Salah satu objek PPN adalah penyerahan Jasa Kena Pajak di dalam daerah pabean yang dilakukan oleh Pengusaha.[1] Dengan demikian, salah satu unsur yang menentukan apakah atas suatu penyerahan jasa itu harus dikenakan PPN atau tidak adalah bahwa jasa yang diserahkan adalah termasuk Jasa Kena Pajak. Nah, apakah yang dimaksud dengan Jasa Kena Pajak itu? Tulisan singkat ini akan menguraikan apa yang dimaksud dengan Jasa Kena Pajak tersebut.

Pengertian jasa menurut ketentuan UU PPN 1984 adalah setiap kegiatan pelayanan berdasarkan suatu perikatan atau perbuatan hukum yang menyebabkan suatu barang, fasilitas,  kemudahan atau hak tersedia untuk dipakai, termasuk jasa yang dilakukan untuk menghasilkan barang karena pesanan atau permintaan dengan bahan dan atas petunjuk dari pemesan.[2] Jasa Kena Pajak sendiri dinyatakan sebagai jasa yang dikenai pajak berdasarkan UU PPN 1984.[3]

Hal tersebut menyiratkan bahwa Jasa Kena Pajak itu adalah jasa yang ditentukan oleh Undang-undang PPN. Di bagian manakah di Undang-undang PPN yang menyatakan jasa seperti apa yang dikenakan pajak? Ternyata di Pasal 4A ayat (3) dinyatakan beberapa jenis jasa yang tidak termasuk Jasa Kena Pajak. Dengan demikian, Undang-undang PPN bukan menyatakan jasa-jasa yang termasuk Jasa Kena Pajak (positive list), tetapi sebaliknya membuat daftar jasa-jasa yang bukan Jasa Kena Pajak (negative list). Artinya, pada dasarnya semua jasa adalah Jasa Kena Pajak, kecuali yang dinyatakan sebaliknya oleh Undang-undang PPN.

Jenis-jenis jasa yang tidak termasuk Jasa Kena Pajak itu adalah sebagai berikut.[4]

  • Jasa Pelayanan Kesehatan Medik.

Jasa pelayanan kesehatan medis ini meliputi:

  1. jasa dokter umum, dokter spesialis, dan dokter gigi;
  2. jasa dokter hewan;
  3. jasa ahli kesehatan seperti ahli akupunktur, ahli gigi, ahli gizi, dan ahli fisioterapi;
  4. jasa kebidanan dan dukun bayi;
  5. jasa paramedis dan perawat;
  6. jasa rumah sakit, rumah bersalin, klinik kesehatan, laboratorium kesehatan, dan sanatorium;
  7. jasa psikolog dan psikiater; dan
  8. jasa pengobatan alternatif, termasuk yang dilakukan oleh paranormal.
  • Jasa Pelayanan Sosial

Jasa pelayanan sosial ini meliputi:

  1. jasa pelayanan panti asuhan dan panti jompo;
  2. jasa pemadam kebakaran;
  3. jasa pemberian pertolongan pada kecelakaan;
  4. jasa lembaga rehabilitasi;
  5. jasa penyediaan rumah duka atau jasa pemakaman, termasuk krematorium; dan
  6. jasa di bidang olah raga kecuali yang bersifat komersial.
  • Jasa Pengiriman Surat Dengan Perangko

Jasa pengiriman surat dengan perangko ini meliputi jasa pengiriman surat dengan menggunakan perangko tempel dan menggunakan cara lain pengganti perangko tempel.

  • Jasa Keuangan

Jasa keuangan ini meliputi:

  1. jasa menghimpun dana dari masyarakat berupa giro, deposito berjangka, sertifikat deposito, tabungan, dan/atau bentuk lain yang dipersamakan dengan itu;
  2. jasa menempatkan dana, meminjam dana, atau meminjamkan dana kepada pihak lain dengan menggunakan surat, sarana telekomunikasi maupun dengan wesel unjuk, cek, atau sarana lainnya;
  3. jasa pembiayaan, termasuk pembiayaan berdasarkan prinsip syariah, berupa: a) sewa guna usaha dengan hak opsi; b) anjak piutang; c) usaha kartu kredit; dan/atau d) pembiayaan konsumen;
  4. jasa penyaluran pinjaman atas dasar hukum gadai, termasuk gadai syariah dan fidusia; dan
  5. jasa penjaminan.
  • Jasa Asuransi

Yang dimaksud dengan jasa asuransi adalah jasa pertanggungan yang meliputi asuransi kerugian, asuransi jiwa, dan reasuransi, yang dilakukan oleh perusahaan asuransi kepada pemegang polis asuransi, tidak termasuk jasa penunjang asuransi seperti agen asuransi, penilai kerugian asuransi, dan konsultan asuransi.

