<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Tidak Perlu Menyampaikan SPT PPh</title>
	<atom:link href="http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/tidak-perlu-mentyampaikan-spt-pph.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/tidak-perlu-mentyampaikan-spt-pph.html</link>
	<description>Memahami Pajak Melalui Blog</description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 Feb 2012 10:36:16 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3</generator>
	<item>
		<title>By: H@ri</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/tidak-perlu-mentyampaikan-spt-pph.html/comment-page-1#comment-4117</link>
		<dc:creator>H@ri</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Sep 2011 07:41:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=359#comment-4117</guid>
		<description>Sehubungan dengan terbitnya PMK 183 sebagai pengganti dari KMK no. 535/2000 bagaimana apabila wp bekerja lebih dari satu pemberi kerja dan tidak melakukan kegiatan bebas otomatis SPT nya menjadi Kurang Bayar, di dalam KEP 207/2001 disebutkan WP tersebut tetap wajib menyetor dan melaporkan PPh Ps. 25 sedangkan di PMK 183 yang tidak ada Kep Dirjennya hanya tidak wajib &quot;menyampaikan&quot; SPT Masa PPh Ps. 25.
Bagaimana mengenai angsuran PPh ps 25 nya apakah tetap wajib setor karena kalau dilihat tidak ada perubahan antara KMK 535 dan PMK 183 hanya perubahan pada dasar UU nya saja karena ada penerbitan UU baru
Mohon pencerahannya ?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sehubungan dengan terbitnya PMK 183 sebagai pengganti dari KMK no. 535/2000 bagaimana apabila wp bekerja lebih dari satu pemberi kerja dan tidak melakukan kegiatan bebas otomatis SPT nya menjadi Kurang Bayar, di dalam KEP 207/2001 disebutkan WP tersebut tetap wajib menyetor dan melaporkan PPh Ps. 25 sedangkan di PMK 183 yang tidak ada Kep Dirjennya hanya tidak wajib &#8220;menyampaikan&#8221; SPT Masa PPh Ps. 25.<br />
Bagaimana mengenai angsuran PPh ps 25 nya apakah tetap wajib setor karena kalau dilihat tidak ada perubahan antara KMK 535 dan PMK 183 hanya perubahan pada dasar UU nya saja karena ada penerbitan UU baru<br />
Mohon pencerahannya ?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Alam</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/tidak-perlu-mentyampaikan-spt-pph.html/comment-page-1#comment-3759</link>
		<dc:creator>Alam</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Apr 2011 02:03:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=359#comment-3759</guid>
		<description>Mohon Penjelasan ;
1. Dalam suatu pelelangan jasa konsultansi kewajiban setiap Tenaga Ahli dan Ass. Tenaga Ahli memiliki NPWP dan telah melaporkan pajak penghasilan tahun terakhir karena atas mereka diberikan billing rate tertentu. Pertanyaan ; Bagaimana mengetahui kebenaran kepemilikan NPWP orang pribadi dan pajak penghasilan yang telah dilaporkannya! 
2. Setiap kontrak jasa konsultansi, pemotongan pajak hanya PPN dan Pph perusahaan saja, apakah pajak penghasilan Personil juga diwajibkan bayar atau dapat dibayarkan langsung oleh Personil yang bersangkutan saat penyampaian SPT, bagaimana metode audit pajak personil/ Tenaga Ahli. Adakah Regulasi mengenai Pajak orang pribadi untuk Kontrak jasa Konsultansi atau jasa lainnya terkait dengan Billing rate Personil.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mohon Penjelasan ;<br />
1. Dalam suatu pelelangan jasa konsultansi kewajiban setiap Tenaga Ahli dan Ass. Tenaga Ahli memiliki NPWP dan telah melaporkan pajak penghasilan tahun terakhir karena atas mereka diberikan billing rate tertentu. Pertanyaan ; Bagaimana mengetahui kebenaran kepemilikan NPWP orang pribadi dan pajak penghasilan yang telah dilaporkannya!<br />
2. Setiap kontrak jasa konsultansi, pemotongan pajak hanya PPN dan Pph perusahaan saja, apakah pajak penghasilan Personil juga diwajibkan bayar atau dapat dibayarkan langsung oleh Personil yang bersangkutan saat penyampaian SPT, bagaimana metode audit pajak personil/ Tenaga Ahli. Adakah Regulasi mengenai Pajak orang pribadi untuk Kontrak jasa Konsultansi atau jasa lainnya terkait dengan Billing rate Personil.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: dhienti &#38; devita</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/tidak-perlu-mentyampaikan-spt-pph.html/comment-page-1#comment-2820</link>
		<dc:creator>dhienti &#38; devita</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Mar 2010 06:30:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=359#comment-2820</guid>
		<description>sebutkan wajib pajak yg dikecualikan dan kewajibanny tersebut ?
