Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilakukan berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 45 Tahun 1994 tentang Pajak Penghasilan Bagi Pejabat Negara, Pegawai Negeri Sipil, Anggota Angkatan Bersenjata Republik Indonesia, Dan Para Pensiunan Atas Penghasilan Yang Dibebankan Kepada Keuangan Negara Atau Keuangan Daerah. Berdasarkan PP ini, penghasilan Pegawai Negeri (PNS) yang berasal dari keuangan negara atau keuanagan daerah pada dasarnya terbagi menjadi dua jenis yang perlakuan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 nya berbeda. Kedua jenis penghasilan tersebut adalah :</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li>Penghasilan berupa gaji dan tunjangan-tunjangan lain yang sifatnya tetap dan terkait dengan gaji (selanjutnya disebut “gaji” saja).</li>
<li>Penghasilan berupa honorarium dan imbalan lain dengan nama apapun selain penghasilan pada point 1 di atas (selanjutnya disebut “honor” saja).</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Perbedaan penghasilan PNS di atas akan membedakan perlakuan PPh Pasal 21 nya sebagaimana akan dibahas di bagian bawah ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebagai ketentuan pelaksanaan dari PP Nomor 45 Tahun 1994 ini adalah Keputusan Menteri Keuangan Nomor 636/KMK.04/1994.</p>
<p style="text-align: justify;">
<h4 style="text-align: justify;">PPh Pasal 21 Atas Gaji</h4>
<p style="text-align: justify;">Dalam pengertian jenis penghasilan ini, yang dimaksud dengan tunjangan yang terkait dengan gaji adalah tunjangan yang sifatnya tetap yang diberikan kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS), termasuk tunjangan keluarga, tunjangan struktural atau fungsional, tunjangan pangan dan tunjangan khusus.</p>
<p style="text-align: justify;">Jenis penghasilan ini yang diterima Pegawai Negeri (PNS) yang dibebankan kepada Keuangan Negara atau Keuangan Daerah, Pajak Penghasilan Pasal 21 yang terutang ditanggung pemerintah selaku pemberi kerja. Dengan demikian, PNS ini akan menerima gaji utuh tanpa dipotong PPh Pasal 21. Ketentuan ini berlaku untuk semua golongan PNS dari Golongan I sampai dengan Golongan IV.</p>
<p style="text-align: justify;">Cara penghitungan PPh Pasal 21 terutang atas penghasilan gaji ini sebenarnya sama persis dengan penghitungan <a title="PPh Pasal 21 Pegawai Tetap" href="http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/pph-pasal-21-pegawai-tetap-2009.html" target="_blank">PPh Pasal 21 atas pegawai tetap </a>pada karyawan swasta baik dari segi tarif, PTKP maupuan biaya jabatannya. Yang membedakannya adalah bahwa PPh Pasal 21 terutang untuk PNS ditanggung oleh pemerintah. Sementara di perusahaan swasta, PPh Pasal 21 terutang bisa dipotong dari gaji karyawan atau bisa ditanggung perusahaan tergantung kebijakan perusahaan.</p>
<p style="text-align: justify;">
<h4 style="text-align: justify;">PPh Pasal 21 Atas Honor</h4>
<p style="text-align: justify;">Adakalanya Pegawai Negeri Sipil, disamping menerima penghasilan yang bersifat tetap seperti gaji kehormatan, gaji dan tunjangan lainnya sebagaimana diuraikan di atas, menerima pula penghasilan yang sifatnya tidak tetap antara lain berupa honorarium, dan imbalan lain dengan nama apapun dari dana yang dibebankan kepada keuangan negara atau keuangan daerah. Atas penghasilan seperti ini juga merupakan objek pemotongan PPh Pasal 21.</p>
<p style="text-align: justify;">PPh Pasal 21 yang harus dipotong oleh bendaharawan pemerintah adalah sebesar 15% dari honor dan bersifat final. Namun demikian, pemotongan ini tidak dilakukan kepada Pegawai Negeri (PNS) golongan IId ke bawah. Artinya untuk PNS golongan II d ke bawah ini jika mendapat honor dari APBN atau APBD, honornya tidak dipotong PPh Pasal 21.</p>
<p style="text-align: justify;">
<h4 style="text-align: justify;">Penghasilan Bukan Dari APBN Atau APBD</h4>
<p style="text-align: justify;">Pengenaan PPh Pasal 21 atas penghasilan PNS yang diuraikan di atas hanya melingkupi penghasilan yang dananya berasal dari keuangan negara atau keuangan daerah. Dengan demikian, misalkan apabila seorang PNS mendapat honor yang dananya bukan dari APBN atau APBD maka, pengenaan PPh Pasal 21 nya mengikuti ketentuan umum pemotongan PPh Pasal 21 sebagaimana diatur dalam Peraturan Dirjen Pajak Nomor Tentang Pedoman Teknis Tata Cara Pemotongan, Penyetoran Dan Pelaporan<br />
Pajak Penghasilan Pasal 21 Dan/Atau Pajak Penghasilan Pasal 26<br />
Sehubungan Dengan Pekerjaan, Jasa, Dan Kegiatan Orang Pribadi, sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Dirjen Pajak Nomor PER-57/PJ/2009.</p>
<p style="text-align: justify;">Begitu pula apabila seorang PNS mendapatkan penghasilan lain selain dari APBN/D dan penghasilan tersebut bukan objek PPh Pasal 21, maka pengenaan PPh nya mengikuti ketentuan. Seluruh penghasilan PNS yang tidak final akan digunggungkan di SPT Tahunan dan dikenakan Pajak Penghasilan dengan tarif Pasal 17. Pajak Penghasilan yang sudah dipotong yang sifatnya tidak final dapat dikreditkan dalam SPT Tahunan.</p>
<div class="aizattos_related_posts"><span class="aizattos_related_posts_header" >Related Posts</span><ul><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/pph-pasal-21-pegawai-tetap-2009.html" rel="bookmark" title="Permanent Link: PPh Pasal 21 Pegawai Tetap 2009" >PPh Pasal 21 Pegawai Tetap 2009</a></span><div class="aizattos_related_posts_excerpt">Seiring dengan berlakunya Undang-undang Nomor 36 Tahun 2008, terdapat juga beberapa perubahan dalam ...</div></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/penggunaan-ptkp-dalam-penghitungan-pph-pasal-21.html" rel="bookmark" title="Permanent Link: Penggunaan PTKP Dalam Penghitungan PPh Pasal 21" >Penggunaan PTKP Dalam Penghitungan PPh Pasal 21</a></span><div class="aizattos_related_posts_excerpt">Karena Wajib Pajak yang dipotong PPh Pasal 21 adalah Wajib Pajak Orang Pribadi dalam negeri, maka da...</div></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/pph-pasal-21-pegawai-negeri-pns.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tujuan Perjanjian Perpajakan (Tax Treaty)</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/tujuan-perjanjian-perpajakan-tax-treaty.html</link>
		<comments>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/tujuan-perjanjian-perpajakan-tax-treaty.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Nov 2009 11:32:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dudi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pajak Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Pajak Penghasilan]]></category>
		<category><![CDATA[Pajak]]></category>
		<category><![CDATA[perjanjian perpajakan]]></category>
		<category><![CDATA[tax treaty]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=698</guid>
		<description><![CDATA[Dalam UU Pajak Penghasilan (PPh), istilah perjanjian perpajakan ini lebih dikenal dengan Persetujuan Penghindaran Pajak Berganda atau biasa disingkat dengan P3B. Sampai dengan saat ini Indonesia sudah memiliki 58 perjannjian perpajakan (tax treaty) dengan negara lain. Ada juga beberapa P3B yang masih dalam proses sehingga belum berlaku efektif. Payung hukum persetujuan penghindaran pajak berganda atau [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Dalam UU Pajak Penghasilan (PPh), istilah perjanjian perpajakan ini lebih dikenal dengan Persetujuan Penghindaran Pajak Berganda atau biasa disingkat dengan P3B. Sampai dengan saat ini Indonesia sudah memiliki 58 perjannjian perpajakan <em>(tax treaty</em>) dengan negara lain. Ada juga beberapa P3B yang masih dalam proses sehingga belum berlaku efektif.</p>
<p style="text-align: justify;">Payung hukum persetujuan penghindaran pajak berganda atau P3B ini adalah Pasal 32A Undang-undang Pajak Penghasilan (PPh). Berdasarkan pasal ini Pemerintah berwenang untuk melakukan perjanjian dengan pemerintah negara lain dalam rangka penghindaran pajak berganda dan pencegahan pengelakan pajak.</p>
<p style="text-align: justify;">Dari isi Pasal 32A UU PPh ini jelas bahwa dilakukannya perundingan dengan negara lain untuk membuat perjanjian perpajakan ini memiliki dua tujuan utama yaitu pertama menghindari pengenaan pajak berganda (<em>avoidance of double taxation</em>) dan yang kedua adalah mencegah pengelakan pajak (<em>prevention of fiscal evasion</em>).</p>
