<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>BLOG PAJAK INDONESIA &#187; PPh Pasal 23</title>
	<atom:link href="http://dudiwahyudi.com/pajak/category/pajak-penghasilan/pph-pasal-23/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://dudiwahyudi.com</link>
	<description>Memahami Pajak Melalui Blog</description>
	<lastBuildDate>Sun, 25 Jul 2010 00:17:40 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Aspek Perpajakan Bantuan Operasional Sekolah (BOS)</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/aspek-perpajakan-bantuan-operasional-sekolah-bos.html</link>
		<comments>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/aspek-perpajakan-bantuan-operasional-sekolah-bos.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 03 Jan 2010 10:57:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dudi</dc:creator>
				<category><![CDATA[PPh Pasal 21]]></category>
		<category><![CDATA[PPh Pasal 22]]></category>
		<category><![CDATA[PPh Pasal 23]]></category>
		<category><![CDATA[Pajak Penghasilan]]></category>
		<category><![CDATA[Pajak Pertambahan Nilai]]></category>
		<category><![CDATA[Pemungut PPN]]></category>
		<category><![CDATA[BOS]]></category>
		<category><![CDATA[pph 21]]></category>
		<category><![CDATA[pph 22]]></category>
		<category><![CDATA[pph 23]]></category>
		<category><![CDATA[ppn]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=797</guid>
		<description><![CDATA[
Tulisan ini mencoba menjelaskan aspek perpajakan dalam program Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Aspek perpajakan di sini adalah aspek Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 atas pembelian barang, aspek Pajak Penghasilan Pasal 23 atas pembayaran imbalan jasa, aspek Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 atas pembayaran honorarium kepada guru atau tenaga administrasi, dan aspek Pajak Pertambahan Nilai (PPN) [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/aspek-perpajakan-bantuan-operasional-sekolah-bos.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pajak Penghasilan Atas Bunga</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/pajak-penghasilan-atas-bunga.html</link>
		<comments>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/pajak-penghasilan-atas-bunga.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 23 Aug 2009 04:33:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dudi</dc:creator>
				<category><![CDATA[PPh 2009]]></category>
		<category><![CDATA[PPh Final]]></category>
		<category><![CDATA[PPh Pasal 23]]></category>
		<category><![CDATA[PPh Pasal 25/29]]></category>
		<category><![CDATA[Pajak Penghasilan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=629</guid>
		<description><![CDATA[Sebagaimana kita ketahui bahwa ruang lingkup penghasilan yang menjadi objek Pajak Penghasilan bersifat luas sebagaimana dijelaskan dalam Pasal 1 ayat (1) Undang-undang Nomor 7 Tahun 1983 sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-undang Nomor 36 Tahun 2008 (selanjutnya disebut UU PPh) :
Yang menjadi Objek Pajak adalah penghasilan yaitu setiap tambahan kemampuan ekonomis yang diterima atau diperoleh [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/pajak-penghasilan-atas-bunga.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Inilah Peraturan Pelaksanaan PPh Tahun 2009</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/inilah-peraturan-pelaksanaan-pph-tahun-2009.html</link>
		<comments>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/inilah-peraturan-pelaksanaan-pph-tahun-2009.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 09 Aug 2009 10:21:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dudi</dc:creator>
				<category><![CDATA[PPh 2009]]></category>
		<category><![CDATA[PPh Final]]></category>
		<category><![CDATA[PPh Pasal 21]]></category>
		<category><![CDATA[PPh Pasal 22]]></category>
		<category><![CDATA[PPh Pasal 23]]></category>
		<category><![CDATA[PPh Pasal 25/29]]></category>
		<category><![CDATA[Pajak Penghasilan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=623</guid>
		<description><![CDATA[Peraturan Pemerintah

Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 51 Tahun 2008 Tentang Pajak Penghasilan Atas Penghasilan Dari Usaha Jasa Konstruksi
Peraturan Pemerintah &#8211; 40 Tahun 2009, 4 Juni 2009
Pajak Penghasilan Kegiatan Usaha Berbasis Syariah
Peraturan Pemerintah &#8211; 25 Tahun 2009, 3 Maret 2009
Pajak Penghasilan Atas Dividen Yang Diterima Atau Diperoleh Wajib Pajak Orang Pribadi Dalam Negeri
Peraturan Pemerintah &#8211; 19 [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/inilah-peraturan-pelaksanaan-pph-tahun-2009.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Slideshow PPh Pasal 23 Tahun 2009</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/slideshow-pph-pasal-23-tahun-2009.html</link>
		<comments>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/slideshow-pph-pasal-23-tahun-2009.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Jul 2009 02:16:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dudi</dc:creator>
				<category><![CDATA[PPh Pasal 23]]></category>
		<category><![CDATA[Pajak Penghasilan]]></category>
		<category><![CDATA[slide]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=577</guid>
		<description><![CDATA[Sedang mencoba membuat postingan berupa slideshow tentang perpajakan dalam bentuk file powerpoint yang ditempel di blog. Postingan ini hanya sekedar coba-coba saja. Mudah-mudahan berhasil.