tolong dbantu yaa mas</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sebutkan wajib pajak yg dikecualikan dan kewajibanny tersebut ?<br />
tolong dbantu yaa mas</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: dhienti &#38; devita</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/tidak-perlu-mentyampaikan-spt-pph.html/comment-page-1#comment-2819</link>
		<dc:creator>dhienti &#38; devita</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Mar 2010 06:29:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=359#comment-2819</guid>
		<description>mas,saya mau tanya
sebutkan wajib pajak yang dikecualikan dan kewajibannya tersebut?
tolong bantu yaa mas :)
makasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mas,saya mau tanya<br />
sebutkan wajib pajak yang dikecualikan dan kewajibannya tersebut?<br />
tolong bantu yaa mas <img src='http://dudiwahyudi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
makasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: amrin</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/tidak-perlu-mentyampaikan-spt-pph.html/comment-page-1#comment-2671</link>
		<dc:creator>amrin</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Jan 2010 12:17:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=359#comment-2671</guid>
		<description>Asyik berarti saya tidak perlu SPT dong.. Soalnya enggak ada transaksi nih.. Tolong agar petugas KPP juga tahu aturan ini jadi yang di bawah PTKP enggak takut kena sanksi lagi.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Asyik berarti saya tidak perlu SPT dong.. Soalnya enggak ada transaksi nih.. Tolong agar petugas KPP juga tahu aturan ini jadi yang di bawah PTKP enggak takut kena sanksi lagi.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ruskanda</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/tidak-perlu-mentyampaikan-spt-pph.html/comment-page-1#comment-1961</link>
		<dc:creator>ruskanda</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 May 2009 08:40:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=359#comment-1961</guid>
		<description>diskusi mas... saya punya penafsiran lain mengenai pmk 183/2007. dan 535/2000. saya menyimpulkan wp op yang dikecualikan dari menyampaikan spt adalah sbb :
1. wp op yang penghasilan netonya tidak melebihi jumlah ptkp ---&gt; (karyawan, dll selain pengusaha) ---&gt; tidak wajib menyampaikan spt masa dan tahunan pph op.  
2. wp op yang tidak menjalankan usaha atau melakukan pekerjaan bebas ---&gt; (wpop pengusaha yang sudah tidak memiliki usaha lagi / tdk memiliki pekerjaan bebas)  ----&gt; tidak wajib menyampaikan spt masa pph 25 , tapi masih wajib menyampaikan spt tahunan pph op... 

saya berkesimpulan begitu sehubungan dengan kep-516/pj./2000 ttg jangka waktu pelaporan /pendaftaran usaha sbb :
1. wp op yang menjalankan usaha/pekerjaan bebas (saya tafsirkan sbg pengusaha (tenaga ahli)---&gt; wajib mendaftarkan diri utk memperoleh npwp paling lama 1(satu) bulan setelah saat usaha mulai dijalankan.
2. wp op yang tidak menjalankan usaha/pekerjaan bebas (saya tafsirkan sbg. karyawan dll.) ---&gt; wajib mendaftarkan diri apabila sampai suatu bulan memperoleh penghasilan yang jumlahnya telah melebihi ptkp...
3. mendaftarkan secara sukarela (utk kebutuhan tertentu ....

