<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: PPh Atas TKI di Luar Negeri</title>
	<atom:link href="http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/pph-atas-tki-di-luar-negeri.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/pph-atas-tki-di-luar-negeri.html</link>
	<description>Memahami Pajak Melalui Blog</description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 Feb 2012 10:36:16 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3</generator>
	<item>
		<title>By: Silvana</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/pph-atas-tki-di-luar-negeri.html/comment-page-1#comment-4544</link>
		<dc:creator>Silvana</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Feb 2012 08:48:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=380#comment-4544</guid>
		<description>Pak dudi, saya ingin menanyakan hal yang sama dgn Mr.Dio.
Tambahan pertanyaan saya adl apakah jika wni telah tetap bekerja di LNn, perlu membuat permohonan penghapusan NPWP.
Tolong direply ke alamat email saya ya pak.
Thx b4

Halo,

Saya WNI yang baru bekerja di LN tahun ini, dan negara tempat saya bekerja ini sudah mengenakan tax terhadap pendapatan saya. Bila membaca PER-2/PJ/2009, saya berkesimpulan bahwa saya tidak perlu lagi membayar pajak (ke Indonesia) atas penghasilan yang saya dapatkan di luar negeri ini.

Saat ini saya sudah memiliki NPWP. Pertanyaan saya adalah:
1. Apakah yang harus saya lakukan tiap tahunnya (mulai tahun depan artinya) dalam hal lapor pajak ke Indonesia?
2. Apakah saya perlu lapor pajak, dan memberitahukan bahwa saya adalah WNI yg bekerja di LN lebih dari 183 hari dalam 1 tahun sehingga saya tidak perlu setor pajak lagi?
3. Bila saya perlu lapor pajak, dokumen apa yg harus saya sertakan sebagai data pendukung? dan, apakah saya perlu memberitahu penghasilan saya yg saya dapat di LN, atau tidak perlu?
4. Bila saya perlu lapor pajak, apakah bisa online? jadi, tidak perlu datang ke Indonesia.

