<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Jurnal Pajak Pertambahan Nilai</title>
	<atom:link href="http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-pertambahan-nilai/jurnal-pajak-pertambahan-nilai.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-pertambahan-nilai/jurnal-pajak-pertambahan-nilai.html</link>
	<description>Memahami Pajak Melalui Blog</description>
	<lastBuildDate>Sat, 31 Jul 2010 02:12:04 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: risma</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-pertambahan-nilai/jurnal-pajak-pertambahan-nilai.html/comment-page-1#comment-2930</link>
		<dc:creator>risma</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Apr 2010 07:55:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=302#comment-2930</guid>
		<description>pa perusahaan saya jasa konsultan, diperusahaan saya tidak ada pajak masukan yang ada hanya pajak keluaran.kalo mau buat jurnalnya utk spt gimana pa, dan selama tahun 2009 ini belum dibayarkan, dan mau akan dibayar tahun 2010 , kalo buat jurnalnya bagaimana pa,mohon bantuannya ya pa
trima kasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>pa perusahaan saya jasa konsultan, diperusahaan saya tidak ada pajak masukan yang ada hanya pajak keluaran.kalo mau buat jurnalnya utk spt gimana pa, dan selama tahun 2009 ini belum dibayarkan, dan mau akan dibayar tahun 2010 , kalo buat jurnalnya bagaimana pa,mohon bantuannya ya pa<br />
trima kasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: yosef lula</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-pertambahan-nilai/jurnal-pajak-pertambahan-nilai.html/comment-page-1#comment-2871</link>
		<dc:creator>yosef lula</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Mar 2010 14:26:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=302#comment-2871</guid>
		<description>bang kirimin saya jurnal pajak terbaru dunk buat skripsi saya,,, atau ada usulan buat skripsi saya mengenai pajak.. kirim ke email saya ya bang jazakumullah... akhiiii w3</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>bang kirimin saya jurnal pajak terbaru dunk buat skripsi saya,,, atau ada usulan buat skripsi saya mengenai pajak.. kirim ke email saya ya bang jazakumullah&#8230; akhiiii w3</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: haidar</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-pertambahan-nilai/jurnal-pajak-pertambahan-nilai.html/comment-page-1#comment-2763</link>
		<dc:creator>haidar</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Feb 2010 02:07:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=302#comment-2763</guid>
		<description>pak saya mo tanya, kalo ppn keluaran itu dianggap sebagai apa di laporan keuangan, sebelumnya teriamakasih ya, soalnya saya kurang begitu paham mengenai pajak..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>pak saya mo tanya, kalo ppn keluaran itu dianggap sebagai apa di laporan keuangan, sebelumnya teriamakasih ya, soalnya saya kurang begitu paham mengenai pajak..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Mauludin</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-pertambahan-nilai/jurnal-pajak-pertambahan-nilai.html/comment-page-1#comment-2756</link>
		<dc:creator>Mauludin</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Feb 2010 02:39:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=302#comment-2756</guid>
		<description>Pak saya ingin bertanya pada saat pemeriksaan pajak, pemeriksa melakukan konfirmasi PPN masukan dimana konfirmasi dilakukan atas dasar SPT pelaporan PPN yang dilaporkan perusahaan. Ternyata hasil konfirmasi tersebut didapati kesalahan nama WP NPWP pada pelaporan spt yang dilaporkan oleh perusahaan tetapi no invoice, tanggal dan angka sudah benar. Seharusnya PT. ABC tetapi ditulis PT. ACB (PT ACB satu grup dengan ABC), dan karena kesalahan tersebut pemeriksa melakukan koreksi berdasarkan pasal 9 KUP. Pertanyaan saya adalah apakah koreksi tersebut benar, adakah cara untuk mengargumen agar supaya tidak dilakukan koreksi mengingat kesalahan yang terjadi hanya nama  perusahaan yang tertukar.
Terima kasih.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pak saya ingin bertanya pada saat pemeriksaan pajak, pemeriksa melakukan konfirmasi PPN masukan dimana konfirmasi dilakukan atas dasar SPT pelaporan PPN yang dilaporkan perusahaan. Ternyata hasil konfirmasi tersebut didapati kesalahan nama WP NPWP pada pelaporan spt yang dilaporkan oleh perusahaan tetapi no invoice, tanggal dan angka sudah benar. Seharusnya PT. ABC tetapi ditulis PT. ACB (PT ACB satu grup dengan ABC), dan karena kesalahan tersebut pemeriksa melakukan koreksi berdasarkan pasal 9 KUP. Pertanyaan saya adalah apakah koreksi tersebut benar, adakah cara untuk mengargumen agar supaya tidak dilakukan koreksi mengingat kesalahan yang terjadi hanya nama  perusahaan yang tertukar.<br />
Terima kasih.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: fajar</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-pertambahan-nilai/jurnal-pajak-pertambahan-nilai.html/comment-page-1#comment-2713</link>
		<dc:creator>fajar</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Feb 2010 08:40:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=302#comment-2713</guid>
		<description>Bertanya,
ketika suatu perusahaan mengirim tagihan (invoice), pasti disertai dgn faktur pajak PPN. dan karenanya perusahaan tsb wajib membayar pajak tsb kepada kantor pajak, jika terlambat maka akan didenda 2%. pertanyaan saya, bagaimana jika pihak yg dikirimi faktur pajak PPN tsb tidak membayar? apakah benar perusahaan yg mengirim faktur tetap harus bayar (talangin terlebih dahulu) dan jika tidak membayar/terlambat akan didenda? bukankah rasanya tidak adil sebab perusahaan yg mengirim faktur harus membayari pajak pihak lain (mis, owner) jika tdak kena denda padahal pihak yg dikirim faktur pajak akhirnya tidak membayar. mohon pendapat. trims</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bertanya,<br />
ketika suatu perusahaan mengirim tagihan (invoice), pasti disertai dgn faktur pajak PPN. dan karenanya perusahaan tsb wajib membayar pajak tsb kepada kantor pajak, jika terlambat maka akan didenda 2%. pertanyaan saya, bagaimana jika pihak yg dikirimi faktur pajak PPN tsb tidak membayar? apakah benar perusahaan yg mengirim faktur tetap harus bayar (talangin terlebih dahulu) dan jika tidak membayar/terlambat akan didenda? bukankah rasanya tidak adil sebab perusahaan yg mengirim faktur harus membayari pajak pihak lain (mis, owner) jika tdak kena denda padahal pihak yg dikirim faktur pajak akhirnya tidak membayar. mohon pendapat. trims</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: verozacha</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-pertambahan-nilai/jurnal-pajak-pertambahan-nilai.html/comment-page-1#comment-2673</link>
		<dc:creator>verozacha</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Jan 2010 14:34:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=302#comment-2673</guid>
		<description>pak, kalau ppn dipungut apa akunnya sendiri?
karena kalau saya samakan ppn-k maka tidak akan cocok dengan lapran spt masa ybs.
mohon saran</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>pak, kalau ppn dipungut apa akunnya sendiri?<br />
karena kalau saya samakan ppn-k maka tidak akan cocok dengan lapran spt masa ybs.<br />
mohon saran</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Asnawi A Rahman</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-pertambahan-nilai/jurnal-pajak-pertambahan-nilai.html/comment-page-1#comment-2533</link>
		<dc:creator>Asnawi A Rahman</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Dec 2009 03:48:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=302#comment-2533</guid>
		<description>Kontrak Pekerjaan Proyek senilai Rp. 110 Inc PPn. Pertanyaan:
Yg dicatat sbg pendapatan apakah Rp. 110 atau Rp. 100..?