<p style="text-align: justify;">Di samping dua tujuan utama di atas, terdapat pula tujuan lain yang sebenarnya merupakan akibat bila dua tujuan utama di atas dicapai. Dalam penjelasan Pasal 32A UU PPh juga ditegaskan bahwa perjanjian perpajakan yang dilakukan pemerintah ini adalah dalam rangka peningkatan hubungan ekonomi dan perdagangan dengn negara lain. Suatu perjanjian perpajakan atau tax treaty bertujuan pula untuk mendorong arus modal, teknologi, dan keahlian ke suatu negara. P3B juga akan memberikan kepastian hukum kepada Wajib Pajak, memperlancar transaksi ekonomi antar negara dan meningkatkan kerjasama antar negara.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><strong>Menghindari Pajak Berganda (Double Taxation)</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Dalam menerapkan ketentuan perpajakan, yusrisdiksi perpajakan suatu negara akan berinteraksi dengan yurisdiksi perpajakan negara lainnya. Interaksi dua yusrisdiksi perpajakan dua negara ini biasanya akan menimbulkan pajak berganda. Pajak berganda ini timbul karena dua yusrisdiksi perpajakan mengenakan pajak kepada penghasilan yang sama yang dimiliki oleh subjek pajak yang sama.</p>
<p style="text-align: justify;">Misalkan seseorang bernama Mr. X yang merupakan warga negara A mendapatkan penghasilan yang bersumber dari negara B. Ketentuan pajak negara A akan mengenakan pajak atas penghasilan yang diterima oleh warganegaranya dari manapun sumber penghasilan tersebut. Di lain pihak, ketentuan pajak negara B juga mengenakan pajak terhadap penghasilan yang bersumber dari negaranya walaupun penerimanya bukan warga negara atau bukan penduduk negara B. Nah dalam kasus ini Mr. X akan dikenakan pajak dua kali oleh negara A dan negara B.</p>
<p style="text-align: justify;">Pajak berganda juga bisa timbul jika seseorang atau badan memenuhi definisi sebagai subjek pajak dalam negeri (<em>residence</em>) dua negara. Dengan kondisi ini maka orang atau badan ini akan dikenakan pajak dua kali juga atas seluruh penghasilannya. Masalah ini biasa dikenal dengan istilah masalah <em>dual residence</em>.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk memecahkan masalah-masalah seperti di atas akibat penerapan ketentuan perpajakan dua negara, maka kedua negara perlu melakukan perundingan untuk membuat persetujuan penghindaran pajak berganda (P3B). Dalam P3B ini nantinya akan diatur tentang hak pemajakan masing-masing negara untuk jenis-jenis penghasilan tertentu.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam kasus dual residence, suatu P3B akan membuat ketentuan sedemikian sehingga seseorang atau badan hanya akan menjadi residence (subjek pajak dalam negeri) dari satu negara saja. Ketentuan ini biasa disebut Tie Breaker Rule yang biasanya dimuat dalam Pasal 2 P3B.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam P3B juga biasanya akan diatur mengenai <em>corresponding adjutment</em> dalam kasus <em>transfer pricing</em> serta memuat ketentuan tentang metode penghilangan pajak berganda. <em>Corresponding adjutment </em>mengandung makna bahwa jika satu negara melakukan koreksi harga dalam suatu transasksi dengan lawan transaksi di negara lain, maka negara lain juga harus melakukan koreksi sebaliknya agar pengenaan pajak tidak berganda.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><strong>Mencegah Pengelakan Pajak</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Menghindari pajak bisa dilakukan dalam bentuk <em>tax avoidance</em> dan <em>tax evasion</em>. Tax avoidance biasanya dilakukan masih dalam koridor ketentuan perpajakan. Apabila penghindaran ini dilakukan masih sesuai dengan maksud dari pembuat ketentuan, maka penghindaran ini tidak menjadi masalah. Namun demikian, jika penghindaran ini dilakukan dengan ”mengakali” peraturan yang tidak sesuai dengan maksud pembuat undang-undang maka jenis penghindaran ini perlu dipermasalahkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Contoh dari pengindaran pajak yang mengakali ketentuan ini misalnya dengan membuat modal sebagai pinjaman dengan harapan dividen bisa disebut bunga sehingga bisa dibiayakan. Praktek menggunakan harga transfer (<em>transfer pricing</em>) dalam transaksi internasional dengan menggeser laba ke negara dengan low tax rate juga merupakan salah satu jenis penghindaran pajak seperti ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam kasus lain, bentuk penghindaran pajak ini bisa berupa membuat transaksi yang semu walaupun <em>legal form</em> nya benar. Transaksi semu ini dimaksudkan untuk mendapatkan manfaat dari suatu <em>tax treaty</em> dimana jika transaksi dilakukan dengan cara yang seharusnya maka dia tidak akan mendapat manfaat dari suatu <em>tax treaty</em>. Pendirian <em>conduit company</em>, <em>paper box</em> <em>company </em>atau special <em>purpose company</em> biasanya digunakan untuk mendapatkan manfaat suaty tax treaty.</p>
<p style="text-align: justify;">Penghindaran pajak dalam bentuk <em>tax evasion</em> bermakna penghindaran pajak dengan melanggar ketentuan pajak seperti tidak melaporkan penghasilan atau membebankan biaya fiktif. Dengan demikian, tax evasion berdimensi illegal dan kriminal.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><strong>Pertukaran Informasi</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Untuk mencegah terjadinya penghindaran dan pengelakan pajak dalam suatu transaksi internasional, suatu perjanjian perpajakan biasanya memuat ketentuan tentang pertukaran informasi. Informasi dari negara lain dapat digunakan untuk menyelesaikan kasus-kasus penghindaran atau pengelakan pajak seperti kasus <em>treaty shopping</em> (memanfaatkan ketentuan tax treaty yang tidak semestinya), kasus <em>transfer pricing</em> ataupun kasus tinda pidana perpajakan.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam P3B OECD Model, ketentuan tentang pertukaran informasi dimuat dalam Pasal 26. Sementara itu aturan internal di Indonesia untuk melakukan proses pertukaran informasi diatur dalam SE-61/PJ/2009.</p>
<p style="text-align: justify;">Tulisan terkait :</p>
<p style="text-align: justify;"><a title="Aspek pajak internasional dalam UU PPh" href="http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/aspek-perpajakan-internasional-dalam-undang-undang-pajak-penghasilan.html" target="_blank">Aspek Perpajakan Internasional Dalam UU PPh</a><br />
<a title="Mengapa Perlu Ada Tax Treaty?" href="http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/mengapa-perlu-ada-tax-treaty.html" target="_blank">Mengapa Perlu Ada Tax Treaty?</a></p>
<p style="text-align: justify;">
<div class="aizattos_related_posts"><span class="aizattos_related_posts_header" >Related Posts</span><ul><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/persetujuan-penghindaran-pajak-berganda-p3b.html" rel="bookmark" title="Permanent Link: Persetujuan Penghindaran Pajak Berganda (P3B)" >Persetujuan Penghindaran Pajak Berganda (P3B)</a></span><div class="aizattos_related_posts_excerpt">Persetujuan Penghindaran Pajak Berganda (selanjutnya disingkat P3B) dikenal juga dengan istilah Perj...</div></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/the-witholding-income-tax-art-26.html" rel="bookmark" title="Permanent Link: The Witholding Income Tax Art. 26" >The Witholding Income Tax Art. 26</a></span><div class="aizattos_related_posts_excerpt">
Indonesian Income Tax Law adopts source principle to levy income tax for non resident tax payer. B...</div></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/tujuan-perjanjian-perpajakan-tax-treaty.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Slide PPh Pasal 21</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/slide-pph-pasal-21.html</link>
		<comments>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/slide-pph-pasal-21.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Jul 2009 02:15:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dudi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pajak Penghasilan]]></category>
		<category><![CDATA[PPh Pasal 21]]></category>
		<category><![CDATA[Pajak]]></category>
		<category><![CDATA[slide]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=592</guid>
