Sebagaimana kita ketahui, mulai 1 Januari 2013 mulai diterapkan PTKP baru. Tentang hal ini silahkan baca detailnya di tulisan saya sebelumnya (http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/ptkp-baru-tahun-2013.html). Nah, tentu saja mulai bulan Januari 2013, penghitungan PPh Pasal 21, terutama untuk pegawai tetap, akan menggunakan PTKP baru ini. Nah, kira-kira bagaimana pengaruhnya penerapan PTKP baru ini bagi Anda sebagai karyawan atau pegawai tetap? Silahkan baca tulisan singkat ini.

Hmmmm. Bagi Anda yang PPh Pasal 21 nya ditanggung oleh perusahaan, maka kenaikan PTKP tidak berpengaruh dalam pemotongan PPh Pasal 21, soalnya kan yang bayar perusahaan, bukan Anda, hehehe…

Bagi Anda yang selama ini dipotong PPh Pasal 21  dari gaji Anda, tentu saja kenaikan PTKP berarti akan ada pengurangan PPh Pasal 21. Berapa besarnya pengurangan PPh Pasal 21 yang akan Anda dapatkan? Itu tergantung pada berapa tingkat gaji Anda dalam setahun. Ya, pengurangan pajak yang Anda dapatkan bisa 5% dari jumlah selisih PTKP lama dengan PTKP baru Anda. Bisa juga 15% dari selisih tersebut atau bahkan 25% atau 30% dari selisih PTKP.

Berikut ini saya gambarkan perubahan pemotongan PPh Pasal 21 untuk seorang karyawan tetap dengan gaji total Rp10.000.000,- sebulan. Tidak ada kenaikan atau penurunan gaji selama setahun. Iuran pensiun yang dipotong dari gajinya adalah Rp300.000,- per bulan. Karyawan tersebut berstatus kawin dan memiliki tanggungan 1 orang anak. Berikut perhitungannya.

PTKP Lama

PTKP Baru

Penghasilan Bruto

10.000.000

10.000.000

Pengurang:
-          Biaya Jabatan[1]

500.000

500.000

-          Iuran Pensiun

300.000

300.000

   Jumlah

800000

800000

Penghasilan neto sebulan

9.200.000

9.200.000

Penghasilan neto setahun[2]

110.400.000

110.400.000

PTKP
-          Diri sendiri

15.840.000

24.300.000

-          Status Kawin

1.320.000

2.025.000

-          Tanggungan (1)

1.320.000

2.025.000

  Jumlah

18.480.000

28.350.000

Penghasilan Kena Pajak

91.920.000

82.050.000

PPh Pasal 21 setahun[3]

8.788.000

7.307.500

PPh Pasal 21 sebulan[4]

732.333

608.958

 

Perhatikan, PTKP bertambah Rp9.870.000,- sehingga Penghasilan Kena Pajak juga berkurang sebesar Rp9.870.000,-. PPh Pasal 21 setahun berkurang Rp1.480.500,- dan jumlah ini sama dengan 15% x Rp9.870.000,-. PPh Pasal 21 sebulan adalah PPh Pasal 21 setahun dibagi 12 yaitu Rp732.333,- jika menggunakan PTKP lama dan Rp608.958,- jika menggunakan PTKP baru. Ini berarti bahwa PPh Pasal 21 berkurang Rp123.375,-. Jadi, setiap bulan karyawan tersebut mendapat pengurangan PPh Pasal 21 sejumlah tersebut.

Kenaikan PTKP juga akan berpengaruh kepada pemotongan PPh Pasal 21 bagi pegawai tidak tetap, pekerja harian dan bukan pegawai. Dengan demikian, contoh-contoh penghitungan PPh Pasal 21 dalam PER-31/PJ/2009 dan PER-57/PJ/2009 perlu disesuaikan dengan kenaikan PTKP ini.



[1] Biaya jabatan adalah 5% dari penghasilan bruto dengan maksimal Rp500.000,- sebulan

[2] Penghasilan neto setahuh adalah penghasilan neto sebulan dikali 12

[3] PPh Pasal 21 setahun diperoleh dengan menerapkan tarif Pasal 17 terhadap Penghasilan Kena Pajak

[4] PPh Pasal 21 sebulan adalah PPh Pasal 21 setahun dibagi 12