PPh Pasal 23
View more documents from doeytea.


  addthis_url    = 'http%3A%2F%2Fdudiwahyudi.com%2Fpajak%2Fpajak-penghasilan%2Fslideshow-pph-pasal-23-tahun-2009.html';
  addthis_title  = 'Slideshow+PPh+Pasal+23+Tahun+2009';
  addthis_pub    = '';

Related PostsNo related posts]]></description>
		<wfw:commentRss>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/slideshow-pph-pasal-23-tahun-2009.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jenis Jasa Lain Yang Dikenakan PPh Pasal 23</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/jenis-jasa-lain-yang-dikenakan-pph-pasal-23.html</link>
		<comments>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/jenis-jasa-lain-yang-dikenakan-pph-pasal-23.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Jun 2009 14:45:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dudi</dc:creator>
				<category><![CDATA[PPh Pasal 23]]></category>
		<category><![CDATA[Pajak Penghasilan]]></category>
		<category><![CDATA[jasa lain]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=551</guid>
		<description><![CDATA[ 

Inilah jenis jasa lain yang dikenakan PPh Pasal 23 dengan tarif 2% dari jumlah bruto berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 244/PMK.03/2008.
a. Jasa penilai (appraisal);
b. Jasa aktuaris;
c. Jasa akuntansi, pembukuan, dan atestasi laporan keuangan;
d. Jasa perancang (design);
e. Jasa pengeboran (drilling) di bidang penambangan minyak dan gas bumi (migas), kecuali yang dilakukan oleh bentuk usaha tetap [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/jenis-jasa-lain-yang-dikenakan-pph-pasal-23.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jasa Lain PPh Pasal 23</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/396.html</link>
		<comments>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/396.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 Jan 2009 22:02:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dudi</dc:creator>
				<category><![CDATA[PPh Pasal 23]]></category>
		<category><![CDATA[Pajak Penghasilan]]></category>
		<category><![CDATA[jasa lain pph pasal 23]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=396</guid>
		<description><![CDATA[
 Mulai tahun 2009 ini pemotongan PPh Pasal 23 mengakami perubahan yang sangat signifikan. Perubahan tersebut adalah dengan menghilangkan istilah perkiraan penghasilan neto. Sebagai gantinya, ketentuan baru dalam Undang-undang Nomor 36 Tahun 2008 memperkenalkan tarif baru 2% dari penghasilan bruto.