		<description><![CDATA[Berikut ini adalah slide PPh Pasal 21 terutama setelah terbitya petunjuk teknis pemotongan PPh Pasal 21 yaitu PER-31/PJ/2009. Aslinya slide ini saya buat dengan posisi slide portrait, namun setelah saya upload di Google Docs ternyata posisinya menjadi landscape. Hal ini membuat tampilan slide jadi agak berantakan. Dari Google Docs, file slide dalm bentuk powerpoint ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Berikut ini adalah slide PPh Pasal 21 terutama setelah terbitya petunjuk teknis pemotongan PPh Pasal 21 yaitu PER-31/PJ/2009. Aslinya slide ini saya buat dengan posisi slide portrait, namun setelah saya upload di Google Docs ternyata posisinya menjadi landscape. Hal ini membuat tampilan slide jadi agak berantakan. Dari Google Docs, file slide dalm bentuk powerpoint ini saya impor ke Slideshare.</p>
<p style="text-align: justify;">
<div id="__ss_1712535" style="width: 425px; text-align: left;"><a style="font:14px Helvetica,Arial,Sans-serif;display:block;margin:12px 0 3px 0;text-decoration:underline;" title="Slide PPh Pasal 21" href="http://www.slideshare.net/doeytea/slide-pph-pasal-21">Slide PPh Pasal 21</a><object style="margin:0px" classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" width="425" height="355" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowScriptAccess" value="always" /><param name="src" value="http://static.slidesharecdn.com/swf/ssplayer2.swf?doc=1712535&amp;stripped_title=slide-pph-pasal-21" /><param name="allowfullscreen" value="true" /><embed style="margin:0px" type="application/x-shockwave-flash" width="425" height="355" src="http://static.slidesharecdn.com/swf/ssplayer2.swf?doc=1712535&amp;stripped_title=slide-pph-pasal-21" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true"></embed></object></p>
<div style="font-size: 11px; font-family: tahoma,arial; height: 26px; padding-top: 2px;">View more <a style="text-decoration:underline;" href="http://www.slideshare.net/">presentations</a> from <a style="text-decoration:underline;" href="http://www.slideshare.net/doeytea">doeytea</a>.</div>
</div>
<div class="aizattos_related_posts"><span class="aizattos_related_posts_header" >Related Posts</span><ul><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dudiwahyudi.com/pajak/ketentuan-umum-dan-tatacara-perpajakan/slide-uu-kup-2008.html" rel="bookmark" title="Permanent Link: Slide UU KUP 2008" >Slide UU KUP 2008</a></span><div class="aizattos_related_posts_excerpt">Kup 2008
Slide ini adalah slide Undang-undang KUP yang sudah ada. Saya edit menyesuaikan dengan per...</div></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/slide-peraturan-pemerintah-nomor-94-tahun-2010.html" rel="bookmark" title="Permanent Link: Slide Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2010" >Slide Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2010</a></span><div class="aizattos_related_posts_excerpt">Baru selesai memindahkan PP 94 Tahun 2010 ke dalam bentuk slide. Langsung saya upload di Box.Net. Ha...</div></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/slide-pph-pasal-21.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Blog Kena Pajak?</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/blog-kena-pajak.html</link>
		<comments>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/blog-kena-pajak.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 May 2009 11:29:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dudi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus]]></category>
		<category><![CDATA[Ketentuan Umum dan Tatacara Perpajakan]]></category>
		<category><![CDATA[Pajak Penghasilan]]></category>
		<category><![CDATA[PPh 2009]]></category>
		<category><![CDATA[Pajak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=539</guid>
		<description><![CDATA[Hari Sabtu ini (23 Mei 2009) saya berkesempatan untuk menjadi salah satu narasumber talkshow yang diselenggarakan oleh Trijaya FM Palembang di Palembang Indah Mall. Temanya cukup menarik bagi saya karena terkait dengan dua dunia yang saya geluti yaitu tentang blog dan pajak. Lebih tepatnya, tema acara talkshow ini adalah : Bila Blog dan Website Diincar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]><xml> <w:WordDocument> <w:View>Normal</w:View> <w:Zoom>0</w:Zoom> <w:PunctuationKerning /> <w:ValidateAgainstSchemas /> <w:SaveIfXMLInvalid>false</w:SaveIfXMLInvalid> <w:IgnoreMixedContent>false</w:IgnoreMixedContent> <w:AlwaysShowPlaceholderText>false</w:AlwaysShowPlaceholderText> <w:Compatibility> <w:BreakWrappedTables /> <w:SnapToGridInCell /> <w:WrapTextWithPunct /> <w:UseAsianBreakRules /> <w:DontGrowAutofit /> <w:UseFELayout /> </w:Compatibility> <w:BrowserLevel>MicrosoftInternetExplorer4</w:BrowserLevel> </w:WordDocument> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> <w:LatentStyles DefLockedState="false" LatentStyleCount="156"> </w:LatentStyles> </xml><![endif]--><!--[if !mso]><span class="mceItemObject"   classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id=ieooui></span><br />
<mce:style><!  st1\:*{behavior:url(#ieooui) } --></p>
<p><!--[endif]--> <!--[if gte mso 10]><br />
<mce:style><!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} --></p>
<p><!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Verdana;">Hari Sabtu ini (23 Mei 2009) saya berkesempatan untuk menjadi salah satu narasumber talkshow yang diselenggarakan oleh <a href="http://trijayafmplg.wordpress.com/" target="_blank">Trijaya FM Palembang</a> di Palembang Indah Mall. Temanya cukup menarik bagi saya karena terkait dengan dua dunia yang saya geluti yaitu tentang blog dan pajak. Lebih tepatnya, tema acara talkshow ini adalah : <strong>Bila Blog dan Website Diincar Pajak</strong>. Saya juga ditemani oleh kawan saya di Kanwil Pajak Sumatera Selatan dan Kep. Bangka Belitung yang juga memiliki blog yaitu <a href="http://syafrianto.blogspot.com/" target="_blank">Syafrianto</a>. Nara sumber lainnya adalah <a href="http://alamsyah.rasyid.net/" target="_blank">mas Alamsyah Rasyid</a> yang dikenal sebagai bolgger yang berhasil di Palembang ini. Sebelum acara dimulai saya juga sempat bincang-bincang dengan anggota wongkito.net yaitu <a href="http://blog.victor.web.id/" target="_blank">mas Victor</a> dan <a href="http://blog.jafisnet.com/" target="_blank">mas Jafis</a>.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Verdana;">Nah, saya sebenarnya belum puas dengan bincang-bincang tadi karena dalam waktu singkat rasanya tidak bisa menjelaskan banyak tentang pajak ini terutama yang berkaitan dengan masalah blog. Dan rasanya saya perlu memberikan penjelasan lagi di sini agar kawan-kawan blogger, terutama dari <a href="http://wongkito.net/" target="_blank">blogger community Wong Kito</a> yang juga tadi banyak yang hadir,<span> </span>bisa lebih memahami kaitan antara blog dengan pajak ini.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span style="font-family: Verdana;">Latar Belakang</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Verdana;">Acara tadi sebenarnya lebih dilatarbelakangi oleh pernyataan Menristek beberapa waktu yang lalu yang menyatakan bahwa blog dan website akan dikenakan pajak. Salah satu<span> </span>contoh beritanya<span> </span>misalnya yang ada di <a href="http://web.bisnis.com/edisi-cetak/edisi-harian/teknologi-informasi/1id113004.html" target="_blank">Bisnis Indonesia</a> ini. Nah, saya juga agak heran, maksudnya pak Menteri ini apa? Apakah akan membuat pajak baru ataukah masih terkait dengan pajak yang berlaku selama ini.yaitu pajak penghasilan. Tapi rasanya ini masih terkait dengan pajak yang berlaku selama ini. Kalau akan membuat pajak baru rasanya tidak mungkin karena tidak ada tanda-tanda adanya rancangan undang-undang terkait al ini. Lagian membuat pajak baru bagi blog rasanya tidak tepat, tidak adil di tengah baru tumbuhnya dunia blog ini. Dengan demikian, saya mengasumsikan bahwa pernyataan ini masih berkaitan dengan pajak yang selama ini masih berlaku, dalam hal ini Pajak Penghasilan dan Pajak Pertambahan Nilai. Nah, tulisan saya ini akan memberikan gambaran tentang bagaimana sih perlakuan pajak bagi blog itu, terutama bagi pemilik-pemiliki blog perorangan yang banyak bermunculan seiring dengan semakin tingginya penetrasi internet di Indonesia.