<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>BLOG PAJAK INDONESIA &#187; PPh Pasal 25/29</title>
	<atom:link href="http://dudiwahyudi.com/pajak/category/pajak-penghasilan/pph-pasal-2529/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://dudiwahyudi.com</link>
	<description>Memahami Pajak Melalui Blog</description>
	<lastBuildDate>Sun, 25 Jul 2010 00:17:40 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>PPh Pasal 25 WP Orang Pribadi Pengusaha Tertentu</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/pph-pasal-25-wp-orang-pribadi-pengusaha-tertentu.html</link>
		<comments>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/pph-pasal-25-wp-orang-pribadi-pengusaha-tertentu.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 Jul 2010 10:44:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dudi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ketentuan Umum dan Tatacara Perpajakan]]></category>
		<category><![CDATA[NPWP]]></category>
		<category><![CDATA[PPh Pasal 25/29]]></category>
		<category><![CDATA[Pajak Penghasilan]]></category>
		<category><![CDATA[pph pasal 25]]></category>
		<category><![CDATA[WP Orang Pribadi Pengusaha Tertentu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=914</guid>
		<description><![CDATA[Pajak Penghasilan Pasal 25 (PPh Pasal 25) pada hakikatnya adalah pembayaran di muka Pajak Penghasilan yang akan terutang dalam tahun pajak tertentu. PPh Pasal 25 juga biasa disebut angsuran Pajak Penghasilan pada tahun berjalan. Besarnya PPh Pasal 25 pada umumnya ditentukan oleh besarnya Pajak Penghasilan terutang tahun sebelumnya dengan mempertmbangkan berbagai faktor.
Misalnya jika pada tahun [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/pph-pasal-25-wp-orang-pribadi-pengusaha-tertentu.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kewajiban SPT Wanita Kawin</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/kewajiban-spt-wanita-kawin.html</link>
		<comments>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/kewajiban-spt-wanita-kawin.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Mar 2010 01:53:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dudi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ketentuan Umum dan Tatacara Perpajakan]]></category>
		<category><![CDATA[NPWP]]></category>
		<category><![CDATA[PPh Pasal 25/29]]></category>
		<category><![CDATA[Pajak Penghasilan]]></category>
		<category><![CDATA[istri]]></category>
		<category><![CDATA[npwp]]></category>
		<category><![CDATA[SPT]]></category>
		<category><![CDATA[wanita kawin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=844</guid>
		<description><![CDATA[Prinsip Pengenaan PPh Orang Pribadi
Pada dasarnya Pajak Penghasilan bagi Wajib Pajak Orang Pribadi dikenakan terhadap satu keluarga. Prinsip seperti ini bisa kita temukan dalam Pasal 8 ayat (1) UU PPh yang mengatur bahwa penghasilan atau kerugian istri dianggap sebagai penghasilan atau kerugian suaminya.. Penggabungan penghasilan ini tidak berlaku jika penghasilan istri semata-mata berasal dari satu [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/kewajiban-spt-wanita-kawin.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Biaya Promosi Yang Dapat Dikurangkan</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/biaya-promosi-yang-dapat-dikurangkan.html</link>
		<comments>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/biaya-promosi-yang-dapat-dikurangkan.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 25 Jan 2010 23:06:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dudi</dc:creator>
				<category><![CDATA[PPh 2009]]></category>
		<category><![CDATA[PPh Pasal 25/29]]></category>
		<category><![CDATA[Pajak Penghasilan]]></category>
		<category><![CDATA[biaya promosi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=812</guid>
		<description><![CDATA[Bagi Wajib Pajak badan dan Orang Pribadi yang melakukan kegiatan usaha, biaya promosi adalah biaya yang lazim dikeluarkan. Terlebih lagi bagi perusahaan yang poduknya dijual dalam lingkungan pasar bebas yang persaingannya ketat. Dari sudut Pajak Penghasilan, biaya promosi adalah salah satu biaya yang dikeluarkan untuk mendapatkan, menagih dan memelihara penghasilan sebagaimana dijelaskan dalam Pasal 6 [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/biaya-promosi-yang-dapat-dikurangkan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Controlled Foreign Company (CFC)</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/controlled-foreign-company-cfc.html</link>
		<comments>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/controlled-foreign-company-cfc.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 02 Jan 2010 13:09:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dudi</dc:creator>
				<category><![CDATA[PPh 2009]]></category>
		<category><![CDATA[PPh Pasal 25/29]]></category>
		<category><![CDATA[Pajak Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Pajak Penghasilan]]></category>
		<category><![CDATA[Penghindaran Pajak]]></category>
		<category><![CDATA[Dividen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=792</guid>
		<description><![CDATA[Controlled Foreign Company (CFC) adalah perusahaan terkendali yang dimiliki oleh Wajib Pajak dalam negeri yang berada di negara-negara yang mengenakan pajak rendah atau tidak mengenakan pajak sama sekali (tax haven country) yang dibentuk dengan maksud untuk menunda pengakuan penghasilan dalam rangka penghindaran pajak (tax avoidance).
