<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Pengusaha Kena Pajak</title>
	<atom:link href="http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-pertambahan-nilai/pengusaha-kena-pajak.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-pertambahan-nilai/pengusaha-kena-pajak.html</link>
	<description>Memahami Pajak Melalui Blog</description>
	<lastBuildDate>Wed, 12 Jun 2013 02:54:51 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3</generator>
	<item>
		<title>By: winoto</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-pertambahan-nilai/pengusaha-kena-pajak.html/comment-page-1#comment-4951</link>
		<dc:creator>winoto</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Jul 2012 07:31:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=49#comment-4951</guid>
		<description>Salam kenal mas..
Saya mo minta pencerahan..
perusahaan saya memakai jasa outsourcing untuk penediaan tenaga kerja. besarnya tagihan 105.000/orang Penyedia jasa berkewajiban mengikutsertakan pekerja ke dalam Jamsostek, THR, besarnya tagihan perbulan sekitar 170 jt. gaji yang diberikan penyedia jasa ke tenaga kerja adalah 70 rb.
Dengan omset segitu apakah sudah bisa dibilang PKP, terus bagaimana menghitung PPH nya, dalam invoice bulanan juga disertakan tagihan rental mobil, apakah sebaiknya dipisah?

tks</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salam kenal mas..<br />
Saya mo minta pencerahan..<br />
perusahaan saya memakai jasa outsourcing untuk penediaan tenaga kerja. besarnya tagihan 105.000/orang Penyedia jasa berkewajiban mengikutsertakan pekerja ke dalam Jamsostek, THR, besarnya tagihan perbulan sekitar 170 jt. gaji yang diberikan penyedia jasa ke tenaga kerja adalah 70 rb.<br />
Dengan omset segitu apakah sudah bisa dibilang PKP, terus bagaimana menghitung PPH nya, dalam invoice bulanan juga disertakan tagihan rental mobil, apakah sebaiknya dipisah?</p>
<p>tks</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Sri</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-pertambahan-nilai/pengusaha-kena-pajak.html/comment-page-1#comment-4618</link>
		<dc:creator>Sri</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Mar 2012 05:49:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=49#comment-4618</guid>
		<description>Halo Mas,