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span style="font-family: Verdana;">Aspek Pajak Penghasilan</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Verdana;">Pada umumnya pemilik blog adalah perorangan. Dalam bahasa pajak biasa disebut orang pribadi. Nah, apakah seorang blogger otomatis menjadi wajib pajak dan harus punya NPWP? Jawabnya adalah tidak karena dalam Pajak Penghasilan dikenal adanya Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP), di mana jika seorang blogger penghasilannya dalam satu tahun masih di bawah PTKP dia tidak wajib berNPWP dan tentu tidak ada PPh terutang. Yang dimaksud penghasilan di sini adalah seluruh penghasilan baik penghasilan offline maupun penghasilan online. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Verdana;">Misalkan, Ahmad seorang blogger sejati yang mengandalkan penghasilannya dari blog saja. Penghasilan dari blog (bisa dari PPC, PTR atau jual produk di blognya) dalam tahun 2009 sejumlah Rp15.000.000,- saja. Nah, karena penghasilannya di bawah PTKP tentu Ahmad tidak wajib NPWP sehingga tidak kena pajak.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Verdana;">Namun demikian, jika selain dari blog Ahmad juga punya penghasilan offline, misalnya sebagai programmer lepas dengan penghasilan setahun Rp40.000.000,- maka tentu penghasilannya sudah melebihi PTKP dan ia wajib ber NPWP.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Verdana;">Nah, jika seorang blogger penghasilannya sudah melebihi PTKP, maka ia wajib ber NPWP. Cara daftarnya bisa secara offline di Kantor Pajak atau bisa online di pajak.go.id. Setelah punya NPWP ia nantinya harus menghitung pajaknya sesuai dengan ketentuan pajak dan menuangkanya dalam SPT Tahunan. Pajak yang menjadi tanggungannya dibayar di bank atau kantor pos dengan menggunakan Surat Setoran Pajak (SSP). Nah, SPT Tahunan tadi nantinya dilaporkan di KPP tempat dia terdaftar dan dilampiri dengan SSP lembar ke-3 nya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span style="font-family: Verdana;">Bagaimana Cara Menghitung Pajak?</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Verdana;">Misalkan, dalam tahun 2009, Roger yang seorang blogger mendapatkan penghasilan sebagai berikut (tidak ada penghasilan offline) :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family: Symbol;"><span>·<span style="font-family: &quot;Times New Roman&quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; -x-system-font: none;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-family: Verdana;">Penghasilan dari PPC lokal Rp20.000.000,-</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family: Symbol;"><span>·<span style="font-family: &quot;Times New Roman&quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; -x-system-font: none;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-family: Verdana;">Penghasilan dari google adsense Rp30.000.000,-</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family: Symbol;"><span>·<span style="font-family: &quot;Times New Roman&quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; -x-system-font: none;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-family: Verdana;">Penghasilan dari program PTR (Paid to Review) Rp10.000.000,-</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family: Symbol;" lang="IT"><span>·<span style="font-family: &quot;Times New Roman&quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; -x-system-font: none;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-family: Verdana;" lang="IT">Penghasilan berupa komisi dari program afiliasi Rp5.000.000,-</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Verdana;" lang="IT">Sementara itu biaya-biaya yang dikeluarkan sehubungan dengan kegiatan blognya adalah sebagai berikut :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family: Symbol;"><span>·<span style="font-family: &quot;Times New Roman&quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; -x-system-font: none;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-family: Verdana;">biaya domain Rp500.000,-</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family: Symbol;"><span>·<span style="font-family: &quot;Times New Roman&quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; -x-system-font: none;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-family: Verdana;">biaya hosting Rp2.500.000,-</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family: Symbol;"><span>·<span style="font-family: &quot;Times New Roman&quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; -x-system-font: none;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-family: Verdana;">biaya iklan di PPC lokal Rp1.000.000,-</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family: Symbol;" lang="IT"><span>·<span style="font-family: &quot;Times New Roman&quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; -x-system-font: none;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-family: Verdana;" lang="IT">biaya koneksi internet Rp250.000,-</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Verdana;" lang="IT">Total penghasilan adalah Rp65.000.000,-. Total biaya adalah Rp4.250.000. </span><span style="font-family: Verdana;" lang="SV">Namun demikian, biaya koneksi tidak bisa diperhitungkan karena tidak bisa dipastikan koneksi internet adalah untuk kegiatan blognya. Dengan demikian, penghasilan netonya adalah Rp65.000.000 dikurangi Rp4.000.000 sama dengan Rp61.000.000,-. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Verdana;" lang="SV">Kemudian kita hitung penghasilan kena pajaknya di mana penghasilan kena pajak ini adalah penghasilan neto dikurangi PTKP. Misalkan Roger masih bujangan pada awal tahun 2009 maka PTKP nya adalah Rp15.840.000,- sehingga penghasilan kena pajak adalah :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Verdana;" lang="SV">Rp61.000.000 – Rp15.840.000 = Rp45.160.000,-</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Verdana;" lang="SV">Terakhir kita hitung pajak penghasilan (PPh) terutang dengan mengalikan tarif Pasal 17 terhadap penghasilan kena pajak :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Verdana;" lang="SV">5% x Rp45.160.000,- = <strong>Rp2.258.000,-.</strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Verdana;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Verdana;" lang="SV">Nah, itu sekedar gambaran sederhana bagaimana caranya menghitung pajak sendiri. Namun dalam prakteknya mungkin ada variabel-variabel lain yang akan mempengaruhi perhitungan pajak ini. Untuk itu, silahkan pembaca, terutama kawan-kawan blogger berdiskusi di bagian komentar. Atau bisa juga bertanya langsung ke email saya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Verdana;" lang="SV">Sebagai kesimpulan, bagi saya pernyataan Menristek ini, kalau ini memang dikaitkan dengan Pajak Penghasilan, maka tak ada hal baru. Orang yang melakukan kegiatan usaha baik online maupun offline, baik buka toko di pinggir jalan atau buka toko online tetaplah perlakuan pajaknya sama saja. Yang membedakan hanya media dan cara menghasilkan income saja. Mungkin yang perlu adalah adanya penegasan khusus tentang perlakuan pajak atas bisnis online ini karena ada istilah-istilah teknis yang beda sekali dengan bisnis offline.<br />
</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Verdana;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Verdana;" lang="SV">Tulisan-tulisan lain yang sebaiknya dibaca agar memudahkan pemahaman adalah :</span></p>
<ul type="disc">
<li class="MsoNormal"><em><span style="font-family: Verdana;"><a href="../pajak/pajak-penghasilan/beberapa-pertanyaan-seputar-spt-tahunan.html" target="_blank"><span lang="SV">Beberapa      Pertanyaan Seputar SPT Tahunan</span></a></span></em><em><span style="font-family: Verdana;" lang="SV"> </span></em></li>
<li class="MsoNormal"><em><span style="font-family: Verdana;"><a href="../pajak/pajak-penghasilan/cara-mudah-menyampaikan-spt-tahunan.html" target="_blank">Cara Mudah Menyampaikan SPT Tahunan</a> </span></em></li>
<li class="MsoNormal"><em><span style="font-family: Verdana;"><a href="../pajak/pajak-penghasilan/1770-1770-s-atau-1770-ss.html" target="_blank">1770, 1770 S Atau 1770 SS?</a> </span></em></li>
<li class="MsoNormal"><em><span style="font-family: Verdana;"><a href="../pajak/pajak-penghasilan/bantuan-dan-sumbangan-objek-dan-non-objek.html"><span lang="NL">Bantuan dan Sumbangan : Objek dan Non      Objek </span></a></span></em><em></em></li>
<li class="MsoNormal"><em><span style="font-family: Verdana;"><a href="../pajak/pajak-penghasilan/npwp-untuk-anggota-keluarga.html" target="_blank">NPWP Untuk Anggota Keluarga</a> </span></em></li>
