<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Kewajiban SPT Wanita Kawin</title>
	<atom:link href="http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/kewajiban-spt-wanita-kawin.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/kewajiban-spt-wanita-kawin.html</link>
	<description>Memahami Pajak Melalui Blog</description>
	<lastBuildDate>Fri, 18 May 2012 12:39:59 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3</generator>
	<item>
		<title>By: pakaian wanita terbaru</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/kewajiban-spt-wanita-kawin.html/comment-page-1#comment-3061</link>
		<dc:creator>pakaian wanita terbaru</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Jul 2010 06:22:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=844#comment-3061</guid>
		<description>ane share di Facebook ane yach</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ane share di Facebook ane yach</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: pakaian wanita</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/kewajiban-spt-wanita-kawin.html/comment-page-1#comment-3034</link>
		<dc:creator>pakaian wanita</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Jun 2010 07:16:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=844#comment-3034</guid>
		<description>sometimes cewek tergolong makhluk yang aneh. mintanya macam-macam. Sulit diprediksi. n wanita memang lebih banyak bicara. kata-kata yang dikeluarkan jauh lebih banyak dari laki-laki. Menurut survey -  memang begitu, dan harus dipenuhi. biar gak stress... :d  so dengarkanlah...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sometimes cewek tergolong makhluk yang aneh. mintanya macam-macam. Sulit diprediksi. n wanita memang lebih banyak bicara. kata-kata yang dikeluarkan jauh lebih banyak dari laki-laki. Menurut survey &#8211;  memang begitu, dan harus dipenuhi. biar gak stress&#8230; :d  so dengarkanlah&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Pembaca</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/kewajiban-spt-wanita-kawin.html/comment-page-1#comment-2854</link>
		<dc:creator>Pembaca</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Mar 2010 04:07:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=844#comment-2854</guid>
		<description>Terkait pertanyaan Bpk. Herman tolong dijawab Pak Dudi.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terkait pertanyaan Bpk. Herman tolong dijawab Pak Dudi.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Herman</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/kewajiban-spt-wanita-kawin.html/comment-page-1#comment-2817</link>
		<dc:creator>Herman</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Mar 2010 09:25:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=844#comment-2817</guid>
		<description>Bos,
SE-29/PJ/2010 apakah tidak berstatus kualat/durhaka?
UU 36/2008 pasal 8 ayat 1 dengan jelas menyebutkan pengecualian utk penghasilan isteri yg diperoleh dari 1 pemberi kerja. Hal ini ditegaskan kembali pada naskah Penjelasan UU 36/2008 utk pasal 8 tsb, dan dalam contohnya penghasilan isteri Wajib Pajak A tsb disebutkan bersifat final.

Sudah sedemikian jelasnya pengaturan masalah ini, kenapa kok DJP malah mengeluarkan SE yg isinya justru menimbulkan kerancuan dan isinya bukan penegasan tetapi seolah-olah &quot;merubah&quot; substansi pasal 8 UU 36/2008. Apa gak kualat/durhaka tuh SE?

Menurut tata aturan perundangan-undangan, sepertinya aturan yg lebih rendah tidak boleh bertentangan dg aturan yg lebih tinggi. Kalau sampai berani, seharusnya aturan yg lebih rendah tsb batal demi hukum.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bos,<br />
SE-29/PJ/2010 apakah tidak berstatus kualat/durhaka?<br />
UU 36/2008 pasal 8 ayat 1 dengan jelas menyebutkan pengecualian utk penghasilan isteri yg diperoleh dari 1 pemberi kerja. Hal ini ditegaskan kembali pada naskah Penjelasan UU 36/2008 utk pasal 8 tsb, dan dalam contohnya penghasilan isteri Wajib Pajak A tsb disebutkan bersifat final.</p>
<p>Sudah sedemikian jelasnya pengaturan masalah ini, kenapa kok DJP malah mengeluarkan SE yg isinya justru menimbulkan kerancuan dan isinya bukan penegasan tetapi seolah-olah &#8220;merubah&#8221; substansi pasal 8 UU 36/2008. Apa gak kualat/durhaka tuh SE?</p>
<p>Menurut tata aturan perundangan-undangan, sepertinya aturan yg lebih rendah tidak boleh bertentangan dg aturan yg lebih tinggi. Kalau sampai berani, seharusnya aturan yg lebih rendah tsb batal demi hukum.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: estbelleamelia</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/kewajiban-spt-wanita-kawin.html/comment-page-1#comment-2816</link>
		<dc:creator>estbelleamelia</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Mar 2010 08:02:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=844#comment-2816</guid>
		<description>&quot;Penghitungan PPh terutang dalam SPT Tahunan PPh wanita kawin sebagaimana dimaksud pada huruf a didasarkan pada penggabungan penghasilan neto suami isteri dan besarnya PPh terutang bagi isteri tersebut dihitung sesuai dengan perbandingan penghasilan neto antara suami dan isteri.&quot;

pengisiannya di SPT bagaimana pak?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;Penghitungan PPh terutang dalam SPT Tahunan PPh wanita kawin sebagaimana dimaksud pada huruf a didasarkan pada penggabungan penghasilan neto suami isteri dan besarnya PPh terutang bagi isteri tersebut dihitung sesuai dengan perbandingan penghasilan neto antara suami dan isteri.&#8221;</p>
<p>pengisiannya di SPT bagaimana pak?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

<!-- Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: http://www.w3-edge.com/wordpress-plugins/


Served from: dudiwahyudi.com @ 2012-05-22 04:45:11 -->
