<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Tidak Dikenakan Denda Pasal 7</title>
	<atom:link href="http://dudiwahyudi.com/pajak/ketentuan-umum-dan-tatacara-perpajakan/tidak-dikenakan-denda-pasal-7.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/ketentuan-umum-dan-tatacara-perpajakan/tidak-dikenakan-denda-pasal-7.html</link>
	<description>Memahami Pajak Melalui Blog</description>
	<lastBuildDate>Fri, 18 May 2012 12:39:59 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3</generator>
	<item>
		<title>By: Ridwan</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/ketentuan-umum-dan-tatacara-perpajakan/tidak-dikenakan-denda-pasal-7.html/comment-page-1#comment-4657</link>
		<dc:creator>Ridwan</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Mar 2012 15:07:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=231#comment-4657</guid>
		<description>Salam..
Mau nanya nich..
Saya WP OP Agen Asuransi menurut Surat Edaran DIRJEN PAJAK SE-100/PJ 2009, angka 2.a Wajib pajak orang pribadi dengan profesi petugas dinas luar (agen asuransi)saya boleh menggunakan Penggunaan norma penghitungan penghasilan neto, tapi untuk tahun pajak 2010 saya ada pajak lebih bayar dan akhirnya tgl 12 Juli 2011 dapat surat pemberitahuan pemeriksaan lapangan setelah melalui proses yang panjang akhirnya dinyatakan oleh pemeriksa tidak boleh menggunakan norma penghitungan neto dan dinyatakan kurang bayar,
Oleh karena saya masih tetap keberatan dengan ketetapan pajak kurang bayar dari KPP Pratama  Semarang Barat akhirnya saya disarankan untuk banding ke Kanwil Pajak Jateng I, Tgl 9 Februari 2012 saya banding ke Tim Quality Assurance Pemeriksaan Kanwil pajak Jateng I, dengan hasil pemeriksaan saya ditetapkan boleh menggunakan penghitungan norma dan ada koreksi pajak lebih bayar.
Tgl 29 Februari 2012 Saya mendapatkan surat ketetapan lebih bayar untuk tahun pajak 2010 namun bersamaan dengan itu saya jugamendapat srat tagihan pajak penghasilan dengan keterangan Sanksi Administrasi &quot;Denda Pasal 7 KUP (denda keterlambatan SPT) yang besarnya Rp.1.200.000,- (Satu juta dua ratus ribu rupiah)
Yang jadi pertanyaan kenapa ada denda tersebut ? karena lamanya proses pemeriksaan kan bukan kehendak WP OP dan apa yang harus saya lakukan ?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salam..<br />
Mau nanya nich..<br />
Saya WP OP Agen Asuransi menurut Surat Edaran DIRJEN PAJAK SE-100/PJ 2009, angka 2.a Wajib pajak orang pribadi dengan profesi petugas dinas luar (agen asuransi)saya boleh menggunakan Penggunaan norma penghitungan penghasilan neto, tapi untuk tahun pajak 2010 saya ada pajak lebih bayar dan akhirnya tgl 12 Juli 2011 dapat surat pemberitahuan pemeriksaan lapangan setelah melalui proses yang panjang akhirnya dinyatakan oleh pemeriksa tidak boleh menggunakan norma penghitungan neto dan dinyatakan kurang bayar,<br />
Oleh karena saya masih tetap keberatan dengan ketetapan pajak kurang bayar dari KPP Pratama  Semarang Barat akhirnya saya disarankan untuk banding ke Kanwil Pajak Jateng I, Tgl 9 Februari 2012 saya banding ke Tim Quality Assurance Pemeriksaan Kanwil pajak Jateng I, dengan hasil pemeriksaan saya ditetapkan boleh menggunakan penghitungan norma dan ada koreksi pajak lebih bayar.<br />
Tgl 29 Februari 2012 Saya mendapatkan surat ketetapan lebih bayar untuk tahun pajak 2010 namun bersamaan dengan itu saya jugamendapat srat tagihan pajak penghasilan dengan keterangan Sanksi Administrasi &#8220;Denda Pasal 7 KUP (denda keterlambatan SPT) yang besarnya Rp.1.200.000,- (Satu juta dua ratus ribu rupiah)<br />
Yang jadi pertanyaan kenapa ada denda tersebut ? karena lamanya proses pemeriksaan kan bukan kehendak WP OP dan apa yang harus saya lakukan ?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: yudie.oth</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/ketentuan-umum-dan-tatacara-perpajakan/tidak-dikenakan-denda-pasal-7.html/comment-page-1#comment-4608</link>
		<dc:creator>yudie.oth</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Feb 2012 03:15:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=231#comment-4608</guid>
		<description>ada tidak dasar hukum yang menyatakan bahwa kewajiban lapor spt masa pph pasal 23 hanya dilaporkan pada bulan-bulan tertentu ketika ada pemotongan?