<li class="MsoNormal"><em><span style="font-family: Verdana;"><a title="Tarif PPh UMKM" href="../pajak/pajak-penghasilan/tarif-pajak-penghasilan-untuk-usaha-kecil-dan-menengah-umkm.html" target="_blank">Tarif PPh Untuk Usaha Kecil dan Menengah      (UMKM)</a> </span></em></li>
<li class="MsoNormal"><em><span style="font-family: Verdana;"><a href="../pajak/pajak-penghasilan/tarif-baru-pajak-penghasilan.html" target="_blank">Tarif Baru Pajak Penghasilan</a> </span></em></li>
<li class="MsoNormal"><em><span style="font-family: Verdana;"><a href="../pajak/pajak-penghasilan/ptkp-baru-2009.html" target="_blank">PTKP Baru 2009</a></span></em></li>
<li class="MsoNormal"><em><span style="font-family: Verdana;"><a href="../pajak/pajak-penghasilan/npwp-jangka-waktu-pendaftaran.html" target="_blank">NPWP : Jangka Waktu Pendaftaran</a> </span></em></li>
<li class="MsoNormal"><em><span style="font-family: Verdana;"><a title="Nomor Pokok Wajib Pajak" href="../pajak/pajak-penghasilan/nomor-pokok-wajib-pajak-npwp.html" target="_blank">Nomor Pokok Wajib Pajak</a> </span></em></li>
<li class="MsoNormal"><em><span style="font-family: Verdana;"><a href="../?p=116" target="_blank">SPT Tahunan 2008</a> </span></em></li>
<li class="MsoNormal"><em><span style="font-family: Verdana;"><a href="../?p=12">Apa Itu NPWP</a> </span></em></li>
</ul>
<div class="aizattos_related_posts"><span class="aizattos_related_posts_header" >Related Posts</span><ul><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dudiwahyudi.com/pajak/lain-lain/blog/setahun-blog-pajak-indonesia.html" rel="bookmark" title="Permanent Link: Setahun Blog Pajak Indonesia" >Setahun Blog Pajak Indonesia</a></span><div class="aizattos_related_posts_excerpt">Akhirnya blog ini bisa berulangtahun juga. Saya tidak tahu persis kapan saya mulai meluncurkan blog ...</div></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dudiwahyudi.com/pajak/lain-lain/wordpress/membuat-tabel-di-blog-wordpress.html" rel="bookmark" title="Permanent Link: Membuat Tabel di Blog WordPress" >Membuat Tabel di Blog WordPress</a></span><div class="aizattos_related_posts_excerpt">
Beberapa hari ini saya bingung, mau membuat tabel tarif PPh Pasal 23 di blog ini. Beberapa cara sa...</div></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/blog-kena-pajak.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pajak : Pengertian dan Fungsinya</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/pajak-pengertian-dan-fungsinya.html</link>
		<comments>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/pajak-pengertian-dan-fungsinya.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 22 Nov 2008 02:16:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dudi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ketentuan Umum dan Tatacara Perpajakan]]></category>
		<category><![CDATA[Pajak Bumi dan Bangunan]]></category>
		<category><![CDATA[Pajak Penghasilan]]></category>
		<category><![CDATA[Pajak Pertambahan Nilai]]></category>
		<category><![CDATA[bea masuk]]></category>
		<category><![CDATA[definisi pajak]]></category>
		<category><![CDATA[fungsi pajak]]></category>
		<category><![CDATA[Pajak]]></category>
		<category><![CDATA[pajak ekspor]]></category>
		<category><![CDATA[pbb]]></category>
		<category><![CDATA[pph]]></category>
		<category><![CDATA[ppn]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=316</guid>
		<description><![CDATA[Sebagian besar Negara di dunia ini memiliki sistem perpajakan untuk membiayai pengeluaran pemerintahnya. Tidak terkecuali dengan Indonesia di mana pajak menjadi tulang punggung untuk membiayai pengeluaran-pengeluaran pemerintah dalam rangka menyediakan barang publik dan jasa publik. Nah, saking pentingnya peranan pajak dalam zaman modern ini, sampai-sampai Benjamin Franklin berkata : “In this world nothing is certain [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><span class="SpellE"><span class="GramE"><span style="font-family: Verdana;">Sebagian</span></span></span><span class="GramE"><span style="font-family: Verdana;"> <span class="SpellE">besar</span> Negara <span class="SpellE">di</span> <span class="SpellE">dunia</span> <span class="SpellE">ini</span> <span class="SpellE">memiliki</span> <span class="SpellE">sistem</span> <span class="SpellE">perpajakan</span> <span class="SpellE">untuk</span> <span class="SpellE">membiayai</span> <span class="SpellE">pengeluaran</span> <span class="SpellE">pemerintahnya</span>.</span></span><span style="font-family: Verdana;"> <span class="SpellE"><span class="GramE">Tidak</span></span><span class="GramE"> <span class="SpellE">terkecuali</span> <span class="SpellE">dengan</span> Indonesia <span class="SpellE">di</span> <span class="SpellE">mana</span> <span class="SpellE">pajak</span> <span class="SpellE">menjadi</span> <span class="SpellE">tulang</span> <span class="SpellE">punggung</span> <span class="SpellE">untuk</span> <span class="SpellE">membiayai</span> <span class="SpellE">pengeluaran-pengeluaran</span> <span class="SpellE">pemerintah</span> <span class="SpellE">dalam</span> <span class="SpellE">rangka</span> <span class="SpellE">menyediakan</span> <span class="SpellE">barang</span> <span class="SpellE">publik</span> <span class="SpellE">dan</span> <span class="SpellE">jasa</span> <span class="SpellE">publik</span>.</span> Nah, <span class="SpellE">saking</span> <span class="SpellE">pentingnya</span> <span class="SpellE">peranan</span> <span class="SpellE">pajak</span> <span class="SpellE">dalam</span> <span class="SpellE">zaman</span> modern <span class="SpellE">ini</span>, <span class="SpellE">sampai-sampai</span> Benjamin Franklin <span class="SpellE"><span class="GramE">berkata</span></span><span class="GramE"> :</span> “<em>In this world nothing is certain except death and taxes</em>.”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span class="SpellE"><span style="font-family: Verdana;">Di</span></span><span style="font-family: Verdana;"> Indonesia, <span class="SpellE">dikenal</span> <span class="SpellE">beberapa</span> <span class="SpellE">jenis</span> <span class="SpellE">pajak</span> <span class="SpellE">seperti</span> <span class="SpellE">Pajak</span> <a href="../pajak/pajak-penghasilan/apa-itu-pajak-penghasilan-pph.html" target="_blank"><span class="SpellE">Penghasilan</span> (<span class="SpellE">PPh</span>)</a>, <span class="SpellE">Pajak</span> <a href="../?p=42" target="_blank"><span class="SpellE">Pertambahan</span> <span class="SpellE">Nilai</span> (PPN)</a>, <span class="SpellE">Pajak</span> <span class="SpellE">Bumi</span> <span class="SpellE">dan</span> <span class="SpellE">Bangunan</span> (PBB), Bea <span class="SpellE">Meterai</span> (BM), <span class="SpellE">dan</span> Bea <span class="SpellE">Perolehan</span> <span class="SpellE">Hak</span> <span class="SpellE">atas</span> <span class="SpellE">Tanah</span> <span class="SpellE">dan/atau</span> <span class="SpellE">Bangunan</span> (BPHTB). <span class="SpellE"><span class="GramE">Di</span></span><span class="GramE"> <span class="SpellE">tingkat</span> <span class="SpellE">pemerintah</span> <span class="SpellE">daerah</span>, <span class="SpellE">di</span> <span class="SpellE">kenal</span> <span class="SpellE">juga</span> <span class="SpellE">beberapa</span> <span class="SpellE">macam</span> <span class="SpellE">pajak</span> <span class="SpellE">seperti</span> <span class="SpellE">Pajak</span> <span class="SpellE">Kendaraan</span> <span class="SpellE">Bermotor</span> (PKB), <span class="SpellE">Pajak</span> <span class="SpellE">Restoran</span>, <span class="SpellE">dan</span> lain-lain.