Mohon informasinya. Terima kasih sebelumnya

by Dio on Apr 12, 2009 at 1:20 am</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pak dudi, saya ingin menanyakan hal yang sama dgn Mr.Dio.<br />
Tambahan pertanyaan saya adl apakah jika wni telah tetap bekerja di LNn, perlu membuat permohonan penghapusan NPWP.<br />
Tolong direply ke alamat email saya ya pak.<br />
Thx b4</p>
<p>Halo,</p>
<p>Saya WNI yang baru bekerja di LN tahun ini, dan negara tempat saya bekerja ini sudah mengenakan tax terhadap pendapatan saya. Bila membaca PER-2/PJ/2009, saya berkesimpulan bahwa saya tidak perlu lagi membayar pajak (ke Indonesia) atas penghasilan yang saya dapatkan di luar negeri ini.</p>
<p>Saat ini saya sudah memiliki NPWP. Pertanyaan saya adalah:<br />
1. Apakah yang harus saya lakukan tiap tahunnya (mulai tahun depan artinya) dalam hal lapor pajak ke Indonesia?<br />
2. Apakah saya perlu lapor pajak, dan memberitahukan bahwa saya adalah WNI yg bekerja di LN lebih dari 183 hari dalam 1 tahun sehingga saya tidak perlu setor pajak lagi?<br />
3. Bila saya perlu lapor pajak, dokumen apa yg harus saya sertakan sebagai data pendukung? dan, apakah saya perlu memberitahu penghasilan saya yg saya dapat di LN, atau tidak perlu?<br />
4. Bila saya perlu lapor pajak, apakah bisa online? jadi, tidak perlu datang ke Indonesia.</p>
<p>Mohon informasinya. Terima kasih sebelumnya</p>
<p>by Dio on Apr 12, 2009 at 1:20 am</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Yuli</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/pph-atas-tki-di-luar-negeri.html/comment-page-1#comment-4333</link>
		<dc:creator>Yuli</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Dec 2011 04:23:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=380#comment-4333</guid>
		<description>Punten kang, baru saja saya download e-SPT dan mencoba mengisinya, tetapi kenapa untuk penghasilan luar negeri masih dikenakan pajaknya, atau di bagian manakah saya harus mengisikannya? terima kasih.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Punten kang, baru saja saya download e-SPT dan mencoba mengisinya, tetapi kenapa untuk penghasilan luar negeri masih dikenakan pajaknya, atau di bagian manakah saya harus mengisikannya? terima kasih.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: dudi</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/pph-atas-tki-di-luar-negeri.html/comment-page-1#comment-3809</link>
		<dc:creator>dudi</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 May 2011 14:31:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=380#comment-3809</guid>
		<description>Agak sulit mengomentari isi surat itu karena tidak jelas apa isi surat tersebut. Namun demikian, Anda sebenarnya masuk TKI yang bekerja di LN. Jika keberadaannya di luar negeri lebih dari 183 hari, maka Anda dianggap sebagai subjek pajak luar negeri sehingga semestinya Anda tidak perlu ber NPWP apalagi menyampaikan SPT. Saran saya sebaiknya Anda mengajukan penghapusan NPWP saja, agar nantinya tidak perlu menyampaikan SPT. Kalaupun Anda menyampaikan SPT, penghasilan Anda dari bekerja di LN tidak termasuk objek pajak penghasilan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Agak sulit mengomentari isi surat itu karena tidak jelas apa isi surat tersebut. Namun demikian, Anda sebenarnya masuk TKI yang bekerja di LN. Jika keberadaannya di luar negeri lebih dari 183 hari, maka Anda dianggap sebagai subjek pajak luar negeri sehingga semestinya Anda tidak perlu ber NPWP apalagi menyampaikan SPT. Saran saya sebaiknya Anda mengajukan penghapusan NPWP saja, agar nantinya tidak perlu menyampaikan SPT. Kalaupun Anda menyampaikan SPT, penghasilan Anda dari bekerja di LN tidak termasuk objek pajak penghasilan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Abdullah</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/pph-atas-tki-di-luar-negeri.html/comment-page-1#comment-3804</link>
		<dc:creator>Abdullah</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 May 2011 11:54:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=380#comment-3804</guid>
		<description>Kang Dudi,

Mohon pencerahannya, saya bekerja di Timur Tengah sejak 2007, saya sudah menyerahkan SPT tahun 2010. Bulan April 2011 keluarga saya memberithau kalau saya dapat surat dari kantor pajak dan mereka tidak membuka surat tsb, jadi saya meminta mereka membuka surat tersebut dan isinya Kantor Pajak meminta saya datang ke kantor pajak kembali dan diberi batas waktu sampai akhir bulan Maret 2011 karena SPT 2009 yg saya kirimkan ditolak. Terus terang saya kecewa krn sudah beritikad baik untuk mendaftarkan diri dan melaporkan diri tetapi cara kerja mereka agak aneh, kan saya tinggal di LN tetapi mereka memaksa saya untuk datang ke kantor pajak dan diberi waktu sampai akhir maret 2011, dalam surat tersebut tidak dijalaskan secara detail apa yg harus saya lengkapi. sewaktu melapor ke kantor pajak saya sudah di bimbing oleh seseorang yg bekerja di sana dan dia bilang sdh cukup tetapi ternyata di tolak. mohon nasihatnya untuk kasus saya ini berhubung saya tinggal di timur tengah yg lokasinya jauh dari kantor pajak jakarta.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kang Dudi,</p>
<p>Mohon pencerahannya, saya bekerja di Timur Tengah sejak 2007, saya sudah menyerahkan SPT tahun 2010. Bulan April 2011 keluarga saya memberithau kalau saya dapat surat dari kantor pajak dan mereka tidak membuka surat tsb, jadi saya meminta mereka membuka surat tersebut dan isinya Kantor Pajak meminta saya datang ke kantor pajak kembali dan diberi batas waktu sampai akhir bulan Maret 2011 karena SPT 2009 yg saya kirimkan ditolak. Terus terang saya kecewa krn sudah beritikad baik untuk mendaftarkan diri dan melaporkan diri tetapi cara kerja mereka agak aneh, kan saya tinggal di LN tetapi mereka memaksa saya untuk datang ke kantor pajak dan diberi waktu sampai akhir maret 2011, dalam surat tersebut tidak dijalaskan secara detail apa yg harus saya lengkapi. sewaktu melapor ke kantor pajak saya sudah di bimbing oleh seseorang yg bekerja di sana dan dia bilang sdh cukup tetapi ternyata di tolak. mohon nasihatnya untuk kasus saya ini berhubung saya tinggal di timur tengah yg lokasinya jauh dari kantor pajak jakarta.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Joko</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/pph-atas-tki-di-luar-negeri.html/comment-page-1#comment-3369</link>
		<dc:creator>Joko</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Nov 2010 22:14:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=380#comment-3369</guid>
		<description>Pak Dudi,