apakah hanya asumsi saja?
karena sesuai dengan penjelasan di atas, tidak ada kata2 bahwa pph pasal 23 tidak wajib dilaporkan tiap bulan..

mohon pencerahannya..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ada tidak dasar hukum yang menyatakan bahwa kewajiban lapor spt masa pph pasal 23 hanya dilaporkan pada bulan-bulan tertentu ketika ada pemotongan?</p>
<p>apakah hanya asumsi saja?<br />
karena sesuai dengan penjelasan di atas, tidak ada kata2 bahwa pph pasal 23 tidak wajib dilaporkan tiap bulan..</p>
<p>mohon pencerahannya..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: susan</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/ketentuan-umum-dan-tatacara-perpajakan/tidak-dikenakan-denda-pasal-7.html/comment-page-1#comment-4538</link>
		<dc:creator>susan</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Feb 2012 09:05:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=231#comment-4538</guid>
		<description>Siang mas, saya mau tanya.. 
Masalah denda keterlambatan bayar PPh Pasal 23 itu kan 2% yah. 2% dari DPP apa dari pajak nya?
Dan denda itu qta bayar pada waktu kapan? ( misalnya denda karna keterlambatan setor dan lapor)

Terima kasih...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Siang mas, saya mau tanya..<br />
Masalah denda keterlambatan bayar PPh Pasal 23 itu kan 2% yah. 2% dari DPP apa dari pajak nya?<br />
Dan denda itu qta bayar pada waktu kapan? ( misalnya denda karna keterlambatan setor dan lapor)</p>
<p>Terima kasih&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: dayathardi</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/ketentuan-umum-dan-tatacara-perpajakan/tidak-dikenakan-denda-pasal-7.html/comment-page-1#comment-4287</link>
		<dc:creator>dayathardi</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Nov 2011 15:03:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=231#comment-4287</guid>
		<description>mas, kalau sema yang isinya bahwa kalau sudah bayar pajak tidak perlu lapor ke kpp SEMA nomer berapa ya?... boleh minta di email ke ddyt_elims@yahoo.com ga mas... tq sebelumnya mas</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mas, kalau sema yang isinya bahwa kalau sudah bayar pajak tidak perlu lapor ke kpp SEMA nomer berapa ya?&#8230; boleh minta di email ke <a href="mailto:ddyt_elims@yahoo.com">ddyt_elims@yahoo.com</a> ga mas&#8230; tq sebelumnya mas</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: nana</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/ketentuan-umum-dan-tatacara-perpajakan/tidak-dikenakan-denda-pasal-7.html/comment-page-1#comment-2768</link>
		<dc:creator>nana</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Feb 2010 15:03:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=231#comment-2768</guid>
		<description>Mas, mau nanyak, berlakunya pph tu sebenarnya mulai th berapa? misalnya th ini baru tau..., gimana mas solusinya

&lt;em&gt;sejak terpenuhinya syarat subjektif dan objektif. secara sederhana sih sejak penghasilan di atas PTKP. atau kalau mau praktis sejak memiliki NPWP&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mas, mau nanyak, berlakunya pph tu sebenarnya mulai th berapa? misalnya th ini baru tau&#8230;, gimana mas solusinya</p>
<p><em>sejak terpenuhinya syarat subjektif dan objektif. secara sederhana sih sejak penghasilan di atas PTKP. atau kalau mau praktis sejak memiliki NPWP</em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Imelda</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/ketentuan-umum-dan-tatacara-perpajakan/tidak-dikenakan-denda-pasal-7.html/comment-page-1#comment-2398</link>
		<dc:creator>Imelda</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Sep 2009 02:42:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=231#comment-2398</guid>
		<description>Mau tanya...
apa saja yang dilampirkan untuk lapor denda pasal 7 pph 21 masa selain SSP???</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mau tanya&#8230;<br />
apa saja yang dilampirkan untuk lapor denda pasal 7 pph 21 masa selain SSP???</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ENY</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/ketentuan-umum-dan-tatacara-perpajakan/tidak-dikenakan-denda-pasal-7.html/comment-page-1#comment-1968</link>
		<dc:creator>ENY</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 May 2009 08:24:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=231#comment-1968</guid>
		<description>MAS, TOLONG DONG KASUS SAYA SAMA DENGAN ALEX, SAYA TUNGGU JAWABANNYA, KALAU BISA SEGERA YA MAS</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>MAS, TOLONG DONG KASUS SAYA SAMA DENGAN ALEX, SAYA TUNGGU JAWABANNYA, KALAU BISA SEGERA YA MAS</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Alex</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/ketentuan-umum-dan-tatacara-perpajakan/tidak-dikenakan-denda-pasal-7.html/comment-page-1#comment-1526</link>
		<dc:creator>Alex</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Mar 2009 02:22:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=231#comment-1526</guid>
		<description>Mas, tolong tanya mengenai aturan denda untuk PPh Pasal 23 yang tidak pernah dilaporkan dari tahun 2005 sampai dengan 2008. Bagaimana perhitungannya ? Terima kasih.