Misalnya ada sebuah usaha skup kecil, dengan kegiatan menjual barang ke luar negeri.Barang berupa accessories dari kayu. Penjualan melalui media online/website dan email. Pembayaran melalui bank transfer dana ada juga yg mebayar lewat paypal. Barang di beli dari tukang tukang yg dijadikan supplier, ada juga yang diproduksi sendiri. Bagaimana peraturan pajaknya untuk jenis usaha ini.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Halo Mas,</p>
<p>Misalnya ada sebuah usaha skup kecil, dengan kegiatan menjual barang ke luar negeri.Barang berupa accessories dari kayu. Penjualan melalui media online/website dan email. Pembayaran melalui bank transfer dana ada juga yg mebayar lewat paypal. Barang di beli dari tukang tukang yg dijadikan supplier, ada juga yang diproduksi sendiri. Bagaimana peraturan pajaknya untuk jenis usaha ini.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: efendi</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-pertambahan-nilai/pengusaha-kena-pajak.html/comment-page-1#comment-4518</link>
		<dc:creator>efendi</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Jan 2012 13:57:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=49#comment-4518</guid>
		<description>dear mas budi
mau numpang nanya . adik saya mempunyai badan usaha penjualan jasa dan ini baru mau jalan tapik dia binggung maslah pajak penghasilan.barapa pajak penghasilan dari menagement  fee !</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>dear mas budi<br />
mau numpang nanya . adik saya mempunyai badan usaha penjualan jasa dan ini baru mau jalan tapik dia binggung maslah pajak penghasilan.barapa pajak penghasilan dari menagement  fee !</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: dex</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-pertambahan-nilai/pengusaha-kena-pajak.html/comment-page-1#comment-4498</link>
		<dc:creator>dex</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Jan 2012 16:38:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=49#comment-4498</guid>
		<description>numpag lewat agan agan, saya mau tanya,
saya punya perusahaan, apabila perusahaan saya menerima pembayaran dari sebuah transaksi melalui rekening perusahaan, pajak apa yg dikenakan terhadap perusahaan yg saya miliki?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>numpag lewat agan agan, saya mau tanya,<br />
saya punya perusahaan, apabila perusahaan saya menerima pembayaran dari sebuah transaksi melalui rekening perusahaan, pajak apa yg dikenakan terhadap perusahaan yg saya miliki?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Claudia</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-pertambahan-nilai/pengusaha-kena-pajak.html/comment-page-1#comment-4165</link>
		<dc:creator>Claudia</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Oct 2011 04:13:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=49#comment-4165</guid>
		<description>Dear, Mas Dudi
1. PT. Rindang merupakan perusahaan yang bergerak dibidang produksi enting-enting gepuk dan telah memiliki NPWP. Pada Tahun 2001, omzet penjualan mencapai Rp. 1.800.000.000.00,- dengan alasan untuk mempermudah kewajiban perpajakannya, dalam menghitung dan membayar pajaknya PT. Rindang menyerahkan kepada kantor pajak. PT. Rindang menyerahkan sejumlah uang sesuai yang telah dihitung kepada aparat dan aparat yang bersangkutan membayarkan ke kas negara. berdasarkan kasus PT, Rindang tersebut :
a. apakah PT. Rindang sudah dapat dikukuhkan menjadi Pengusaha Kena Pajak, apa alasannya ?
b. Apakah terjadi kesalahan dalam prosedur perhitungan pajak ?
c. Apakah terjadi kesalahan dalam prosedur pembayaran pajak ?