MOHON PENJELASANNYA MAS.... SAYA BINGUNG NIH... TRM KSH.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>diskusi mas&#8230; saya punya penafsiran lain mengenai pmk 183/2007. dan 535/2000. saya menyimpulkan wp op yang dikecualikan dari menyampaikan spt adalah sbb :<br />
1. wp op yang penghasilan netonya tidak melebihi jumlah ptkp &#8212;&gt; (karyawan, dll selain pengusaha) &#8212;&gt; tidak wajib menyampaikan spt masa dan tahunan pph op.<br />
2. wp op yang tidak menjalankan usaha atau melakukan pekerjaan bebas &#8212;&gt; (wpop pengusaha yang sudah tidak memiliki usaha lagi / tdk memiliki pekerjaan bebas)  &#8212;-&gt; tidak wajib menyampaikan spt masa pph 25 , tapi masih wajib menyampaikan spt tahunan pph op&#8230; </p>
<p>saya berkesimpulan begitu sehubungan dengan kep-516/pj./2000 ttg jangka waktu pelaporan /pendaftaran usaha sbb :<br />
1. wp op yang menjalankan usaha/pekerjaan bebas (saya tafsirkan sbg pengusaha (tenaga ahli)&#8212;&gt; wajib mendaftarkan diri utk memperoleh npwp paling lama 1(satu) bulan setelah saat usaha mulai dijalankan.<br />
2. wp op yang tidak menjalankan usaha/pekerjaan bebas (saya tafsirkan sbg. karyawan dll.) &#8212;&gt; wajib mendaftarkan diri apabila sampai suatu bulan memperoleh penghasilan yang jumlahnya telah melebihi ptkp&#8230;<br />
3. mendaftarkan secara sukarela (utk kebutuhan tertentu &#8230;.</p>
<p>MOHON PENJELASANNYA MAS&#8230;. SAYA BINGUNG NIH&#8230; TRM KSH.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: rahmad</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/tidak-perlu-mentyampaikan-spt-pph.html/comment-page-1#comment-1393</link>
		<dc:creator>rahmad</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Feb 2009 08:41:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=359#comment-1393</guid>
		<description>dilema NPWP ,
dengan dibebaskannya fiscal LN bagi wp yang punya NPWP , banyak orang yang meminta NPWP , apakah dengan dipunyainya NPWP wajib pajak terikat dengan ketentuan2 yang harus dipenuhi berdasarkan UU PPh / KUP mengenai setoran tahun berjalan bila ya berapa tarifnya , atau wp harus mengisi penghasilannya tahun2 lalu sehingga setoran bulanannya 1/12 dari tahun lalu , bagaimana dengan sanksi2 misalnya harus lapor meskipun nihil dan bila tidak lapor terkena Rp 50.000.-
dan sanksi denda ,bunga dan pidana ?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>dilema NPWP ,<br />
dengan dibebaskannya fiscal LN bagi wp yang punya NPWP , banyak orang yang meminta NPWP , apakah dengan dipunyainya NPWP wajib pajak terikat dengan ketentuan2 yang harus dipenuhi berdasarkan UU PPh / KUP mengenai setoran tahun berjalan bila ya berapa tarifnya , atau wp harus mengisi penghasilannya tahun2 lalu sehingga setoran bulanannya 1/12 dari tahun lalu , bagaimana dengan sanksi2 misalnya harus lapor meskipun nihil dan bila tidak lapor terkena Rp 50.000.-<br />
dan sanksi denda ,bunga dan pidana ?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: rony</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/tidak-perlu-mentyampaikan-spt-pph.html/comment-page-1#comment-1185</link>
		<dc:creator>rony</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Jan 2009 05:19:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=359#comment-1185</guid>
		<description>punya contoh formulir/surat keterangan suami tidak bekerja nggak ? kalo punya boleh dong saya minta...
terima kasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>punya contoh formulir/surat keterangan suami tidak bekerja nggak ? kalo punya boleh dong saya minta&#8230;<br />
terima kasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: tanjung</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/tidak-perlu-mentyampaikan-spt-pph.html/comment-page-1#comment-1183</link>
		<dc:creator>tanjung</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Jan 2009 02:07:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=359#comment-1183</guid>
		<description>mas tanya donk ada pembatasan maximal sampai berapa kali kita bebas fiskal kalau pergi keluar negeri dalam setahun.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mas tanya donk ada pembatasan maximal sampai berapa kali kita bebas fiskal kalau pergi keluar negeri dalam setahun.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: widiasmara</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/tidak-perlu-mentyampaikan-spt-pph.html/comment-page-1#comment-1141</link>
		<dc:creator>widiasmara</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Dec 2008 08:28:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=359#comment-1141</guid>
		<description>mas, saya baru saja mendapat surat teguran mengenai SPT PPh Pasal 25/29. Ketika saya baca tulisan anda, apakah saya tidak perlu melapor karena pendapatan saya belum termasuk kena pajak.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mas, saya baru saja mendapat surat teguran mengenai SPT PPh Pasal 25/29. Ketika saya baca tulisan anda, apakah saya tidak perlu melapor karena pendapatan saya belum termasuk kena pajak.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

<!-- Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: http://www.w3-edge.com/wordpress-plugins/


Served from: dudiwahyudi.com @ 2012-02-08 18:06:05 -->