Penghindaran pajak oleh Wajib Pajak dalam negeri ini dilakukan dengan mengalihkan [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/controlled-foreign-company-cfc.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bea Siswa Dalam Ketentuan Pajak Penghasilan (PPh)</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/bea-siswa-dalam-ketentuan-pajak-penghasilan-pph.html</link>
		<comments>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/bea-siswa-dalam-ketentuan-pajak-penghasilan-pph.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Dec 2009 03:44:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dudi</dc:creator>
				<category><![CDATA[PPh 2009]]></category>
		<category><![CDATA[PPh Pasal 25/29]]></category>
		<category><![CDATA[Pajak Penghasilan]]></category>
		<category><![CDATA[bea siswa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=742</guid>
		<description><![CDATA[Di tengah biaya pendidikan yang tinggi sementara banyak masyarakat yang tidak mampu untuk membiayai pendidikannya, bea siswa adalah jalan keluar terbaik bagi masyarakat khsususnya pelajar dan mahasiswa yang berprestasi untuk bisa menyelesaikan pendidikannya. Dengan bea siswa pelajar dan mahasiswa yang tidak mampu secara ekonomi akan mendapat bantuan dari fihak lain untuk membiayai pendidikannya. Nah, dalam [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/bea-siswa-dalam-ketentuan-pajak-penghasilan-pph.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pajak Penghasilan Atas Bunga</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/pajak-penghasilan-atas-bunga.html</link>
		<comments>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/pajak-penghasilan-atas-bunga.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 23 Aug 2009 04:33:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dudi</dc:creator>
				<category><![CDATA[PPh 2009]]></category>
		<category><![CDATA[PPh Final]]></category>
		<category><![CDATA[PPh Pasal 23]]></category>
		<category><![CDATA[PPh Pasal 25/29]]></category>
		<category><![CDATA[Pajak Penghasilan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=629</guid>
		<description><![CDATA[Sebagaimana kita ketahui bahwa ruang lingkup penghasilan yang menjadi objek Pajak Penghasilan bersifat luas sebagaimana dijelaskan dalam Pasal 1 ayat (1) Undang-undang Nomor 7 Tahun 1983 sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-undang Nomor 36 Tahun 2008 (selanjutnya disebut UU PPh) :
Yang menjadi Objek Pajak adalah penghasilan yaitu setiap tambahan kemampuan ekonomis yang diterima atau diperoleh [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/pajak-penghasilan-atas-bunga.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Inilah Peraturan Pelaksanaan PPh Tahun 2009</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/inilah-peraturan-pelaksanaan-pph-tahun-2009.html</link>
		<comments>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/inilah-peraturan-pelaksanaan-pph-tahun-2009.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 09 Aug 2009 10:21:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dudi</dc:creator>
				<category><![CDATA[PPh 2009]]></category>
		<category><![CDATA[PPh Final]]></category>
		<category><![CDATA[PPh Pasal 21]]></category>
		<category><![CDATA[PPh Pasal 22]]></category>
		<category><![CDATA[PPh Pasal 23]]></category>
		<category><![CDATA[PPh Pasal 25/29]]></category>
		<category><![CDATA[Pajak Penghasilan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=623</guid>
		<description><![CDATA[Peraturan Pemerintah

Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 51 Tahun 2008 Tentang Pajak Penghasilan Atas Penghasilan Dari Usaha Jasa Konstruksi
Peraturan Pemerintah &#8211; 40 Tahun 2009, 4 Juni 2009
Pajak Penghasilan Kegiatan Usaha Berbasis Syariah
Peraturan Pemerintah &#8211; 25 Tahun 2009, 3 Maret 2009
Pajak Penghasilan Atas Dividen Yang Diterima Atau Diperoleh Wajib Pajak Orang Pribadi Dalam Negeri