Saya WNI bekerja di LN sebagai karyawan kontrak. Saya 1 bulan kerja dan 1 bulan dirumah. Dalam tahun 2009 saya bekerja lebih dari 183 hari dan telah dikenai pajak di negara tempat saya kerja (mereka sama dgn Indonesia kalau lebih 183 hri kena pajak). Saya sudah bikin SPT (padahal seharusnya tidak perlu). Tgl 16 November 2010, saya dapat surat dari dinas pajak bahwa saya mesti bayar kekurangan potongan pajak yg telah dipotong di LN. 
yang ingin saya tanyakan:
1. Haruskah saya bayar sisa potongan pajak.
2. Saya tidak  melengkapi SPT saya dgn form DGT-1 atau 2. (saya mencoba minta COD dari negara tempat saya kerja tp tidak dikasih.)
3. Tolong diinformasikan peraturan atau undang yg bisa membebakan saya dari membayar sisa potongan pajak LN saya.

Mohon informasi dan bantuannya

Terima kasih Sebelumnya</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pak Dudi,</p>
<p>Saya WNI bekerja di LN sebagai karyawan kontrak. Saya 1 bulan kerja dan 1 bulan dirumah. Dalam tahun 2009 saya bekerja lebih dari 183 hari dan telah dikenai pajak di negara tempat saya kerja (mereka sama dgn Indonesia kalau lebih 183 hri kena pajak). Saya sudah bikin SPT (padahal seharusnya tidak perlu). Tgl 16 November 2010, saya dapat surat dari dinas pajak bahwa saya mesti bayar kekurangan potongan pajak yg telah dipotong di LN.<br />
yang ingin saya tanyakan:<br />
1. Haruskah saya bayar sisa potongan pajak.<br />
2. Saya tidak  melengkapi SPT saya dgn form DGT-1 atau 2. (saya mencoba minta COD dari negara tempat saya kerja tp tidak dikasih.)<br />
3. Tolong diinformasikan peraturan atau undang yg bisa membebakan saya dari membayar sisa potongan pajak LN saya.</p>
<p>Mohon informasi dan bantuannya</p>
<p>Terima kasih Sebelumnya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Dio</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/pph-atas-tki-di-luar-negeri.html/comment-page-1#comment-1839</link>
		<dc:creator>Dio</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Apr 2009 18:20:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=380#comment-1839</guid>
		<description>Halo,

Saya WNI yang baru bekerja di LN tahun ini, dan negara tempat saya bekerja ini sudah mengenakan tax terhadap pendapatan saya. Bila membaca PER-2/PJ/2009, saya berkesimpulan bahwa saya tidak perlu lagi membayar pajak (ke Indonesia) atas penghasilan yang saya dapatkan di luar negeri ini.

Saat ini saya sudah memiliki NPWP. Pertanyaan saya adalah:
1. Apakah yang harus saya lakukan tiap tahunnya (mulai tahun depan artinya) dalam hal lapor pajak ke Indonesia? 
2. Apakah saya perlu lapor pajak, dan memberitahukan bahwa saya adalah WNI yg bekerja di LN lebih dari 183 hari dalam 1 tahun sehingga saya tidak perlu setor pajak lagi? 
3. Bila saya perlu lapor pajak, dokumen apa yg harus saya sertakan sebagai data pendukung? dan, apakah saya perlu memberitahu penghasilan saya yg saya dapat di LN, atau tidak perlu? 
4. Bila saya perlu lapor pajak, apakah bisa online? jadi, tidak perlu datang ke Indonesia.

