<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Surat Tagihan Pajak (STP)</title>
	<atom:link href="http://dudiwahyudi.com/pajak/ketentuan-umum-dan-tatacara-perpajakan/surat-tagihan-pajak-stp.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/ketentuan-umum-dan-tatacara-perpajakan/surat-tagihan-pajak-stp.html</link>
	<description>Memahami Pajak Melalui Blog</description>
	<lastBuildDate>Fri, 17 May 2013 09:20:04 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3</generator>
	<item>
		<title>By: Owzy</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/ketentuan-umum-dan-tatacara-perpajakan/surat-tagihan-pajak-stp.html/comment-page-1#comment-8631</link>
		<dc:creator>Owzy</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Apr 2013 09:44:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=86#comment-8631</guid>
		<description>apakah setelah pembayaran,harus di laporkan? caranya gimana apa pakai surat pemberitahuan pajak atau dari ssp tersebut?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>apakah setelah pembayaran,harus di laporkan? caranya gimana apa pakai surat pemberitahuan pajak atau dari ssp tersebut?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: yuni</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/ketentuan-umum-dan-tatacara-perpajakan/surat-tagihan-pajak-stp.html/comment-page-1#comment-4575</link>
		<dc:creator>yuni</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Feb 2012 09:29:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=86#comment-4575</guid>
		<description>gmn ci cara ngitung pph psl 26 atas laba setelah pajak?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>gmn ci cara ngitung pph psl 26 atas laba setelah pajak?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: fendy</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/ketentuan-umum-dan-tatacara-perpajakan/surat-tagihan-pajak-stp.html/comment-page-1#comment-3890</link>
		<dc:creator>fendy</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Jun 2011 16:18:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=86#comment-3890</guid>
		<description>minta tolong dijelaskan dong,
STP PENGAWASAN itu apa yaa??
mohon dijelaskan sejelas-jelasnya..

terimakasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>minta tolong dijelaskan dong,<br />
STP PENGAWASAN itu apa yaa??<br />
mohon dijelaskan sejelas-jelasnya..</p>
<p>terimakasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: om</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/ketentuan-umum-dan-tatacara-perpajakan/surat-tagihan-pajak-stp.html/comment-page-1#comment-2752</link>
		<dc:creator>om</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Feb 2010 04:48:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=86#comment-2752</guid>
		<description>Pak dasar SE Dirjen buat format penomoran kohir AAAAA/BBB/CC/DDD/EE kalau ada minta tolong diemail ya?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pak dasar SE Dirjen buat format penomoran kohir AAAAA/BBB/CC/DDD/EE kalau ada minta tolong diemail ya?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Risan</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/ketentuan-umum-dan-tatacara-perpajakan/surat-tagihan-pajak-stp.html/comment-page-1#comment-2466</link>
		<dc:creator>Risan</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Nov 2009 07:53:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=86#comment-2466</guid>
		<description>Selamat Siang Pak Dudi,

Setelah saya baca mengenai artikel Bapak diatas, Saya ingin bertanya beberapa hal.

1. Apakah bisa dijabarkan lbh jauh tentang kode jenis pajak. Karena dr penjabaran Bpk, baru kode 106 dan 107. Utk kode jenis 101, 103, 104, 109 itu merupakan kode pajak apa ya?

2. Bagaimana caranya agar kita dapat mengetahui STP yg diterima oleh kita itu apakah akibat dari kurang bayar, terlambat lapor atau karena denda?

Sebelumnya terima kasih atas infonya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Selamat Siang Pak Dudi,</p>
<p>Setelah saya baca mengenai artikel Bapak diatas, Saya ingin bertanya beberapa hal.</p>
<p>1. Apakah bisa dijabarkan lbh jauh tentang kode jenis pajak. Karena dr penjabaran Bpk, baru kode 106 dan 107. Utk kode jenis 101, 103, 104, 109 itu merupakan kode pajak apa ya?</p>
<p>2. Bagaimana caranya agar kita dapat mengetahui STP yg diterima oleh kita itu apakah akibat dari kurang bayar, terlambat lapor atau karena denda?</p>
<p>Sebelumnya terima kasih atas infonya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Maurice</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/ketentuan-umum-dan-tatacara-perpajakan/surat-tagihan-pajak-stp.html/comment-page-1#comment-2405</link>
		<dc:creator>Maurice</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Sep 2009 07:41:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=86#comment-2405</guid>
		<description>Dear Pak Dudi,

Saya menerima STP atas PPh 26 (pokok &amp; bunga). Karena keadaan perusahaan yang tidak memungkinkan, kami ingin membayar PPh Pasal 26 tersebut dengan cara mengangsur. Nah, saya ingin menanyakan apakah kita akan dikenakan bunga lagi (atas pokok dan bunganya) apabila kita mengangsur ?

Mohon jawaban dari Bapak secepatnya. Terima Kasih sebelumnya Pak.