Jenis-jenis penghasilan yang dikenakan tarif 2% dari penghasilan bruto ini adalah 
1. sewa dan penghasilan lain [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/396.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tarif Pemotongan Pajak Lebih Tinggi Untuk Wajib Pajak Non NPWP</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/tarif-pemotongan-pajak-lebih-tinggi-untuk-wajib-pajak-non-npwp.html</link>
		<comments>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/tarif-pemotongan-pajak-lebih-tinggi-untuk-wajib-pajak-non-npwp.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Dec 2008 23:51:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dudi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ketentuan Umum dan Tatacara Perpajakan]]></category>
		<category><![CDATA[PPh Final]]></category>
		<category><![CDATA[PPh Pasal 21]]></category>
		<category><![CDATA[PPh Pasal 22]]></category>
		<category><![CDATA[PPh Pasal 23]]></category>
		<category><![CDATA[Pajak Penghasilan]]></category>
		<category><![CDATA[npwp]]></category>
		<category><![CDATA[tarif pajak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=354</guid>
		<description><![CDATA[Berlakunya Undang-undang Nomor 36 Tahun 2008 benar-benar akan “memaksa” Wajib Pajak untuk memiliki NPWP. Ya, beberapa ketentuan dalam UU ini memberikan insentif dan disinsentif agar orang mau secara sukarela memiliki NPWP. Salah satu ketentuan baru yang akan mendorong orang (dan juga badan) untuk memiliki NPWP adalah adalanya ketentuan tarif pemotongan Pajak Penghasilan yang lebih tinggi [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/tarif-pemotongan-pajak-lebih-tinggi-untuk-wajib-pajak-non-npwp.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Masa Transisi PPh Final Jasa Konstruksi</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/masa-transisi-pph-final-jasa-konstruksi.html</link>
		<comments>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/masa-transisi-pph-final-jasa-konstruksi.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Dec 2008 23:58:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dudi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ketentuan Umum dan Tatacara Perpajakan]]></category>
		<category><![CDATA[PPh 2009]]></category>
		<category><![CDATA[PPh Final]]></category>
		<category><![CDATA[PPh Pasal 23]]></category>
		<category><![CDATA[PPh Pasal 25/29]]></category>
		<category><![CDATA[Pajak Penghasilan]]></category>
		<category><![CDATA[Jasa Konstruksi]]></category>
		<category><![CDATA[pph jasa konstruksi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=326</guid>
		<description><![CDATA[Akhirnya Menteri Keuangan mengeluarkan peraturan pelaksanaan dari PP Nomor 51 Tahun 2008 tentang Pajak Penghasilan atas jasa konstruksi. Peraturan pelaksanaan ini dituangkan dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 187/PMK.03/2008 tertanggal 20 Nopember 2008. Jadi, ada rentang waktu sekitar 4 bulan antara terbitnya PP 51 Tahun 2008 sampai terbitnya Peraturan Menteri Keuangan ini. 
Berlakunya PP 51 Tahun [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/masa-transisi-pph-final-jasa-konstruksi.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dividen Dalam Undang-undang PPh 2008</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/dividen-dalam-undang-undang-pph-2008.html</link>
		<comments>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/dividen-dalam-undang-undang-pph-2008.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Sep 2008 01:11:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dudi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[PPh 2009]]></category>
		<category><![CDATA[PPh Final]]></category>
		<category><![CDATA[PPh Pasal 23]]></category>
		<category><![CDATA[PPh Pasal 25/29]]></category>
		<category><![CDATA[Pajak Penghasilan]]></category>
		<category><![CDATA[Dividen]]></category>
		<category><![CDATA[pajak dividen]]></category>
		<category><![CDATA[tarif pajak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=207</guid>
		<description><![CDATA[Dividen Sebagai Objek Pajak
Dividen merupakan salah satu jenis  penghasilan. Karena merupakan penghasilan maka dividen menjadi objek Pajak  Penghasilan. Lihat saja dalam Pasal 4 Ayat (1) huruf g Undang-undang Pajak  Penghasilan, baik UU PPh yang lama maupun UU PPh yang baru yang akan berlaku  tahun 2009, dividen merupakan penghasilan yang secara tegas [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/dividen-dalam-undang-undang-pph-2008.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tarif PPh Pasal 23 Baru Tahun 2009</title>
		<link>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/tarif-pph-pasal-23-baru-tahun-2009.html</link>
		<comments>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/tarif-pph-pasal-23-baru-tahun-2009.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Sep 2008 00:54:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dudi</dc:creator>
				<category><![CDATA[PPh 2009]]></category>
		<category><![CDATA[PPh Pasal 23]]></category>
		<category><![CDATA[Pajak Penghasilan]]></category>
		<category><![CDATA[tarif pajak]]></category>
		<category><![CDATA[tarif PPh Pasal 23]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dudiwahyudi.com/?p=190</guid>
		<description><![CDATA[Salah satu perubahan besar yang dilakukan oleh Undang-undang Pajak Penghasilan yang baru saja disetujui oleh rapat paripurna DPR adalah masalah Pajak Penghasilan Pasal 23. Kenapa saya sebut perubahan besar? Karena sistem pentarifan PPh Pasal 23 yang selama ini menggunakan perkiraan penghasilan neto (sehingga kemudian ada istilah tarif efektif) akan diganti dengan penerapan tarif langsung kepada [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://dudiwahyudi.com/pajak/pajak-penghasilan/tarif-pph-pasal-23-baru-tahun-2009.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>80</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