2. Dalam menentukan pajak terutangnya PT. Tunggal Jaya menggunakan jasa pihak ketiga. Pihak ketiga inilah yang menghitung besarnya pajak terutang atas dasar anggapan yang disampaikan oleh PT. Tunggal Jaya. setelah akhir periode, aparat pajak akan menghitung ulang pajak terutang PT. Tunggal Jaya. Disisi lain, PT, Dwi Jaya menghitung sendiri pajak terutangnya dan aparat pajak hanya mengawasi bila terjadi penyimpangan perhitungan yang dilakukanb oleh PT. Dwi Jaya.
Jelaskan sistem pemungutan pajak yang digunkana PT. Tunggal Jaya dan PT. Dwi Jaya ?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dear, Mas Dudi<br />
1. PT. Rindang merupakan perusahaan yang bergerak dibidang produksi enting-enting gepuk dan telah memiliki NPWP. Pada Tahun 2001, omzet penjualan mencapai Rp. 1.800.000.000.00,- dengan alasan untuk mempermudah kewajiban perpajakannya, dalam menghitung dan membayar pajaknya PT. Rindang menyerahkan kepada kantor pajak. PT. Rindang menyerahkan sejumlah uang sesuai yang telah dihitung kepada aparat dan aparat yang bersangkutan membayarkan ke kas negara. berdasarkan kasus PT, Rindang tersebut :<br />
a. apakah PT. Rindang sudah dapat dikukuhkan menjadi Pengusaha Kena Pajak, apa alasannya ?<br />
b. Apakah terjadi kesalahan dalam prosedur perhitungan pajak ?<br />
c. Apakah terjadi kesalahan dalam prosedur pembayaran pajak ?</p>
<p>2. Dalam menentukan pajak terutangnya PT. Tunggal Jaya menggunakan jasa pihak ketiga. Pihak ketiga inilah yang menghitung besarnya pajak terutang atas dasar anggapan yang disampaikan oleh PT. Tunggal Jaya. setelah akhir periode, aparat pajak akan menghitung ulang pajak terutang PT. Tunggal Jaya. Disisi lain, PT, Dwi Jaya menghitung sendiri pajak terutangnya dan aparat pajak hanya mengawasi bila terjadi penyimpangan perhitungan yang dilakukanb oleh PT. Dwi Jaya.<br />
Jelaskan sistem pemungutan pajak yang digunkana PT. Tunggal Jaya dan PT. Dwi Jaya ?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: faozi</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-pertambahan-nilai/pengusaha-kena-pajak.html/comment-page-1#comment-3933</link>
		<dc:creator>faozi</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Jun 2011 04:33:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=49#comment-3933</guid>
		<description>mo tanya saya dapat himbauan kewajiban PKP. data yg tertulis dijadikan dasar data 2009 sementara himbauan datang juni 2011.
1. apakah pendapatan 2009 dan 2010 akan kena pkp sementara saya baru dapat himbauan juni 2011.
2. apakah pembelian yg sudah dikenai ppn kemudian setelah saya jual maka saya dikenai ppn juga ?
terimakasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mo tanya saya dapat himbauan kewajiban PKP. data yg tertulis dijadikan dasar data 2009 sementara himbauan datang juni 2011.<br />
1. apakah pendapatan 2009 dan 2010 akan kena pkp sementara saya baru dapat himbauan juni 2011.<br />
2. apakah pembelian yg sudah dikenai ppn kemudian setelah saya jual maka saya dikenai ppn juga ?<br />
terimakasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Hendry</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-pertambahan-nilai/pengusaha-kena-pajak.html/comment-page-1#comment-3918</link>
		<dc:creator>Hendry</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Jun 2011 00:58:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=49#comment-3918</guid>
		<description>Izin konsultasi, pak.
Sudah 4 tahun ini kami belum pkp walaupun peredaran usaha kami sudah melebihi Rp.600 juta karena menurut akuntan kami peredaran usaha belum melebihi Rp.1,8M.
AR dari kantor pajak mengirimkan surat himbauan untuk mendaftar sebagai pkp dan melunasi kewajiban ppn dari 4 tahun lalu beserta denda-dendanya karena peredaran usaha sudah melebihi Rp.600 juta.
Pertanyaan:
1. Berapa batas ambang kewajiban PKP?
2. Apakah kami tetap harus membayar ppn yg belum terbayar pada masa sebelum PKP? Pada saat itu kami tidak menerima faktur pajak masukan yang bisa dikreditkan, bagaimana cara perhitungan yang bisa meminimalisir kerugian kami?
Terima kasih, pak.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Izin konsultasi, pak.<br />
Sudah 4 tahun ini kami belum pkp walaupun peredaran usaha kami sudah melebihi Rp.600 juta karena menurut akuntan kami peredaran usaha belum melebihi Rp.1,8M.<br />
AR dari kantor pajak mengirimkan surat himbauan untuk mendaftar sebagai pkp dan melunasi kewajiban ppn dari 4 tahun lalu beserta denda-dendanya karena peredaran usaha sudah melebihi Rp.600 juta.<br />
Pertanyaan:<br />
1. Berapa batas ambang kewajiban PKP?<br />
2. Apakah kami tetap harus membayar ppn yg belum terbayar pada masa sebelum PKP? Pada saat itu kami tidak menerima faktur pajak masukan yang bisa dikreditkan, bagaimana cara perhitungan yang bisa meminimalisir kerugian kami?<br />
Terima kasih, pak.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Nur Sasongko S</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-pertambahan-nilai/pengusaha-kena-pajak.html/comment-page-1#comment-3633</link>
		<dc:creator>Nur Sasongko S</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Mar 2011 04:02:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=49#comment-3633</guid>
		<description>saat pertama kali melaporkan PPN adalah bulan dimana ia dikukuhkan sebagai PKP (Pengusaha Kena Pajak). seandainya dia dikukuhkan sbg PKP tanggal 31 Januari, maka ia sudah harus melaporkan PPN masa Januari paling lambat akhir Februari walapun nihil. jgn lupa pakai form 1111.

