<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Tarif Baru Pajak Penghasilan</title>
	<atom:link href="http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/tarif-baru-pajak-penghasilan.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/tarif-baru-pajak-penghasilan.html</link>
	<description>Memahami Pajak Melalui Blog</description>
	<lastBuildDate>Sat, 31 Jul 2010 02:12:04 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: shinta</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/tarif-baru-pajak-penghasilan.html/comment-page-1#comment-2929</link>
		<dc:creator>shinta</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Apr 2010 07:53:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=188#comment-2929</guid>
		<description>mas dalam kegiatan jual beli motor kan ada jual beli suku cadangnya juga tuh?&gt;,...yg mw sy tanyakan gimana perlakuan pencatatan atas pndptn &amp; biaya beli sparepart tsb di laporan R/L?...trus nnt pengisian di form 1771nya gimana?..apa bisa nnt termasuk dlm kelompok penghasilan &amp; biaya dari luar usaha?. terima kasih.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mas dalam kegiatan jual beli motor kan ada jual beli suku cadangnya juga tuh?&gt;,&#8230;yg mw sy tanyakan gimana perlakuan pencatatan atas pndptn &amp; biaya beli sparepart tsb di laporan R/L?&#8230;trus nnt pengisian di form 1771nya gimana?..apa bisa nnt termasuk dlm kelompok penghasilan &amp; biaya dari luar usaha?. terima kasih.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: pepi</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/tarif-baru-pajak-penghasilan.html/comment-page-1#comment-2894</link>
		<dc:creator>pepi</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 31 Mar 2010 02:14:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=188#comment-2894</guid>
		<description>Mas dudi.. saya mau tanya tentang peraturan perpajakan terbaru yang menyatakan adanya perubahan tarif pajak pph 21 wajib pribadi yang dalam hal ini adalah tarif honorarium yang tadinya 5% menjadi 6% apakah betul....?
dan mohon penjelasannya..
Trimakasih atas bantuannya..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mas dudi.. saya mau tanya tentang peraturan perpajakan terbaru yang menyatakan adanya perubahan tarif pajak pph 21 wajib pribadi yang dalam hal ini adalah tarif honorarium yang tadinya 5% menjadi 6% apakah betul&#8230;.?<br />
dan mohon penjelasannya..<br />
Trimakasih atas bantuannya..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Emilya Rachmawati</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/tarif-baru-pajak-penghasilan.html/comment-page-1#comment-2780</link>
		<dc:creator>Emilya Rachmawati</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Mar 2010 01:54:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=188#comment-2780</guid>
		<description>Ass.. 
Saya emilya rachmawati. saya seorang mahasiswa d STEKPI. saya mau bertanya apakah ada yang menjelaskan tentang PPh untuk industri pengeboran migas yang khususnya untuk tahun 2010 ini?
terima kasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ass..<br />
Saya emilya rachmawati. saya seorang mahasiswa d STEKPI. saya mau bertanya apakah ada yang menjelaskan tentang PPh untuk industri pengeboran migas yang khususnya untuk tahun 2010 ini?<br />
terima kasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: endhix</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/tarif-baru-pajak-penghasilan.html/comment-page-1#comment-2616</link>
		<dc:creator>endhix</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Jan 2010 05:23:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=188#comment-2616</guid>
		<description>Pak saya kerja di BPR Konvensional, saya ingin menanyakan tentang PPh Badan terutama tentang PERMENKEU NO 81/PMK.03/2009, pada Ps 4 ayat 5 dan 6, yang dikoreksi fiskal apa saldo cad PPAP per akhir tahun atau biaya cadangan yang tak terpakai</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pak saya kerja di BPR Konvensional, saya ingin menanyakan tentang PPh Badan terutama tentang PERMENKEU NO 81/PMK.03/2009, pada Ps 4 ayat 5 dan 6, yang dikoreksi fiskal apa saldo cad PPAP per akhir tahun atau biaya cadangan yang tak terpakai</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Andi p</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/tarif-baru-pajak-penghasilan.html/comment-page-1#comment-2444</link>