Tksh n salam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kontrak Pekerjaan Proyek senilai Rp. 110 Inc PPn. Pertanyaan:<br />
Yg dicatat sbg pendapatan apakah Rp. 110 atau Rp. 100..?</p>
<p>Tksh n salam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Asnawi A Rahman</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-pertambahan-nilai/jurnal-pajak-pertambahan-nilai.html/comment-page-1#comment-2532</link>
		<dc:creator>Asnawi A Rahman</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Dec 2009 03:44:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=302#comment-2532</guid>
		<description>Saya menerima pembayaran tagihan proyek sbb:

1.masuk rekening bank Rp. 1.465.995.032,-
2.Biaya RTGS  Rp. 25.000.-
3.Infak Rp. 7.366.935,-
4.PPh Rp. 45.568.669,-
5.PPn Rp. 151.895.564,-
6.Jumlah Tagihan Rp. 1.670.851.200,-

Pertayaan:

butir 4)PPh dan butir 5) PPn dipotong &amp; disetor oleh pemberi pekerjaan maka dalam pembukuan kami dicatat sebagai apa, piutang pajak atau hutang pajak? Tkasih, salam

&lt;em&gt;bagi pembeli, PPN masukan dicatat sebagai piutang dan PPh kalau sifatnya tidak final dicatat sebagai pajak dibayar dimuka.&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya menerima pembayaran tagihan proyek sbb:</p>
<p>1.masuk rekening bank Rp. 1.465.995.032,-<br />
2.Biaya RTGS  Rp. 25.000.-<br />
3.Infak Rp. 7.366.935,-<br />
4.PPh Rp. 45.568.669,-<br />
5.PPn Rp. 151.895.564,-<br />
6.Jumlah Tagihan Rp. 1.670.851.200,-</p>
<p>Pertayaan:</p>
<p>butir 4)PPh dan butir 5) PPn dipotong &amp; disetor oleh pemberi pekerjaan maka dalam pembukuan kami dicatat sebagai apa, piutang pajak atau hutang pajak? Tkasih, salam</p>
<p><em>bagi pembeli, PPN masukan dicatat sebagai piutang dan PPh kalau sifatnya tidak final dicatat sebagai pajak dibayar dimuka.</em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: mira</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-pertambahan-nilai/jurnal-pajak-pertambahan-nilai.html/comment-page-1#comment-2515</link>
		<dc:creator>mira</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Dec 2009 04:35:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=302#comment-2515</guid>
		<description>pak saya mau tanya bagaimana menjurnal kalau
PM 10.000.000
PK  7.000.000
LB  3.000.000 dikompensasikan ke masa pajak berikutnya
Mohon bantuannya?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>pak saya mau tanya bagaimana menjurnal kalau<br />
PM 10.000.000<br />
PK  7.000.000<br />
LB  3.000.000 dikompensasikan ke masa pajak berikutnya<br />
Mohon bantuannya?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: mira</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-pertambahan-nilai/jurnal-pajak-pertambahan-nilai.html/comment-page-1#comment-2514</link>
		<dc:creator>mira</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Dec 2009 04:33:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=302#comment-2514</guid>
		<description>pak saya mau tanya bagaimana menjurnal Kalo 
Pajak Masukan 10.000.000,- dan 
Pajak Keluaran 7.000.000,-
LB sebesar 3.000.000,- dikompensasikan ke bulan berikutnya. 
Bagaimana menjurnalnya Pak? mohon masukannya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>pak saya mau tanya bagaimana menjurnal Kalo<br />
Pajak Masukan 10.000.000,- dan<br />
Pajak Keluaran 7.000.000,-<br />
LB sebesar 3.000.000,- dikompensasikan ke bulan berikutnya.<br />
Bagaimana menjurnalnya Pak? mohon masukannya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