&lt;em&gt;Kewajiban PPh Pasal 23 itu tidak mesti ada tiap bulannya. Jadi kewajiban lapor itu tergantung apakah dalam satu bulan ada objek PPh Pasal 23 atau tidak. Nah, tinggal dihitung saja ada berapa kali kewajiban lapor pph pasal 23 dalam tahun 2005 sampai dengan 2007. Denda untuk setiap kewajiban lapor SPT masa pph pasal 23 adalah Rp50.000,- sedangkan untuk tahun 2008 adalah Rp100.000 untuk satu kewajiban lapor SPT masa pph pasal 23&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mas, tolong tanya mengenai aturan denda untuk PPh Pasal 23 yang tidak pernah dilaporkan dari tahun 2005 sampai dengan 2008. Bagaimana perhitungannya ? Terima kasih.</p>
<p><em>Kewajiban PPh Pasal 23 itu tidak mesti ada tiap bulannya. Jadi kewajiban lapor itu tergantung apakah dalam satu bulan ada objek PPh Pasal 23 atau tidak. Nah, tinggal dihitung saja ada berapa kali kewajiban lapor pph pasal 23 dalam tahun 2005 sampai dengan 2007. Denda untuk setiap kewajiban lapor SPT masa pph pasal 23 adalah Rp50.000,- sedangkan untuk tahun 2008 adalah Rp100.000 untuk satu kewajiban lapor SPT masa pph pasal 23</em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Indra</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/ketentuan-umum-dan-tatacara-perpajakan/tidak-dikenakan-denda-pasal-7.html/comment-page-1#comment-1438</link>
		<dc:creator>Indra</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Feb 2009 07:35:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=231#comment-1438</guid>
		<description>Pada artikel tidak dikenakan denda pasal 7 itu ada tulisan yang menyatakan,apabila SPT Tahunan OP tidak disampaikan atau pun terlambat, maka akan dikenakan denda sebesar 250 rb..Kalau kita membaca UU KUP No. 28 tahun 2007 pada pasal 7 menegaskan untuk SPT Tahunan OP dikenakan denda sebesar 100rb bukan 250rb,,Makasih

&lt;em&gt;O, ya. Seharusnya memang Rp100.000,-. Terima kasih atas ralatnya.&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pada artikel tidak dikenakan denda pasal 7 itu ada tulisan yang menyatakan,apabila SPT Tahunan OP tidak disampaikan atau pun terlambat, maka akan dikenakan denda sebesar 250 rb..Kalau kita membaca UU KUP No. 28 tahun 2007 pada pasal 7 menegaskan untuk SPT Tahunan OP dikenakan denda sebesar 100rb bukan 250rb,,Makasih</p>
<p><em>O, ya. Seharusnya memang Rp100.000,-. Terima kasih atas ralatnya.</em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ZULFIKAR</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/ketentuan-umum-dan-tatacara-perpajakan/tidak-dikenakan-denda-pasal-7.html/comment-page-1#comment-891</link>
		<dc:creator>ZULFIKAR</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Dec 2008 03:48:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=231#comment-891</guid>
		<description>Menurut website mas, misalnya 2% x 1 bulan x Rp. 100.000 = Rp. 2000, bagaimana dengan usaha saya yang tidak melaporkan pajak sampai desember 200x.
Pertanyaan saya :
1. Apakah saya perlu membuat SPP dari bulan ke bulan ?
2. Apakah 1 bulan tersebut di ganti menjadi 12 bulan (2% x 12 Bulan x  Rp. 100.000) ?

mohon penjelasannya mas. Trims.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Menurut website mas, misalnya 2% x 1 bulan x Rp. 100.000 = Rp. 2000, bagaimana dengan usaha saya yang tidak melaporkan pajak sampai desember 200x.<br />
Pertanyaan saya :<br />
1. Apakah saya perlu membuat SPP dari bulan ke bulan ?<br />
2. Apakah 1 bulan tersebut di ganti menjadi 12 bulan (2% x 12 Bulan x  Rp. 100.000) ?</p>
<p>mohon penjelasannya mas. Trims.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

<!-- Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: http://www.w3-edge.com/wordpress-plugins/


Served from: dudiwahyudi.com @ 2012-05-22 02:37:01 -->