		<dc:creator>Andi p</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Oct 2009 07:02:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=188#comment-2444</guid>
		<description>Pak Dudi, salam kenal
saya mau tanya, saya memotong pajak karyawan dan dibayarkan setiap bulannya dan pada akhir tahun ketika melaporkan pajak tahunan kenapa masih terdapat kurang bayar ya, padahal saya memotong tiap bulannya tersebut dengan melakukan perhitungan sebagaimana mestinya. untuk informasi gaji tiap bulan besarannya tidak tetap. terima kasih atas jawabannya</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pak Dudi, salam kenal<br />
saya mau tanya, saya memotong pajak karyawan dan dibayarkan setiap bulannya dan pada akhir tahun ketika melaporkan pajak tahunan kenapa masih terdapat kurang bayar ya, padahal saya memotong tiap bulannya tersebut dengan melakukan perhitungan sebagaimana mestinya. untuk informasi gaji tiap bulan besarannya tidak tetap. terima kasih atas jawabannya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: asep</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/tarif-baru-pajak-penghasilan.html/comment-page-1#comment-2416</link>
		<dc:creator>asep</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Sep 2009 01:57:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=188#comment-2416</guid>
		<description>Pak mau tanya dan memastikan dengan adanya perubahan tarif psl 17, bagaimana dengan ansuran pph psl 25-nya, jika kita mengasuran penghasilan tahun lalu /12 ini akan terjadi kelebihan bayar. Pertanyaan:
- untuk mengurangi kelebihan pembayaran pajak ada tidak peraturan pajak yang menyatakan angsuran pph 25 mengikuti tarif baru.

thks

&lt;em&gt;Saya juga belum menemukan aturan peralihannya kang Asep. Dulu ketika peralihan dari tahun 2000 ke 2001, ada aturan peralihan yang mengaturnya. Ada yang bisa bantu?&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pak mau tanya dan memastikan dengan adanya perubahan tarif psl 17, bagaimana dengan ansuran pph psl 25-nya, jika kita mengasuran penghasilan tahun lalu /12 ini akan terjadi kelebihan bayar. Pertanyaan:<br />
- untuk mengurangi kelebihan pembayaran pajak ada tidak peraturan pajak yang menyatakan angsuran pph 25 mengikuti tarif baru.</p>
<p>thks</p>
<p><em>Saya juga belum menemukan aturan peralihannya kang Asep. Dulu ketika peralihan dari tahun 2000 ke 2001, ada aturan peralihan yang mengaturnya. Ada yang bisa bantu?</em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: naufal</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/tarif-baru-pajak-penghasilan.html/comment-page-1#comment-2413</link>
		<dc:creator>naufal</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Sep 2009 06:54:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=188#comment-2413</guid>
		<description>Mas, untuk menghitung tarif pajak Lapis dua (tarif 15%) gimana ya…?
misalkan penghasilan kena pajak Rp. 334.200.000,-
5% x 50.000.000 (lapis 1), seterusnya gimana …?
Makasih banyak..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mas, untuk menghitung tarif pajak Lapis dua (tarif 15%) gimana ya…?<br />
misalkan penghasilan kena pajak Rp. 334.200.000,-<br />
5% x 50.000.000 (lapis 1), seterusnya gimana …?<br />
Makasih banyak..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: retno diantiasih</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/tarif-baru-pajak-penghasilan.html/comment-page-1#comment-2378</link>
		<dc:creator>retno diantiasih</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Sep 2009 06:10:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=188#comment-2378</guid>