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span class="SpellE"><strong><span style="font-family: Verdana;">Pengertian</span></strong></span><strong><span style="font-family: Verdana;"> <span class="SpellE">Pajak</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span style="font-family: Verdana;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span class="SpellE"><span style="font-family: Verdana;">Definisi</span></span><span style="font-family: Verdana;"> <span class="SpellE">pajak</span> yang <span class="SpellE">terkenal</span> <span class="SpellE">dalam</span> <span class="SpellE">dunia</span> <span class="SpellE">akademik</span> <span class="SpellE">dikemukakan</span> <span class="SpellE">oleh</span> Prof. <span class="SpellE">Rochmat</span> <span class="SpellE">Soemitro</span> <span class="SpellE"><span class="GramE">yaitu</span></span><span class="GramE"> :</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span class="SpellE"><span class="GramE"><em><span style="font-family: Verdana;">Pajak</span></em></span></span><span class="GramE"><em><span style="font-family: Verdana;"> <span class="SpellE">adalah</span> <span class="SpellE">iuran</span> <span class="SpellE">rakyat</span> <span class="SpellE">kepada</span> <span class="SpellE">kas</span> <span class="SpellE">negara</span> <span class="SpellE">berdasarkan</span> <span class="SpellE">undang-undang</span> (yang <span class="SpellE">dapat</span> <span class="SpellE">dipaksakan</span>) <span class="SpellE">dengan</span> <span class="SpellE">tidak</span> <span class="SpellE">mendapat</span> <span class="SpellE">jasa</span> <span class="SpellE">timbal</span> <span class="SpellE">balik</span> yang <span class="SpellE">langsung</span> <span class="SpellE">dapat</span> <span class="SpellE">ditunjukkan</span> <span class="SpellE">dan</span> yang <span class="SpellE">digunakan</span> <span class="SpellE">untuk</span> <span class="SpellE">membayar</span> <span class="SpellE">pengeluaran</span> <span class="SpellE">umum</span></span></em><span style="font-family: Verdana;">.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span class="GramE"><span style="font-family: Verdana;">Dari <span class="SpellE">definisi</span> <span class="SpellE">di</span> <span class="SpellE">atas</span> <span class="SpellE">terlihat</span> <span class="SpellE">bahwa</span> <span class="SpellE">pajak</span> <span class="SpellE">harus</span> <span class="SpellE">berdasarkan</span> <span class="SpellE">Undang-undang</span> yang <span class="SpellE">disusun</span> <span class="SpellE">dan</span> <span class="SpellE">dibahas</span> <span class="SpellE">bersama</span> <span class="SpellE">antara</span> <span class="SpellE">pemerintah</span> <span class="SpellE">dan</span> DPR <span class="SpellE">sehingga</span> <span class="SpellE">pajak</span> <span class="SpellE">merupakan</span> <span class="SpellE">ketentuan</span> <span class="SpellE">berdasarkan</span> <span class="SpellE">kehendak</span> <span class="SpellE">rakyat</span>, <span class="SpellE">bukan</span> <span class="SpellE">kehendak</span> <span class="SpellE">penguasa</span> <span class="SpellE">semata</span>.</span></span><span style="font-family: Verdana;"> <span class="SpellE">Pembayar</span> <span class="SpellE">pajak</span> <span class="SpellE">tidak</span> <span class="SpellE"><span class="GramE">akan</span></span> <span class="SpellE">mendapat</span> <span class="SpellE">imbalan</span> <span class="SpellE">langsung</span>. <span class="SpellE">Manfaat</span> <span class="SpellE">dari</span> <span class="SpellE">pajak</span> <span class="SpellE"><span class="GramE">akan</span></span> <span class="SpellE">dirasakan</span> <span class="SpellE">oleh</span> <span class="SpellE">seluruh</span> <span class="SpellE">masyarakat</span> <span class="SpellE">baik</span> yang <span class="SpellE">membayar</span> <span class="SpellE">pajak</span> <span class="SpellE">maupun</span> yang <span class="SpellE">tidak</span> <span class="SpellE">membayar</span> <span class="SpellE">pajak</span>.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span class="SpellE"><span class="GramE"><span style="font-family: Verdana;">Undang-undang</span></span></span><span class="GramE"><span style="font-family: Verdana;"> <span class="SpellE">perpajakan</span> <span class="SpellE">sendiri</span> <span class="SpellE">tidak</span> <span class="SpellE">memberikan</span> <span class="SpellE">definisi</span> <span class="SpellE">pajak</span> <span class="SpellE">sampai</span> <span class="SpellE">dengan</span> <span class="SpellE">dikeluarkannya</span> <span class="SpellE">Undang-undang</span> <span class="SpellE">Nomor</span> 28 <span class="SpellE">Tahun</span> 2007.</span></span><span style="font-family: Verdana;"> <span class="SpellE"><span class="GramE">Ya</span></span><span class="GramE">, <span class="SpellE">baru</span> <span class="SpellE">pada</span> <span class="SpellE">Undang-undang</span> <span class="SpellE">inilah</span> <span class="SpellE">definisi</span> <span class="SpellE">pajak</span> <span class="SpellE">dicantumkan</span>.</span> <span class="SpellE">Adapun</span> <span class="SpellE">definisi</span> <span class="SpellE">pajak</span> <span class="SpellE">menurut</span> <span class="SpellE">Undang-undang</span> <span class="SpellE">ini</span> <span class="SpellE">adalah</span> <span class="SpellE">sebagai</span> <span class="SpellE"><span class="GramE">berikut</span></span><span class="GramE"> :</span><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span class="SpellE"><em><span style="font-family: Verdana;"><span style="font-size: small;">Pajak</span></span></em></span><em><span style="font-family: Verdana;"><span style="font-size: small;"> <span class="SpellE">adalah</span> <span class="SpellE">kontribusi</span> <span class="SpellE">wajib</span> <span class="SpellE">kepada</span> <span class="SpellE">negara</span> yang <span class="SpellE">terutang</span> <span class="SpellE">oleh</span> <span class="SpellE">orang</span> <span class="SpellE">pribadi</span> <span class="SpellE">atau</span> <span class="SpellE">badan</span> yang <span class="SpellE">bersifat</span> <span class="SpellE">memaksa</span> <span class="SpellE">berdasarkan</span> <span class="SpellE">Undang-Undang</span>, <span class="SpellE">dengan</span> <span class="SpellE">tidak</span> <span class="SpellE">mendapatkan</span> <span class="SpellE">imbalan</span> <span class="SpellE">secara</span> <span class="SpellE">langsung</span> <span class="SpellE">dan</span> <span class="SpellE">digunakan</span> <span class="SpellE">untuk</span> <span class="SpellE">keperluan</span> <span class="SpellE">negara</span> <span class="SpellE">bagi</span> <span class="SpellE">sebesar-besarnya</span> <span class="SpellE">kemakmuran</span> <span class="SpellE">rakyat</span>.</span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span class="SpellE"><span style="font-family: Verdana;">Definisi</span></span><span style="font-family: Verdana;"> <span class="SpellE">versi</span> UU KUP <span class="SpellE">ini</span> <span class="SpellE">nyaris</span> <span class="SpellE">hampir</span> <span class="SpellE"><span class="GramE">sama</span></span> <span class="SpellE">dengan</span> <span class="SpellE">definisi</span> <span class="SpellE">Rochmat</span> <span class="SpellE">Soemitro</span>. <span class="SpellE"><span class="GramE">Kata-kata</span></span><span class="GramE"> “<span class="SpellE">iuran</span>” <span class="SpellE">diganti</span> <span class="SpellE">dengan</span> <span class="SpellE">kata</span> “<span class="SpellE">kontribusi</span>” yang <span class="SpellE">nadanya</span> <span class="SpellE">lebih</span> <span class="SpellE">bersifat</span> <span class="SpellE">positif</span> <span class="SpellE">karena</span> <span class="SpellE">mengandung</span> <span class="SpellE">makna</span> <span class="SpellE">partisipasi</span> <span class="SpellE">masyarakat</span>.</span> <span class="SpellE"><span class="GramE">Kemudian</span></span><span class="GramE"> <span class="SpellE">ada</span> <span class="SpellE">tambahan</span> “<span class="SpellE">bagi</span> <span class="SpellE">sebesar-besar</span> <span class="SpellE">kemakmuran</span> <span class="SpellE">rakyat</span>” yang <span class="SpellE">membuat</span> <span class="SpellE">kata</span> <span class="SpellE">pajak</span> <span class="SpellE">lebih</span> <span class="SpellE">bernilai</span> <span class="SpellE">positif</span> <span class="SpellE">karena</span> <span class="SpellE">untuk</span> <span class="SpellE">tujuan</span> <span class="SpellE">kemakmuran</span> <span class="SpellE">rakyat</span> <span class="SpellE">melalui</span> <span class="SpellE">penyediaan</span> <span class="SpellE">barang</span> <span class="SpellE">dan</span> <span class="SpellE">jasa</span> <span class="SpellE">publik</span> <span class="SpellE">seperti</span> <span class="SpellE">pertahanan</span>, <span class="SpellE">keamanan</span>, <span class="SpellE">pendidikan</span>, <span class="SpellE">kesehatan</span>, <span class="SpellE">jalan</span> <span class="SpellE">raya</span>, <span class="SpellE">dan</span> <span class="SpellE">fasilitas</span> <span class="SpellE">umum</span> <span class="SpellE">lainnya</span>.