Mohon informasinya. Terima kasih sebelumnya</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Halo,</p>
<p>Saya WNI yang baru bekerja di LN tahun ini, dan negara tempat saya bekerja ini sudah mengenakan tax terhadap pendapatan saya. Bila membaca PER-2/PJ/2009, saya berkesimpulan bahwa saya tidak perlu lagi membayar pajak (ke Indonesia) atas penghasilan yang saya dapatkan di luar negeri ini.</p>
<p>Saat ini saya sudah memiliki NPWP. Pertanyaan saya adalah:<br />
1. Apakah yang harus saya lakukan tiap tahunnya (mulai tahun depan artinya) dalam hal lapor pajak ke Indonesia?<br />
2. Apakah saya perlu lapor pajak, dan memberitahukan bahwa saya adalah WNI yg bekerja di LN lebih dari 183 hari dalam 1 tahun sehingga saya tidak perlu setor pajak lagi?<br />
3. Bila saya perlu lapor pajak, dokumen apa yg harus saya sertakan sebagai data pendukung? dan, apakah saya perlu memberitahu penghasilan saya yg saya dapat di LN, atau tidak perlu?<br />
4. Bila saya perlu lapor pajak, apakah bisa online? jadi, tidak perlu datang ke Indonesia.</p>
<p>Mohon informasinya. Terima kasih sebelumnya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Dia Lisa</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/pph-atas-tki-di-luar-negeri.html/comment-page-1#comment-1675</link>
		<dc:creator>Dia Lisa</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Mar 2009 15:59:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=380#comment-1675</guid>
		<description>Pak Dudi,
Satu lagi pertanyaan dari saya, apabila saya harus mengisi dan menyerahkan SPT, apakah saya harus atau dapat melampirkan dokumen dokumen untuk membuktikan saya wajib pajak LN dan saya adalah karyawan oranisasi internasional yang dibebaskan dari pajak?
Sebelumnya banyak terima kasih atas penjelasan yang diberikan.
Dia</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pak Dudi,<br />
Satu lagi pertanyaan dari saya, apabila saya harus mengisi dan menyerahkan SPT, apakah saya harus atau dapat melampirkan dokumen dokumen untuk membuktikan saya wajib pajak LN dan saya adalah karyawan oranisasi internasional yang dibebaskan dari pajak?<br />
Sebelumnya banyak terima kasih atas penjelasan yang diberikan.<br />
Dia</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Dia Lisa</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/pph-atas-tki-di-luar-negeri.html/comment-page-1#comment-1674</link>
		<dc:creator>Dia Lisa</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Mar 2009 15:44:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=380#comment-1674</guid>
		<description>Pak Dudi,
Saya mau numpang tanya. Saya WNI yang sdh bekerja di LN selama kurang lebih 10 tahun di suatu lembaga internasional yang memang bebas pajak berdasarkan traktat internasional, yang sudah diratifikasi dengan UU oleh RI. Awal tahun 2009 ini, saya mendaftar diri untuk mendapatkan NPWP, karena saya ingin melakukan transaksi property di Indonesia. Karena saya sekarang memiliki NPWP, pertanyaan saya adalah, (i) apakah saya harus mengisi dan menyerahkan SPT setiap tahun? (ii) sebagai wajib pajak LN form apa yang harus saya gunakan? (iii) apakah saya bisa taruh &quot;nihil&quot; di kolom penghasilan? 