Peraturan Pemerintah &#8211; 19 [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/inilah-peraturan-pelaksanaan-pph-tahun-2009.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Fasilitas Pajak Penghasilan Bagi Lembaga Pendidikan</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/fasilitas-pajak-penghasilan-bagi-lembaga-pendidikan.html</link>
		<comments>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/fasilitas-pajak-penghasilan-bagi-lembaga-pendidikan.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 09 Aug 2009 08:36:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dudi</dc:creator>
				<category><![CDATA[PPh 2009]]></category>
		<category><![CDATA[PPh Pasal 25/29]]></category>
		<category><![CDATA[Pajak Penghasilan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=617</guid>
		<description><![CDATA[Pendahuluan
Badan pendidikan, apapun bentuk hukumnya, termasuk sebagai subjek pajak dalam kacamata Pajak Penghasilan. Apabila badan pendidikan tersebut mendapatkan penghasilan, maka seyogyanya penghasilan tersebut merupakan objek pajak yang semestinya dikenakan pajak sama seperti pengenaan pajak kepada badan usaha lainnya. Namun demikian, ada satu perbedaan khusus yang membedakan badan pendidikan dengan badan usaha lain. Perbedaan tersebut adalah [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/fasilitas-pajak-penghasilan-bagi-lembaga-pendidikan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Piutang yang Boleh Dikurangkan dari Penghasilan Bruto</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/piutang-yang-boleh-dikurangkan-dari-penghasilan-bruto.html</link>
		<comments>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/piutang-yang-boleh-dikurangkan-dari-penghasilan-bruto.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Jul 2009 04:13:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dudi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[PPh Pasal 25/29]]></category>
		<category><![CDATA[Pajak Penghasilan]]></category>
		<category><![CDATA[piutang tak tertagih]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=567</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta &#8211; Pemerintah menetapkan sejumlah piutang yang dapat dikurangkan dari penghasilan bruto. Piutang itu adalah piutang yang nyata-nyata tidak dapat ditagih meski telah dilakukan berbagai upaya.
Ketentuan itu tertuang dalam Peraturan Menkeu Nomor 105/PMK.03/2009 tentang Piutang Yang Nyata-Nyata Tidak Dapat Ditagih Yang Dapat Dikurangkan Dari Penghasilan Bruto yang mulai berlaku 1 Januari 2009.
Depkeu dalam siaran persnya, [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/piutang-yang-boleh-dikurangkan-dari-penghasilan-bruto.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perlakuan PPh Atas Imbalan Dalam Bentuk Natura dan Kenikmatan</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/perlakuan-pph-atas-imbalan-dalam-bentuk-natura-dan-kenikmatan.html</link>
		<comments>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/perlakuan-pph-atas-imbalan-dalam-bentuk-natura-dan-kenikmatan.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 09 May 2009 02:39:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dudi</dc:creator>
				<category><![CDATA[PPh 2009]]></category>
		<category><![CDATA[PPh Pasal 25/29]]></category>
		<category><![CDATA[Pajak Penghasilan]]></category>
		<category><![CDATA[koreksi fiskal]]></category>
		<category><![CDATA[natura dan kenikmatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=522</guid>
		<description><![CDATA[Pada umumnya imbalan sehubungan dengan pekerjaan atau jasa dalam bentuk natura atau kenikmatan tidak dapat dikurangkan dalam menghitung Pajak Penghasilan terutang. Ketentuan ini bisa kita temui dalam Pasal 9 ayat (1) huruf e Undang-undang PPh. Namun demikian,  dalam Pasal 9 ayat (1) huruf e ini juga diatur beberapa pengecualian di mana imbalan dalam bentuk natura [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/perlakuan-pph-atas-imbalan-dalam-bentuk-natura-dan-kenikmatan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