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span class="SpellE"><strong><span style="font-family: Verdana;">Fungsi</span></strong></span><strong><span style="font-family: Verdana;"> <span class="SpellE">Pajak</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span style="font-family: Verdana;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span class="SpellE"><span class="GramE"><span style="font-family: Verdana;">Sebenarnya</span></span></span><span class="GramE"><span style="font-family: Verdana;">, <span class="SpellE">dari</span> <span class="SpellE">definisi</span> <span class="SpellE">pajak</span> <span class="SpellE">di</span> <span class="SpellE">atas</span> <span class="SpellE">sudah</span> <span class="SpellE">tergambarkan</span> <span class="SpellE">fungsi</span> <span class="SpellE">dari</span> <span class="SpellE">pajak</span> <span class="SpellE">yaitu</span> <span class="SpellE">untuk</span> <span class="SpellE">menyediakan</span> <span class="SpellE">barang-barang</span> <span class="SpellE">dan</span> <span class="SpellE">jasa-jasa</span> <span class="SpellE">publik</span>.</span></span><span style="font-family: Verdana;"> <span class="SpellE"><span class="GramE">Namun</span></span><span class="GramE"> <span class="SpellE">demikian</span>, <span class="SpellE">dalam</span> <span class="SpellE">literatur-literatur</span> <span class="SpellE">perpajakan</span>, <span class="SpellE">dikenal</span> <span class="SpellE">dua</span> <span class="SpellE">macam</span> <span class="SpellE">fungsi</span> <span class="SpellE">pajak</span> <span class="SpellE">yaitu</span> <span class="SpellE">fungsi</span> <span class="SpellE">penerimaan</span> (<span class="SpellE"><em>budgetair</em></span>) <span class="SpellE">dan</span> <span class="SpellE">fungsi</span> <span class="SpellE">mengatur</span> (<span class="SpellE"><em>regulair</em></span>).</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span class="SpellE"><span class="GramE"><span style="font-family: Verdana;">Fungsi</span></span></span><span class="GramE"><span style="font-family: Verdana;"> <span class="SpellE">penerimaan</span> <span class="SpellE">adalah</span> <span class="SpellE">fungsi</span> <span class="SpellE">utama</span> <span class="SpellE">pajak</span>.</span></span><span style="font-family: Verdana;"> <span class="SpellE"><span class="GramE">Pajak</span></span><span class="GramE"> <span class="SpellE">ditarik</span> <span class="SpellE">terutama</span> <span class="SpellE">untuk</span> <span class="SpellE">membiayai</span> <span class="SpellE">pengeluaran-pengeluaran</span> <span class="SpellE">pemerintah</span> <span class="SpellE">dalam</span> <span class="SpellE">rangka</span> <span class="SpellE">menyediakan</span> <span class="SpellE">barang</span> <span class="SpellE">dan</span> <span class="SpellE">jasa</span> <span class="SpellE">publik</span>.</span> <span class="SpellE"><span class="GramE">Saat</span></span><span class="GramE"> <span class="SpellE">ini</span> <span class="SpellE">sekitar</span> 70% APBN Indonesia <span class="SpellE">dibiayai</span> <span class="SpellE">oleh</span> <span class="SpellE">pajak</span>.</span> <span class="SpellE"><span class="GramE">Dua</span></span><span class="GramE"> <span class="SpellE">pajak</span> <span class="SpellE">penyumbang</span> <span class="SpellE">penerimaan</span> <span class="SpellE">terbesar</span> <span class="SpellE">adalah</span> <span class="SpellE">Pajak</span> <span class="SpellE">Penghasilan</span> (<span class="SpellE">PPh</span>) <span class="SpellE">dan</span> <span class="SpellE">Pajak</span> <span class="SpellE">Pertambahan</span> <span class="SpellE">Nilai</span> (PPN).</span> <span class="SpellE"><span class="GramE">Dengan</span></span><span class="GramE"> <span class="SpellE">demikian</span>, <span class="SpellE">dua</span> <span class="SpellE">jenis</span> <span class="SpellE">pajak</span> <span class="SpellE">ini</span> <span class="SpellE">lebih</span> <span class="SpellE">memiliki</span> <span class="SpellE">fungsi</span> <span class="SpellE">penerimaan</span> (<span class="SpellE"><em>budgetair</em></span>) <span class="SpellE">ketimbang</span> <span class="SpellE">fungsi</span> <span class="SpellE">mengatur</span>.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span class="SpellE"><span class="GramE"><span style="font-family: Verdana;">Selain</span></span></span><span class="GramE"><span style="font-family: Verdana;"> <span class="SpellE">berfungsi</span> <span class="SpellE">sebagai</span> <span class="SpellE">sumber</span> <span class="SpellE">penerimaan</span> <span class="SpellE">negara</span>, <span class="SpellE">pajak</span> <span class="SpellE">juga</span> <span class="SpellE">memiliki</span> <span class="SpellE">fungsi</span> <span class="SpellE">mengatur</span>.</span></span><span style="font-family: Verdana;"> <span class="SpellE"><span class="GramE">Dalam</span></span><span class="GramE"> <span class="SpellE">fungsi</span> <span class="SpellE">ini</span>, <span class="SpellE">pajak</span> <span class="SpellE">mengarahkan</span> <span class="SpellE">perilaku</span> <span class="SpellE">sekelompok</span> <span class="SpellE">warga</span> <span class="SpellE">negara</span> agar <span class="SpellE">bertindak</span> <span class="SpellE">sesuai</span> yang <span class="SpellE">diinginkan</span>.</span> <span class="SpellE">Contoh</span>, agar <span class="SpellE">masyarakat</span> Indonesia <span class="SpellE">mendapatkan</span> <span class="SpellE">minyak</span> <span class="SpellE">goreng</span> yang <span class="SpellE">murah</span>, <span class="SpellE">maka</span> <span class="SpellE">terhadap</span> <span class="SpellE">ekspor</span> CPO <span class="SpellE"><span class="GramE">akan</span></span> <span class="SpellE">dikenakan</span> <span class="SpellE">pajak</span> <span class="SpellE">ekspor</span> yang <span class="SpellE">tinggi</span>. <span class="SpellE">Contoh</span> <span class="GramE">lain</span>, agar <span class="SpellE">masyarakat</span> <span class="SpellE">tidak</span> <span class="SpellE">mengkonsumsi</span> <span class="SpellE">minuman</span> <span class="SpellE">beralkohol</span>, <span class="SpellE">maka</span> <span class="SpellE">terhadap</span> <span class="SpellE">jenis</span> <span class="SpellE">barang</span> <span class="SpellE">seperti</span> <span class="SpellE">ini</span> <span class="SpellE">dikenakan</span> <span class="SpellE">PPnBM</span> yang <span class="SpellE">tinggi</span>. <span class="SpellE"><span class="GramE">Jenis</span></span><span class="GramE"> <span class="SpellE">pajak</span> yang <span class="SpellE">biasanya</span> <span class="SpellE">digunakan</span> <span class="SpellE">sebagai</span> <span class="SpellE">instrumen</span> <span class="SpellE">mengatur</span> <span class="SpellE">ini</span> <span class="SpellE">adalah</span> <span class="SpellE">Pajak</span> <span class="SpellE">Ekspor</span>, Bea <span class="SpellE">Masuk</span> <span class="SpellE">dan</span> <span class="SpellE">PPnBM</span>.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span class="SpellE"><span class="GramE"><span style="font-family: Verdana;">Kalau</span></span></span><span class="GramE"><span style="font-family: Verdana;"> <span class="SpellE">ditelusuri</span> <span class="SpellE">lebih</span> <span class="SpellE">jauh</span>, <span class="SpellE">ada</span> <span class="SpellE">satu</span> <span class="SpellE">lagi</span> <span class="SpellE">fungsi</span> <span class="SpellE">pajak</span> yang <span class="SpellE">harus</span> <span class="SpellE">kita</span> <span class="SpellE">catat</span>.