		<description>tanya : sy karyawati perusahaan swasta bergerak dibidang industri. Terus terang selama sy bekerja hampir 7 tahun sy menemukan kejanggalan didalam pemotongan tarif pph 21 atas THR yang dikenakan oleh perusahaan untuk karyawan buruh.Selama ini karyawan buruh kami menerima THR dikenakan pph 21 yang pemotongan pajaknya langsung 5% contohnya: Sikaryawan tersebut mendapatkan basic salary Rp 1000.000,- perbulan dan langsung dipotong 5% jadi sebesar Rp 50.000,-total yang diterima karyawan hanya Rp 950.000,- (kami mengerjakannya tidak memakai perhitungan PTKP)seharusnya penghasilan spt itu kan dibawah PTKP, jadi tidak dipotong pajak dong...nah ditempat kami bekerja dgn alasan kelebihan tsb akan dikompensasi utk pbyran pph 21 SPT orang pribadi tahun depan akibat kurang bayar.Tidak masuk logika...tolong kami untuk memperjuangkan yang benar atas perhitungan yang menyimpang ini. Apakah ada ketentuan atau pasal tertulis untuk bukti kami agar untuk menghadap ke direksi tentang adanya pelanggaran tersebut oleh oknum yang menghitungnya kurang paham akan pajak sehingga membodohi kami.Dan sanksi apa yang akan dikenakan oleh pemerintah untuk perusahaan yang perhitungan pajaknya telah menyimpang?...Terimakasih salam kenal pak dudiwahyudi...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>tanya : sy karyawati perusahaan swasta bergerak dibidang industri. Terus terang selama sy bekerja hampir 7 tahun sy menemukan kejanggalan didalam pemotongan tarif pph 21 atas THR yang dikenakan oleh perusahaan untuk karyawan buruh.Selama ini karyawan buruh kami menerima THR dikenakan pph 21 yang pemotongan pajaknya langsung 5% contohnya: Sikaryawan tersebut mendapatkan basic salary Rp 1000.000,- perbulan dan langsung dipotong 5% jadi sebesar Rp 50.000,-total yang diterima karyawan hanya Rp 950.000,- (kami mengerjakannya tidak memakai perhitungan PTKP)seharusnya penghasilan spt itu kan dibawah PTKP, jadi tidak dipotong pajak dong&#8230;nah ditempat kami bekerja dgn alasan kelebihan tsb akan dikompensasi utk pbyran pph 21 SPT orang pribadi tahun depan akibat kurang bayar.Tidak masuk logika&#8230;tolong kami untuk memperjuangkan yang benar atas perhitungan yang menyimpang ini. Apakah ada ketentuan atau pasal tertulis untuk bukti kami agar untuk menghadap ke direksi tentang adanya pelanggaran tersebut oleh oknum yang menghitungnya kurang paham akan pajak sehingga membodohi kami.Dan sanksi apa yang akan dikenakan oleh pemerintah untuk perusahaan yang perhitungan pajaknya telah menyimpang?&#8230;Terimakasih salam kenal pak dudiwahyudi&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: tulus</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/tarif-baru-pajak-penghasilan.html/comment-page-1#comment-2116</link>
		<dc:creator>tulus</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Jun 2009 17:41:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=188#comment-2116</guid>
		<description>saya sekerja sebagai dokter umum di rsu pemerintah,pns.selain mendapat gaji saya juga mendapatkan jasa medis dari pemeriksaan pasien yang saya rawat.pihak bendahara selalu memotong 15% dari total jasa yang saya terima,dan tidak pernah memberikan bukti potongan pajak.sementara berdasarkan ketentuan yang berlaku seharusnya cuma dipotong 7,5%,dan bukti potongan pajak harus diberikan pada wajib pajak.kemana hal ini harus saya laporkan.terima kasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya sekerja sebagai dokter umum di rsu pemerintah,pns.selain mendapat gaji saya juga mendapatkan jasa medis dari pemeriksaan pasien yang saya rawat.pihak bendahara selalu memotong 15% dari total jasa yang saya terima,dan tidak pernah memberikan bukti potongan pajak.sementara berdasarkan ketentuan yang berlaku seharusnya cuma dipotong 7,5%,dan bukti potongan pajak harus diberikan pada wajib pajak.kemana hal ini harus saya laporkan.terima kasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: miu</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/tarif-baru-pajak-penghasilan.html/comment-page-1#comment-1982</link>
		<dc:creator>miu</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 May 2009 08:40:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=188#comment-1982</guid>
		<description>Mas Dudi...
Salam Kenal.

Untuk fasilitas pengurang tarif tunggal bagi PKP itu hanya omzet yg di bawah 50M saja ? Karena kasian juga ya yg omzet setahunnya jauh lebih kecil dari 50M..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mas Dudi&#8230;<br />
Salam Kenal.</p>
<p>Untuk fasilitas pengurang tarif tunggal bagi PKP itu hanya omzet yg di bawah 50M saja ? Karena kasian juga ya yg omzet setahunnya jauh lebih kecil dari 50M..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
