Kategori Tulisan

Arsip Tulisan

Follow me on Twitter

Potensi Kerugian Pajak Asian Agri Akan Bertambah


 Powered by Max Banner Ads 

Senin, 05 November 2007 | 07:55 WIB TEMPO Interaktif, Jakarta :P otensi kerugian negara dan jumlah tersangka dalam kasus dugaan penggelapan pajak Asian Agri Group kemungkinan akan bertambah.

Direktur Intelejen dan Penyidikan Direktorat Jenderal Pajak Mochammad Tjiptarjo mengatakan, penyidikan terhadap kasus ini belum selesai. “Dokumen yang kami buka baru separuhnya,” kata Tjiptardjo kepada Tempo, pekan lalu.

Untuk membuktikan adanya penggelapan pajak pada Asian Agri, Direktorat Jenderal Pajak sedang meneliti 860 boks dokumen yang bisa menjadi alat bukti di pengadilan. Dokumen itu diperoleh dari penyitaan 9 kontainer milik Asian Agri yang dilakukan pada awal tahun lalu. Didalamnya berisi 1.371 boks yang berisi data-data perusahaan.

Menurut Tjiptarjo, penyidikan terhadap kasus tersebut memang memakan waktu lama, sebab aparat pajak harus memeriksa satu per satu dokumen. “Proses mencari bukti memang setahap demi setahap,” katanya.

Juru Bicara Asian Agri Group Rudi Victor Sinaga belum bisa berkomentar berkaitan dengan potensi kerugian yang diperkirakan bakal membengkak. Pihaknya masih menunggu hingga tuntas proses penyidikan yang dilakukan Ditjen Pajak. “Kita tunggu saja sampai selesai,” katanya kemarin.

Asian Agri Group adalah anak usaha Grup Raja Garuda Mas milik taipan Sukanto Tanoto. Perusahaan ini diduga mengemplang pajak sehingga merugikan negara sekitar Rp 1,3 triliun, naik dari hitungan semula Rp 794 miliar. Direktorat Jenderal Pajak telah menetapkan 8 orang sebagai tersangka kasus ini.

GUNANTO E.S.

Incoming search terms:

  • asal mula kasus asian agri (2)
  • 8 tersangka dalam kasus asian agree kena hukuman apa (1)
  • asal mula kasus asian agre (1)
  • asian agri indonesia (1)
  • awal mula kasus asian agri (1)
  • blog pajak indonesia kasus pajak asian agri (1)
  • penghindaran pajak ASIAN AGRI (1)

Leave a Reply

 

 

 

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>