  •  Jasa Keagamaan

Jasa keagamaan ini meliputi:

  1. jasa pelayanan rumah ibadah;
  2. jasa pemberian khotbah atau dakwah;
  3. jasa penyelenggaraan kegiatan keagamaan; dan
  4. jasa lainnya di bidang keagamaan
  •  Jasa Pendidikan

Jasa pendidikan ini meliputi:

  1. jasa penyelenggaraan pendidikan sekolah, seperti jasa penyelenggaraan pendidikan umum, pendidikan kejuruan, pendidikan luar biasa, pendidikan kedinasan, pendidikan keagamaan, pendidikan akademik, dan pendidikan profesional; dan
  2. jasa penyelenggaraan pendidikan luar sekolah
  • Jasa Kesenian dan Hiburan

Jasa kesenian dan hiburan meliputi semua jenis jasa yang dilakukan oleh pekerja seni dan hiburan.

  • Jasa Penyiaran Yang Tidak Bersifat Iklan

Jasa penyiaran yang tidak bersifat iklan meliputi jasa penyiaran radio atau televisi yang dilakukan oleh instansi pemerintah atau swasta yang tidak bersifat iklan dan tidak dibiayai oleh sponsor yang bertujuan komersial.

  • Jasa Angkutan Umum

Yaitu Jasa angkutan umum di darat dan di air serta jasa angkutan udara dalam negeri yang menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari jasa angkutan udara luar negeri.

  •  Jasa Tenaga Kerja

Jasa tenaga kerja ini meliputi:

  1. jasa tenaga kerja;
  2. jasa penyediaan tenaga kerja sepanjang pengusaha penyedia tenaga kerja tidak bertanggung jawab atas hasil kerja dari tenaga kerja tersebut; dan
  3. jasa penyelenggaraan pelatihan bagi tenaga kerja.
  • Jasa Perhotelan

Jasa perhotelan meliputi:

  1. jasa penyewaan kamar, termasuk tambahannya di hotel, rumah penginapan, motel, losmen, hostel, serta fasilitas yang terkait dengan kegiatan perhotelan untuk tamu yang menginap; dan
  2. jasa penyewaan ruangan untuk kegiatan acara atau pertemuan di hotel, rumah penginapan, motel, losmen, dan hostel.
  • Jasa Yang Disediakan oleh Pemerintah

Jasa ini adalah jasa yang disediakan oleh pemerintah dalam rangka menjalankan pemerintahan secara umum meliputi jenis-jenis jasa yang dilaksanakan oleh instansi pemerintah, antara lain pemberian Izin Mendirikan Bangunan, pemberian lzin Usaha Perdagangan, pemberian Nomor Pokok Wajib Pajak, dan pembuatan Kartu Tanda Penduduk.

  • Jasa Penyediaan Tempat Parkir

Yang dimaksud dengan jasa penyediaan tempat parkir adalah jasa penyediaan tempat parkir yang dilakukan oleh pemilik tempat parkir dan/atau pengusaha kepada pengguna tempat parkir dengan dipungut bayaran.

  • Jasa Telepon Umum Dengan Menggunakan Uang Logan

Yang dimaksud dengan “jasa telepon umum dengan menggunakan uang logam” adalah jasa telepon umum dengan menggunakan uang logam atau koin, yang diselenggarakan oleh pemerintah maupun swasta.

  • Jasa Pengiriman Uang Dengan Wesel Pos
  • Jasa Boga Atau Katering

Nah, itulah jasa-jasa yang tidak termasuk Jasa Kena Pajak. Dengan kata lain, jasa selain dari yang disebutkan di atas adalah Jasa Kena Pajak.



[1] Pasal 4 ayat (1) huruf c UU PPN 1984

[2] Pasal 1 angka 5 UU PPN 1984

[3] Pasal 1 angka 6 UU PPN 1984

[4] Pasal 4A ayat (3) UU PPN 1984 dan penjelasannya