&lt;em&gt;Boleh-boleh saja mengangsur atau membayar sebagian, tentu saja konsekuensinya ada sanksi bunga atas pembayaran yang terlambat. Sanksi ini biasa dinamakan sanksi bunga penagihan yang dikenakan terhadap jumlah STP yang belum dilunasi...&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dear Pak Dudi,</p>
<p>Saya menerima STP atas PPh 26 (pokok &amp; bunga). Karena keadaan perusahaan yang tidak memungkinkan, kami ingin membayar PPh Pasal 26 tersebut dengan cara mengangsur. Nah, saya ingin menanyakan apakah kita akan dikenakan bunga lagi (atas pokok dan bunganya) apabila kita mengangsur ?</p>
<p>Mohon jawaban dari Bapak secepatnya. Terima Kasih sebelumnya Pak.</p>
<p><em>Boleh-boleh saja mengangsur atau membayar sebagian, tentu saja konsekuensinya ada sanksi bunga atas pembayaran yang terlambat. Sanksi ini biasa dinamakan sanksi bunga penagihan yang dikenakan terhadap jumlah STP yang belum dilunasi&#8230;</em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Lia</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/ketentuan-umum-dan-tatacara-perpajakan/surat-tagihan-pajak-stp.html/comment-page-1#comment-2284</link>
		<dc:creator>Lia</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Jul 2009 09:16:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=86#comment-2284</guid>
		<description>salam,
saya mau tanya, apakah STP dibawah tahun 2000 masih berlaku atau tidak? karena tempat saya bekerja, tiba2 dikirimi STP tahun 1995. Ini memang masih peraturannya, atau rekayasa orang pajaknya? Terima kasih pak, atas jawabannya.

&lt;em&gt;setahu saya daluarsa penetapan itu 10 tahun sehingga tidak bisa menerbitkan SPT atau SKP melebihi waktu tersebut. Tapi enggak tahu kalau ada hal khusus. Coba ditanyakan ke AR nya tentang masalah ini agar lebih jelas.&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>salam,<br />
saya mau tanya, apakah STP dibawah tahun 2000 masih berlaku atau tidak? karena tempat saya bekerja, tiba2 dikirimi STP tahun 1995. Ini memang masih peraturannya, atau rekayasa orang pajaknya? Terima kasih pak, atas jawabannya.</p>
<p><em>setahu saya daluarsa penetapan itu 10 tahun sehingga tidak bisa menerbitkan SPT atau SKP melebihi waktu tersebut. Tapi enggak tahu kalau ada hal khusus. Coba ditanyakan ke AR nya tentang masalah ini agar lebih jelas.</em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: danang widi</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/ketentuan-umum-dan-tatacara-perpajakan/surat-tagihan-pajak-stp.html/comment-page-1#comment-868</link>
		<dc:creator>danang widi</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Dec 2008 00:43:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=86#comment-868</guid>
		<description>mohon bantuannya,
saya mau tanya..apakah dalam pemeriksaan pajak bisa diterbitkan  12 STP untuk jenis pajak yang sama?
dalam hal ini cuma dilakukan pemecahan tagihan pajak menjadi per masa,namun jumlah nominalnya tetap sama,padahal ini pemeriksaan satu tahun pajak.
apakah ada aturan mengenai hal ini?

trim&#039;s...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mohon bantuannya,<br />
saya mau tanya..apakah dalam pemeriksaan pajak bisa diterbitkan  12 STP untuk jenis pajak yang sama?<br />
dalam hal ini cuma dilakukan pemecahan tagihan pajak menjadi per masa,namun jumlah nominalnya tetap sama,padahal ini pemeriksaan satu tahun pajak.<br />
apakah ada aturan mengenai hal ini?</p>
<p>trim&#8217;s&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: hendro</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/ketentuan-umum-dan-tatacara-perpajakan/surat-tagihan-pajak-stp.html/comment-page-1#comment-501</link>
		<dc:creator>hendro</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Sep 2008 04:44:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=86#comment-501</guid>
		<description>Dear Pak Fery

saya mau menanyakan apakah atas STP tersebut dapat dikurangkan atau dibatalkan? bila menurujuk ke KMK 542/KMK.04/2000 bisa tapi hanya jika WP tidak melakukan keberatan atas ketetapan pajaknya? bagaimana menurut bapak?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dear Pak Fery</p>
<p>saya mau menanyakan apakah atas STP tersebut dapat dikurangkan atau dibatalkan? bila menurujuk ke KMK 542/KMK.04/2000 bisa tapi hanya jika WP tidak melakukan keberatan atas ketetapan pajaknya? bagaimana menurut bapak?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: jekson</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/ketentuan-umum-dan-tatacara-perpajakan/surat-tagihan-pajak-stp.html/comment-page-1#comment-372</link>
		<dc:creator>jekson</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Sep 2008 02:10:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=86#comment-372</guid>
		<description>mohon bantuannya
atas bahasan tentang penomoran STP ,ada disebutkan kode jenis pajak 106 utk BADAN,107 utk PPN, kalo boleh ni.. untuk kode jenis pajak saya minta daftar rincian untuk kode jenis pajak dari PPh 21,22,23 dst sampai kode jenis paja PPh final,PPN (jekson.gilbert@gmail.com)
trim&#039;s</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mohon bantuannya<br />
atas bahasan tentang penomoran STP ,ada disebutkan kode jenis pajak 106 utk BADAN,107 utk PPN, kalo boleh ni.. untuk kode jenis pajak saya minta daftar rincian untuk kode jenis pajak dari PPh 21,22,23 dst sampai kode jenis paja PPh final,PPN (jekson.gilbert@gmail.com)<br />
trim&#8217;s</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

<!-- Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: http://www.w3-edge.com/wordpress-plugins/

Served from: dudiwahyudi.com @ 2013-05-23 18:48:29 -->