Sebelum memasuki inti tulisan, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada para pembaca dan pengunjung blog ini yang telah sudi untuk berkunjung ke blog ini. Mohon maaf juga saya sampaikan karena sudah hampir satu setengah bulan ini saya tidak mengupdate isi blog ini. Hal ini karena ada kegiatan diklat kepemimpinan yang saya ikuti di Magelang yang cukup menyita waktu sehingga tidak sempat untuk merawat blog ini. Mulai minggu ini Insya Allah saya akan mulai memposting tulisan-tulisan tentang pajak lagi. Rencana saya, pada bulan ini saya akan menulis tentang jenis-jenis Pajak Penghasilan yang bersifat final. Saya awali seri Pajak Penghasilan Final ini dengan PPh Final atas hadiah undian. 

Dasar Hukum

  1. Pasal 4 ayat (2) Undang-undang Pajak PenghasilanPeraturan
  2. Pemerintah Nomor 132 Tahun 2000 

Ruang Lingkup

PPh Final atas hadiah undian ini dikenakan atas penghasilan berupa hadiah undian yang dibayarkan kepada orang pribadi atau badan dengan nama dan dalam bentuk apapun. Yang dimaksud dengan hadiah undian adalah hadiah dengan nama dan dalam bentuk apapun yang diberikan melalui undian.Penghasilan hadiah undian di sini perlu dibedakan dengan jenis hadiah-hadiah lain. Dengan kata lain, jenis penghasilan hadiah ini ada bermacam-macam. Salah satunya adalah hadiah undian. Misalnya, ada hadiah dari perlombaan, ketangkasan, atau kontes yang biasanya merupakan objek PPh Pasal 21.

Ada juga hadiah yang berhubungan dengan pekerjaan, jasa atau kegiatan yang juga merupakan objek PPh Pasal 21. Selain itu ada juga hadiah yang diberikan karena seseorang atau badan memiliki prestasi tertentu. Nah, yang dibahas dalam tulisan ini adalah penghasilan dari hadiah undian yang merupakan objek PPh Final Pasal 4 ayat (2). 

Tarif dan Dasar Pengenaan

Besarnya tarif PPh Final atas hadiah undian adalah 25% dari jumlah bruto nilai hadiah undian. Apabila hadiah undian tidak diberikan dalam bentuk uang tetapi dalam bentuk barang maka yang dimaksud dengan nilai hadiah undian adalah nilai pasar barang tersebut. 

Pemotong Pajak

Penyelenggara undian wajib memotong atau memungut Pajak Penghasilan atas hadiah undian. Penyelenggara undian ini adalah orang pribadi, badan, kepanitiaan, organisasi (termasuk organisasi internasional) atau penyelenggara lainnya termasuk pengusaha yang menjual barang atau jasa yang memberikan hadiah dengan cara diundi.

Ilustrasi

Misalkan PT Bank SENTOSA yang bergerak dalam bidang perbankan secara rutin memberikan hadiah kepada nasabah yang terpilih melalui undian yang dilakukan tiap tahun. Untuk tahun 2008, penarikan undian dilakukan pada tanggal 1 September 2008. Dari proses undian terpilihlah seorang nasabah bernama SANTOSO dan berhak mendapatkan hadiah Rp 1 Milyar.PT Bank SENTOSA wajib memotong PPh Final atas hadiah undian sebesar 25% x Rp 1 Milyar atau sama dengan Rp250 Juta sehingga hadiah bersih yang diterima oleh SANTOSO adalah Rp750 Juta. PT Bank Sentosa wajib membuat bukti potong sebanyak tiga lembar yang nantinya akan diberikan kepada SANTOSO satu lembar, untuk arsip satu lembar dan untuk dilaporkan ke Kantor Pelayanan Pajak sebanyak satu lembar.

Uang Pajak Penghasilan atas hadiah undian sebesar Rp250 Juta harus disetorkan kepada negara oleh PT Bank SENTOSA paling lambat tanggal 10 Oktober 2008. Penyetoran dilakukan menggunakan SSP dan dibayarkan di bank-bank persepsi yang bisa menerima setoran pajak. PT Bank SENTOSA juga wajib melaporkan pemotongan pajak ini dengan mengisi SPT Masa PPh Pasal 4 ayat (2). Penyampaian ini dilakukan paling lambat tanggal 20 Oktober 2008. 

Penipuan Yang Mengatasnamakan Pajak

Seringkali kita menemui penipuan di mana kita dinyatakan sebagai pemenang sebuah undian. Biasanya kita diminta untuk menyetor sejumlah uang sebagai pajak atas hadiah undian. Untuk memperkuat hal ini biasanya si penipu melampirkan dokumen-dokumen yang seolah-olah berasal dari kantor pajak.

Nah, yang perlu saya tegaskan di sini adalah bahwa yang berurusan dengan kantor pajak adalah si penyelenggara undian. Dia yang wajib memotong dan menyetorkan uang pajak. Setoran pajaknyapun atas nama penyelenggara, bukan pemenang undian. Pemenang undian hanya akan mendapat bukti pemotongan pajak. Jadi, hati-hatilah penipuan yang mengatasnamakan pajak.