hanya WP yang sudah dikukuhkan sbg PKP yang bisa menerbitkan faktur pajak. syarat pengukuhan PKP adalah WP mengajukan permohonan dengan mengisi form permohonan pengukuhan PKP disertai denah lokasi dimana usaha itu beroperasi. syarat minimum yg harus PKP adalah peredaran bruto satu tahun minimal 480juta (updated tahun 2010 .red), kalau masih kurang dari jumlah tsb boleh PKP boleh tidak.

mekanisme Pajak Keluaran (PK) dan Pajak Masukan (PM) hanyalah PK dikurangi PM (PK-PM). pajak yg sudah saya pungut (PK) atas penjualan dikurangi pajak yg sudah dipungut oleh pihak lain (PM) atas pembelian. jika PK&gt;PM maka terjadi kurang bayar dan selisihnya harus dibayarkan, sebaliknya jika PK&lt;PM maka terjadi lebih bayar sehingga selisihnya dapat direstitusi..

CMIIW

Matur nuwun...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saat pertama kali melaporkan PPN adalah bulan dimana ia dikukuhkan sebagai PKP (Pengusaha Kena Pajak). seandainya dia dikukuhkan sbg PKP tanggal 31 Januari, maka ia sudah harus melaporkan PPN masa Januari paling lambat akhir Februari walapun nihil. jgn lupa pakai form 1111.</p>
<p>hanya WP yang sudah dikukuhkan sbg PKP yang bisa menerbitkan faktur pajak. syarat pengukuhan PKP adalah WP mengajukan permohonan dengan mengisi form permohonan pengukuhan PKP disertai denah lokasi dimana usaha itu beroperasi. syarat minimum yg harus PKP adalah peredaran bruto satu tahun minimal 480juta (updated tahun 2010 .red), kalau masih kurang dari jumlah tsb boleh PKP boleh tidak.</p>
<p>mekanisme Pajak Keluaran (PK) dan Pajak Masukan (PM) hanyalah PK dikurangi PM (PK-PM). pajak yg sudah saya pungut (PK) atas penjualan dikurangi pajak yg sudah dipungut oleh pihak lain (PM) atas pembelian. jika PK&gt;PM maka terjadi kurang bayar dan selisihnya harus dibayarkan, sebaliknya jika PK&lt;PM maka terjadi lebih bayar sehingga selisihnya dapat direstitusi..</p>
<p>CMIIW</p>
<p>Matur nuwun&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: joko</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-pertambahan-nilai/pengusaha-kena-pajak.html/comment-page-1#comment-3505</link>
		<dc:creator>joko</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 Jan 2011 17:49:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=49#comment-3505</guid>
		<description>join di facebook ya...

ni
http://www.facebook.com/pages/Pengusaha-Muda/110210145718458

tapi tulisannya mantab gan</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>join di facebook ya&#8230;</p>
<p>ni<br />
<a href="http://www.facebook.com/pages/Pengusaha-Muda/110210145718458" rel="nofollow">http://www.facebook.com/pages/Pengusaha-Muda/110210145718458</a></p>
<p>tapi tulisannya mantab gan</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Faktur Pajak Sederhana &#124; BLOG PAJAK INDONESIA</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-pertambahan-nilai/pengusaha-kena-pajak.html/comment-page-1#comment-3218</link>
		<dc:creator>Faktur Pajak Sederhana &#124; BLOG PAJAK INDONESIA</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 Oct 2010 20:49:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=49#comment-3218</guid>
		<description>[...] Pengusaha Kena Pajak  [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Pengusaha Kena Pajak  [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

<!-- Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: http://www.w3-edge.com/wordpress-plugins/

Served from: dudiwahyudi.com @ 2013-06-19 08:22:15 -->