Waktu saya mendaftar untuk mendapatkan NPWP, saya sudah tulis alamat saya di LN dengan alamat korespondensi di Jakarta. Tetapi waktu saya terima kartu NPWPnya yang tercantum hanyalah alamat di Jakarta, ditambah lembaran biru, yang saya tidak mengerti kegunaannya. Saya khawatir kalau saya dimasukan kedalam kategori wajib pajak dalam negeri, dengan konsekwensi harus membayar pajak. Apakah kekhawatiran saya ini beralasan? Dan apabila ya, apakah saya harus merubah/menegaskan kembali informasi mgn identitas saya ke kantor pajak?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pak Dudi,<br />
Saya mau numpang tanya. Saya WNI yang sdh bekerja di LN selama kurang lebih 10 tahun di suatu lembaga internasional yang memang bebas pajak berdasarkan traktat internasional, yang sudah diratifikasi dengan UU oleh RI. Awal tahun 2009 ini, saya mendaftar diri untuk mendapatkan NPWP, karena saya ingin melakukan transaksi property di Indonesia. Karena saya sekarang memiliki NPWP, pertanyaan saya adalah, (i) apakah saya harus mengisi dan menyerahkan SPT setiap tahun? (ii) sebagai wajib pajak LN form apa yang harus saya gunakan? (iii) apakah saya bisa taruh &#8220;nihil&#8221; di kolom penghasilan? </p>
<p>Waktu saya mendaftar untuk mendapatkan NPWP, saya sudah tulis alamat saya di LN dengan alamat korespondensi di Jakarta. Tetapi waktu saya terima kartu NPWPnya yang tercantum hanyalah alamat di Jakarta, ditambah lembaran biru, yang saya tidak mengerti kegunaannya. Saya khawatir kalau saya dimasukan kedalam kategori wajib pajak dalam negeri, dengan konsekwensi harus membayar pajak. Apakah kekhawatiran saya ini beralasan? Dan apabila ya, apakah saya harus merubah/menegaskan kembali informasi mgn identitas saya ke kantor pajak?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: johannes</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/pph-atas-tki-di-luar-negeri.html/comment-page-1#comment-1552</link>
		<dc:creator>johannes</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Mar 2009 18:56:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=380#comment-1552</guid>
		<description>mas...saya mau tanya batasan dari TKI itu sendiri apa?
bukankah TKI=Tenaga Kerja Indonesia..?
seharusnya berarti semua pekerja indonesia kan?bukan hanya pembantu rumah tangga saja?
di atur dimana lagi batasan mengenai TKI ini???

&lt;em&gt;Ya, TKI bukan hanya PRT saja, tapi semua orang indonesia yang bekerja di luar negeri yang melebihi 183 hari dalam jangka waktu 12 bulan&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mas&#8230;saya mau tanya batasan dari TKI itu sendiri apa?<br />
bukankah TKI=Tenaga Kerja Indonesia..?<br />
seharusnya berarti semua pekerja indonesia kan?bukan hanya pembantu rumah tangga saja?<br />
di atur dimana lagi batasan mengenai TKI ini???</p>
<p><em>Ya, TKI bukan hanya PRT saja, tapi semua orang indonesia yang bekerja di luar negeri yang melebihi 183 hari dalam jangka waktu 12 bulan</em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Abi Faisal</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/pph-atas-tki-di-luar-negeri.html/comment-page-1#comment-1316</link>
		<dc:creator>Abi Faisal</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Jan 2009 11:28:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=380#comment-1316</guid>
		<description>Benar kang Dudi,
pasal 3 dari PER-2/PJ/2009 masih belum clear benar terhadap TKI yg bekerja di Middle East. Di negara2 ini para TKI tidak dikenai pajak penghasilan atau income tax 0%. Jadi gimana hubungannya dengan pasal 3 tsb.
terima kasih atas penjelasannya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Benar kang Dudi,<br />
pasal 3 dari PER-2/PJ/2009 masih belum clear benar terhadap TKI yg bekerja di Middle East. Di negara2 ini para TKI tidak dikenai pajak penghasilan atau income tax 0%. Jadi gimana hubungannya dengan pasal 3 tsb.<br />
terima kasih atas penjelasannya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

<!-- Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: http://www.w3-edge.com/wordpress-plugins/


Served from: dudiwahyudi.com @ 2012-02-08 17:21:15 -->