</span></span><span style="font-family: Verdana;"> <span class="SpellE">Fungsi</span> <span class="SpellE">tersebut</span> <span class="SpellE">adalah</span> <span class="SpellE">fungsi</span> <span class="SpellE">distribusi</span> <span class="SpellE">kekayaan</span> <span class="SpellE">di</span> <span class="SpellE">mana</span> <span class="SpellE">kelompok</span> yang <span class="SpellE">lebih</span> <span class="SpellE">mampu</span> <span class="SpellE"><span class="GramE">akan</span></span> <span class="SpellE">membayar</span> <span class="SpellE">pajak</span> <span class="SpellE">lebih</span> <span class="SpellE">banyak</span> <span class="SpellE">sementara</span> <span class="SpellE">kelompok</span> yang <span class="SpellE">kurang</span> <span class="SpellE">mampu</span> <span class="SpellE">akan</span> <span class="SpellE">mendapatkan</span> <span class="SpellE">manfaat</span> <span class="SpellE">lebih</span> <span class="SpellE">banyak</span> <span class="SpellE">dibandingkan</span> <span class="SpellE">dengan</span> <span class="SpellE">pajak</span> yang <span class="SpellE">dia</span> <span class="SpellE">bayar</span>. <span class="SpellE"><span class="GramE">Bahkan</span></span><span class="GramE"> <span class="SpellE">untuk</span> <span class="SpellE">kelompok</span> <span class="SpellE">tertentu</span>, <span class="SpellE">seperti</span> <span class="SpellE">penerima</span> BLT, <span class="SpellE">penerima</span> <span class="SpellE">subsidi</span> BBM, <span class="SpellE">dan</span> <span class="SpellE">penerima</span> <span class="SpellE">subsidi</span> <span class="SpellE">pupuk</span>, <span class="SpellE">mungkin</span> <span class="SpellE">dia</span> <span class="SpellE">tidak</span> <span class="SpellE">membayar</span> <span class="SpellE">pajak</span> <span class="SpellE">tapi</span> <span class="SpellE">dia</span> <span class="SpellE">mendapatkan</span> <span class="SpellE">manfaat</span> <span class="SpellE">langsung</span> <span class="SpellE">dari</span> <span class="SpellE">pajak</span>.</span> <span class="GramE">Dan <span class="SpellE">memang</span> <span class="SpellE">karena</span> <span class="SpellE">alasan</span> <span class="SpellE">itulah</span> <span class="SpellE">adanya</span> <span class="SpellE">pajak</span>.</span> <span class="SpellE"><span class="GramE">Saya</span></span><span class="GramE"> <span class="SpellE">lebih</span> <span class="SpellE">senang</span> <span class="SpellE">menyebut</span> <span class="SpellE">fungsi</span><span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"> </span><span class="SpellE">ini</span> <span class="SpellE">sebagai</span> <span class="SpellE">fungsi</span> <span class="SpellE">sosial</span> <span class="SpellE">pajak</span>.</span></span></p>
<div class="aizattos_related_posts"><span class="aizattos_related_posts_header" >Related Posts</span><ul><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/spt-sangat-sederhana-1770-ss.html" rel="bookmark" title="Permanent Link: SPT Sangat Sederhana (1770 SS)" >SPT Sangat Sederhana (1770 SS)</a></span><div class="aizattos_related_posts_excerpt">
Telah terbit Peraturan Dirjen Pajak Nomor PER-161/PJ/2007 tanggal 14 Nopember 2007. Peraturan ini ...</div></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/apa-itu-npwp.html" rel="bookmark" title="Permanent Link: Apa Itu NPWP?" >Apa Itu NPWP?</a></span><div class="aizattos_related_posts_excerpt">Istilah NPWP nampaknya sekarang sudah semakin populer di masyarakat. Ini tak lain karena gencarnya i...</div></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/pajak-pengertian-dan-fungsinya.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Setahun Blog Pajak Indonesia</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/lain-lain/blog/setahun-blog-pajak-indonesia.html</link>
		<comments>http://dudiwahyudi.com/pajak/lain-lain/blog/setahun-blog-pajak-indonesia.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 Nov 2008 00:39:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dudi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[blog pajak]]></category>
		<category><![CDATA[Pajak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=273</guid>
		<description><![CDATA[Akhirnya blog ini bisa berulangtahun juga. Saya tidak tahu persis kapan saya mulai meluncurkan blog ini. Tapi dari statistik di dashboard WordPress, bulan pertama blog ini adalah bulan Nopember 2007. Artinya, sampai Oktober kemarin genap 12 bulan blog ini mengudara di dunia maya. Kalau dibandingkan dengan anak manusia, umur setahun tentu adalah baru masa-masa awal [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Akhirnya blog ini bisa berulangtahun juga. Saya tidak tahu persis kapan saya mulai meluncurkan blog ini. Tapi dari statistik di dashboard WordPress, bulan pertama blog ini adalah bulan Nopember 2007. Artinya, sampai Oktober kemarin genap 12 bulan blog ini mengudara di dunia maya.</p>
<p style="text-align: justify;">Kalau dibandingkan dengan anak manusia, umur setahun tentu adalah baru masa-masa awal kehidupan. Begitu juga dengan blog ini, masa setahun adalah baru masa coba-coba, Temanya saja sudah berganti beberapa kali. Dan mungkin nanti masih akan berubah. Saya masih mencari tema yang lebih pas dan cocok bagi blog ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam masa setahun ini juga saya coba untuk mempraktekan ilmu SEO, walaupun ilmu SEO alakadarnya saja. Tapi hasilnya cukup lumayan juga.  Walaupun untuk keyword &#8220;pajak&#8221; blog ini masih berada di halaman dua pencarian google, tapi untuk keyword tertentu blog ini bisa menempati urutan pertama pencarian google. Kondisi ini berimbas kepada trafik yang lumayan baik dari mesin pencari seperti Google.</p>
<p style="text-align: justify;">Dilihat dari perkembangan trafik, blog ini secara konsisten terus menampakkan peningkatan trafik dari waktu ke waktu. Keadaan ini pernah memaksa saya untuk memindahkan hosting dengan kuota bandwith yang lebih besar. Trafik bulanan tertinggi yang pernah dicapai adalah pada bulan Oktober kemarin yang mencapai 43.000 an pageviews. Statistik mingguan juga menunjukkan puncak pageviews berada pada minggu terakhir bulan Oktober.</p>
<p style="text-align: justify;"> <a href="http://dudiwahyudi.com/wp-content/uploads/2008/11/statbulan.gif"><img class="aligncenter size-medium wp-image-275" title="statbulan" src="http://dudiwahyudi.com/wp-content/uploads/2008/11/statbulan-300x136.gif" alt="" width="300" height="136" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://dudiwahyudi.com/wp-content/uploads/2008/11/statminggu.gif"><img class="aligncenter size-medium wp-image-276" title="statminggu" src="http://dudiwahyudi.com/wp-content/uploads/2008/11/statminggu-300x136.gif" alt="" width="300" height="136" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Pada kesempatan ini juga saya mohon maaf kepada pengunjung blog ini karena tidak sempat menjawab semua komentar, baik di blog ini maupun ang melalui email. Kondisi ini disebabkan keterbatasan waktu saya dan leterbatasan akses internet. Saya juga mohon maaf bila blog saya ini banyak hiasan iklannya. Hal ini semata-mata untuk menutupi biaya domain dan hosting.</p>
<p style="text-align: justify;">Walaupun demikian, saya berharap blog saya ini bisa memberikan sedikit nilai tambah pada dunia perpajakan Indonesia. Paling tidak bisa memberikan sedikit pencerahan tentang praktek perpajakan di Indonesia. Dan memang problem perpajakan di Indonesia ini adalah kurangnya pemahaman masyarakat terhadap ketentuan perpajakan. Kondisi ini tentu saja kurang menguntungkan baik bagi masyarakat Wajib Pajak, maupun bagi Pemerintah dalam hal ini Direktorat Jenderal Pajak. Semoga.</p>
<div class="aizattos_related_posts"><span class="aizattos_related_posts_header" >Related Posts</span><ul><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/biaya-jabatan-2009.html" rel="bookmark" title="Permanent Link: Biaya Jabatan 2009" >Biaya Jabatan 2009</a></span><div class="aizattos_related_posts_excerpt">Tahun 2009 ini biaya jabatan dan biaya pensiun untuk menghitung PPh Pasal 21 pegawai tetap dan pener...</div></li><li><span class="aizattos_related_posts_title"><a href="http://dudiwahyudi.com/pajak/lain-lain/wordpress/membuat-tabel-di-blog-wordpress.html" rel="bookmark" title="Permanent Link: Membuat Tabel di Blog WordPress" >Membuat Tabel di Blog WordPress</a></span><div class="aizattos_related_posts_excerpt">
Beberapa hari ini saya bingung, mau membuat tabel tarif PPh Pasal 23 di blog ini. Beberapa cara sa...</div></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dudiwahyudi.com/pajak/lain-lain/blog/setahun-blog-pajak-indonesia.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: http://www.w3-edge.com/wordpress-plugins/


Served from: dudiwahyudi.com @ 2012-05-23 19:11:33 -->
